Friday, August 16, 2013

Melayang Di Udara (1), Tips Sebelum Naik Pesawat


Hai sobat??gimana nih liburannya setelah libur panjang lebaran?? Banyak yang pada mudik ke kampung termasuk saya. Dan saya liburan ga hanya ke Bali saja tanah kelahiran saya tetapi juga ke rumah mertua bersama sang suami di Bekasi. Alhasil diperolehlah hasil jepretan di atas pesawat Garuda Indonesia ini. 


Mengapa saya memilih garuda?*bukanngiklan :D soalnya pas dapat tiket murah yang harganya ga jauh beda dengan maskapai penerbangan lainnya. Lagipula saya termasuk akrophobia alias takut ketinggian, jadi saya memilih yang cenderung lebih safety. Khususnya ketika terbang dari Gorontalo ke Jakarta atau dari Denpasar ke Gorontalo soalnya anginnya kenceng banget saat menembus awan, tidak seperti dari Jakarta ke Denpasar. Libur cuti bersama (belum boleh cuti tahunan masih CPNS) yang kurang dari 2 minggu itupun harus dimanfaatkan secara maksimal agar bisa mudik ke 2 tempat yaitu Bekasi dan Bali. Rute pertama adalah ke Bekasi dulu mulai dari tanggal 4 sampai tanggal 9 Agustus.

Jarak yang ditempuh dari Boalemo ke Bandara Djalaluddin, Kota Gorontalo 3 jam. Dilanjutkan dengan perjalanan dari Gorontalo (GTO) ke Makassar (UPG) kurang lebih 1,5 jam. Transit di Makassar 20 menit. Kemudian penerbangan dilanjutkan ke Jakarta (CGK). Dari Jakarta ke Bekasi ditempuh dengan menggunakan Bus Damri sampai di terminal Kayu Ringin kemudian dengan menggunakan taxi baru sampai ke PIM (Pondok Indah Mertua :D).

Sebenarnya perjalanan di udara dengan menggunakan pesawat bukanlah kali pertama saya. Namun, karena momentnya pas lebaran dan sudah bersuami jadi ingin berbagi cerita pengalaman naik pesawat. Yang harus kita lakukan sebelum naik pesawat adalah:
  1. Persiapkan barang dan perlengkapan apa saja yang akan dimasukkan ke koper. Terutama yang akan dimasukkan ke bagasi atau kabin pesawat. Serta pastikan berat bagasi anda tidak melebihi kapasitas maksimum yang ditetapkan, biasanya 15 kg.
  2. Sebaiknya telah sampai di Bandara 2 jam sebelum keberangkatan. Hal ini bertujuan agar pada saat check in tidak diburu oleh waktu keberangkatan serta saat menunggu antrian. Ada pengalaman saya saat check in menuju Bali, satu rombongan akan menaiki maskapai berlambang singa. Mereka datang kira-kira setengah jam di tempat check in, mengantri panjang kemudian saat sampai di depan tempat check in mereka sudah telat 18 menit dari batas waktu check in yang ditentukan, sehingga mau tidak mau mereka menunda keberangkatan, dan rugi hingga kurang lebih 20 juta. Setelah itu saya tidak tahu lagi kelanjutannya seperti apa karena saya juga sudah selesai check in. 
  3. Pastikan terminal keberangkatan anda. Tanyalah pada petugas Damri jika tidak tahu. Jangan sampai anda salah masuk terminal. Khususnya di Bandara Soe-ta yang terminalnya berjauhan satu dengan yang lain. Hal ini tentunya akan mengurangi waktu check in anda.
  4. Lakukan check in di tempat check in sesuai maskapai penerbangan anda.
  5. Setelah check indatanglah ke pintu keberangkatan anda yang telah tertera di Boarding Pass, jangan lupa untuk membayar airport tax (kecuali maskapai Garuda Indonesia). Jika masih bingung jangan segan untuk bertanya dengan petugas bandara. Jangan lupa untuk melewati security yang memeriksa barang bawaan anda. Khususnya anda tidak boleh membawa benda tajam, gas ataupun yang membahayakan keselamatan penumpang. *Biasanya akan langsung disita saat itu juga. Misalnya anda membawa gunting maka akan disita, kecuali anda menaruhnya di koper yang masuk bagasi.
  6. Tunggulah hingga ada pengumuman keberangkatan anda. Dengarkan dengan saksama pengumuman karena  bisa jadi pesawat anda terbang lebih cepat ataupun delay (menunda keberangkatan karena alasan tertentu).
  7. Setelah pengumuman ada, masuklah ke dalam pesawat dengan menunjukkan kartu Boarding Pas anda ke petugas bandara.
  8. Setelah masuk ke dalam pesawat, carilah kursi tempat duduk anda serta masukkan barang bawaan anda yang tidak masuk bagasi di dalam kabin pesawat.
  9. Matikan HP serta alat elektronik yang menggunakan sinyal saat pesawat lepas landas.
  10. Pasang sabuk pengaman anda selama penerbangan kecuali jika lampu tanda mengenakan sabuk pengaman sudah dipadamkan.
  11. Berdoalah sebelum anda melayang di udara :)
  12. Ikutilah petunjuk yang disampaikan oleh pramugari,khususnya yang berada dekat dengan pintu darurat serta cara memasang pelampung otomatis.
  13. Have a Nice Trip ^_^
Cerita selanjutnya tunggu yah sobat...masih banyak soale hehehe..:D







Pesawat di atas awan


Pemandangan Sawah di Atas Gorontalo


Artikel Terkait

0 komentar:

Post a Comment

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Pengunjung Blog

Labels

A EKMET (1) A MACRO (1) A MATEK (1) A MENULIS (1) A MICRO (1) ENGLISH (13) ISLAMI (9) KISAH (24) KUE (2) KULINER (3) LEARNING (23) Menjahit (6) MONICLENS (8) MY CREATION (12) MY LOVELY FAMILY (17) NGAJI (1) NOSTALGIA (14) PUISI (7) RESENSI FILM (6) STORY (38) TAJWID (1) TESTIMONI (2) TIPS dan TRICK (16) TRAVELLING (40) TSAQOFAH (1) Umar (9)

Alih Bahasa

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Monica Oktavina. Powered by Blogger.

Blog Archive

Flag Counter

Flag Counter

About Blogger

Hello guys, I am a mother of two kids, hopefully this blog useful for you, do not forget to follow this blog to get more information ^_^ (Instagram: moniceoktavina12. Youtube: Monica Oktavina) Contact Us: moniceoktavina@gmail.com

PRIVACY POLICY

Copyright © Monice and Family | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com