Read More

Slide 1 Muhammad Umar Widianto

My Baby Boy Umar
Read More

Slide 2 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 6 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 3 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 4 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 5 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 6 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo

Saturday, 9 September 2017

Kerinduan Malam

Jam menunjukkan pukul 00.00 wita. Aku terbangun dari lelap tidurku, aku melihat sesosok teduh itu membawakan sebuah baki putih berisi segelas jus alpukat dan sepiring nasi goreng favoritku. Akupun tersenyum simpul senang sekali, terima kasih sayang....Namun, selang beberapa detik jus alpukatku menghilang, nasi goreng super pedas itu lenyap dari pandanganku. Dan sosok teduh itu tiba-tiba saja pergi entah kemana. Mas..mas..hmm ternyata aku hanya bermimpi..

Aku melihat anakku sedang tertidur lelap di sampingku. Wajah polosnya membuatku melupakan sejenak kesedihanku, sedih yang berulang ketika suamiku pergi menjalankan tugasnya di luar kota. "Darrrr...tiba-tiba terdengar suara petir di luar". Di luar sedang hujan deras, deras sekali. Aku pun menarik selimutku kembali, udara sangat dingin pasti di luar.

Kembali aku teringat akan suamiku, suami yang biasanya selalu standby siap sedia di kala aku meminta sesuatu. Meminta ini, itu pasti akan dibelikannya. Hmm..tak terasa air mata ini berlinang. " Ya Allah, aku ingin suamiku pulang"..Rasanya tak mungkin hari ini suamiku pulang, karena masih banyak yang harus dia cacah. Mungkin lusa baru dia bisa pulang..

"Krekk", pintu pagar berbunyi. Apa aku yang salah dengar, apa aku berkhayal lagi. Ini benar-benar sudah dini hari. Bukan, itu pasti bukan suamiku yang pulang. Itu pasti hanya suara angin. Suara motor masuk ke dalam teras, diikuti suara pintu samping yang didorong. Ya Allah, apakah aku sudah masuk ke alam mimpi lagi?. Aku pun mencoba memejamkan mata untuk kesekian kalinya.

Dan ternyata, diam-diam sosok tinggi itu tengah bersin-bersin di dapur. Yah benar suamiku datang! Kasihan, pakaiannya basah kuyup terguyur air hujan. Aku sedang tidak bermimpi, ya itu benar suamiku. Seketika rasa kesedihan itu berubah menjadi damai, malam ini hatiku terasa tentram sekali. "Alhamdulillah ya Allah, aku sangat senang senang sekali".

Read More

Monday, 4 September 2017

Kekuatan Do'a

Lama banget tidak menyapa sobat bloggerku..

Assalamu'alaykum Wr Wb
Alhamdulillah sampai dengan hari ini sudah 700 ribu lebih pengunjung yang mampir ke blogku. Mudah-mudahan artikel saya bermanfaat ya..hehe. Btw saya baru tahu ada aplikasi blogger di playstore, jadi saya bisa lebih update nih. Tapi tetep curi-curi waktu sebagai seorang ibu pekerja dengan kesibukan yang padat merayap. Alhasil ya harap dimaklumi aja ya sobat..hehehe.

O ya sekarang anakku umar udah 14 bulan dan udah ga bisa diam. Dia udah bisa jalan (tapi masih takut-takut). Kata ayahnya sih udah 12 ubin. Lumayan jauh juga yaa..sebagai ibu aku seneeng banget melihat tumbuh kembang buah hatiku. Umar termasuk tipe anak yang aktif banget. Rasa penasarannya tinggi. Dia suka bermain-main dengan benda-benda yang baru. Dia suka kertas, tapi ya gitu kertasnya dirobek-robek . Pokoknya seru banget punya baby umur segini. Ga boleh meleng dikit pokoknya...

Pernah nih ya..aku tinggal sebentar, eh si doi uda tiba-tiba di dapur sambil mainan piring. Shock! Merangkaknya pun udah cepet banget mungkin 20km/jam (halah).
Kayaknya umar butuh temen bermain deh, kasian dia suka mainan sendiri. Umar mau punya adik ya? Upz..

Hmm..ya beginilah proses kehidupan, dari yang awalnya single, menikah, punya anak 1, 2...itu memang sudah takdir Allah. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa. Kekuatan apalagi yang bisa kita tempuh selain kekuatan do'a. Alhamdulillah selama ini do'a-do'aku senantiasa diijabah Allah yang Maha Pengasih. Mungkin the next do'a yang harus kuat aku panjatkan adalah do'a minta pindah. Coz, jauh-jauhan sama ortu itu 'Gak enak'. Mau pulang, mahal bingit apalagi sekarang udah beranak pinak.

Beruntunglah wahai saudara-saudaraku yang bisa hidup berdekatan dengan orang tua. Jangan sia-siakan orang tuamu, insya Allah akan menjadi berkah buatmu...
Tapi aku tetap harus bersyukur, soalnya kalau kita melihat ke atas yang ada hanya mangkel, iri, dengki. Coba kita lihat ke bawah, mungkin banyak orang yang ingin berada di posisi kita saat ini....Allah Allah Allah sebutlah jika kita dalam keadaan susah maupun senang. Insya Allah, Dia tidak akan membebani seseorang di luar batas kemampuan hamba Nya...
Monice
Read More

Wednesday, 14 June 2017

Single grid @jepret.indah 14 juni 2017

Saya memang suka foto tapi ga hobi-hobi banget. Cuma saya sering mendokumentasikan hal-hal yang penting dalam hidup saya. Dan menuangkannya dalam blog ini, hehe..btw akhir-akhir ini saya suka sekali lihat akun instagram yang berisi jepretan para instagrammer dan itu Masya Allah bagus2 banget. Bakat para fotografer memang luar biasa. Baik dari angle2 mengambil foto, properti yang mendukung maupun mungkin menggunakan kamera dslr yg bagus dan mehong. Mupeng sih punya kamera dslr, nanti minta ijin paksu dulu deh (semoga dikasih)..

Ini kali kedua saya ikutan lomba foto di akun instagram @jepret.indah. Yang pertama dengan hastag #ji_segelastehmanis dan yang kedua #ji_aksesorishijab. Alhamdulillah foto saya yang kedualah yang terpilih menjadi single grid oleh @jepret.indah. Rasanya apa ya? Hmm..seneng sih apalagi saya pakenya cuma kamera hp hehe..dan puluhan foto-foto yang bagus itu terkadang membuat saya agak keder seperti jepretan saya yang pertama yang ga masuk dalam daftar pilihan @jepret.indah maupun sponsor.

Kalo tentang brosnya, saya memang suka banget sm bros itu saking sukanya sampe cuma dimuseumkan ga dipake. Hehe..saya buatnya pas belum hamil umar, udah lama banget kan ya..waktu itu iseng2 bikin, jadinya kok bagus. Hehe..dan karena belum niat mau bikin lagi jadi untuk sementara saya simpan dulu mungkin akan saya pakai ke kondangan aja hehe

Insya Allah mau ikutan lagi kontes2 foto siapa tahu menang lagi, dan paksu segera membolehkan beli kamera dslr, hihihi. Udah gitu aja met bobo sobat..


Alhamdulillah single grid 

Read More

Monday, 1 May 2017

Boalemo, awalku merajut mimpi

"Ketika aku mulai tersadar dari mimpi-mimpi. Aku  tidak akan pernah lupa dari mana tempat awal aku membangunnya. Sebab kita tak akan pernah tahu kemana destinasi kita selanjutnya..."

Disinilah tempat saya merajut mimpi pertama saya. Yah tentu saja setelah saya memasuki dunia kerja selepas masa perkuliahan. Tidak terasa, saya telah berada disini sekitar 4 tahun yang lalu. Saya bersama suami saya merajut mimpi itu dengan pintalan pintalan benang harapan, satu demi satu...

Boalemo..adalah nama tempat yang sangat asing bagi saya kala itu. Dengan berbagai kesan 'menyeramkan' dan jauh dari 'peradaban'. But i'm not afraid, karena yang terpikir dalam benak saya adalah tidak terpisah dari mas suami, hehe.

Kelok lika liku menuju tempat ini memang cukup jauh dari kota Gorontalo. Mungkin bagi yang baru pertama kali kesana, akan mengalami seperti halnya morning sickness pada wanita hamil. Memang sangat jarang jalan lurus dapat kita temukan. Sekitar 3 jam barulah kita akan menemukan kota Tilamuta, ibukota kabupaten Boalemo.

Di Boalemo memang tidak seramai di kota. Bahkan bisa dibilang cukup sepi. Apalagi menjelang weekend, banyak orang yang menuju ke kota. Mungkin untuk bertemu keluarga ataupun mencari hiburan yang tidak ada disini. Dulu kami pun melakukan hal yang sama. Dua minggu sekali pasti kami ke kota. Berbelanja di pusat perbelanjaan, makan di restoran favorit, ataupun sekedar jalan-jalan berdua. Namun, setelah agak lama disini, kami mulai betah. Okelah disini memang tidak seramai dan selengkap di kota. Tapi disini semua yang kami butuhkan tersedia. Barang-barang harian bisa dicari di toko kelontong dan pasar minggu. We find whatever we need in here.

Untuk rekan kerja, alhamdulillah disini sangat kondusif. Teman-teman kantor saling membaur satu sama lain. Tidak ada gap atau jurang pemisah apalagi suasana terkotak-kotak. Kami menemukan banyak saudara yang baik-baik dan lucu-lucu. Disini kami juga belajar banyak hal, baik itu tentang pekerjaan maupun di luar pekerjaan, bagaimana mengutarakan pendapat dengan bahasa yang sopan tapi lugas, dsb. Juga belajar banyak dari pemimpin kami...

Oh ya, keluarga kecil kami juga semakin ramai setelah kelahiran putra pertama kami. Saya mengandungnya selama 9 bulan di Boalemo. Walaupun saya lahiran di Denpasar, tapi NIK anak saya pakai kode Boalemo. Sesuatu yah..😄

Dan ini adalah foto kantor baru kami.... Pertama ke Tilamuta, kantor tempat kami mencari nafkah belum sebagus dan semodern ini. Masih prototype lama..Alhamdulillah sekarang sudah bagus dengan design yang modern. Suasana kerja jadi lebih baik dengan adanya kantor baru....
Inilah sepenggal perjalanan saya...

Let's trip to the next destination!
Read More

Wednesday, 26 April 2017

Malaikat kecilku

Ga terasa, sudah 10 bulan si kecil mewarnai hari-hariku...semua perasaan campur aduk, yang jelas i'm so happy to be a mom! Aku ga bisa mendeskripsikan perasaan ini..tapi aku sangat bisa merasakannya. Sebuah anugerah terindah yang Allah titipkan untukku rawat baik-baik dengan penuh cinta. Ada perasaan cinta, perasaan sayang, bahagia, cemas, harap, rindu, gemes, haru, terkadang juga sedih tatkala umarku sakit. Akan tetapi, melihat setiap hari tumbuh kembangnya amat sangat membuatku bahagia.

Walaupun sesekali rasa emosi batin saat tidak bisa mendampinginya di siang hari karena rutinitas kantor. Ataupun saat harus meninggalkan rumah untuk menjalankan tugas di kota..itu adalah ujian yang harus aku hadapi dengan penuh kesabaran. Namun, semua perasaan missing atau rindu terhapus seketika saat melihat senyum merekah di bibirnya. Ataupun sikap manja umarku yang minta gendong sambil mengucapkan berulang kali 'mama'..Love love love..

Saat malam tiba, umarku begitu lelap tertidur di sampingku. Aku berkali kali mencium pipi dan keningnya tanpa bosan. Sesekali terkenang saat dahulu hamil, ' Masya Allah, bayi ini yang dahulu tinggal di rahimku dengan tendangan-tendangan kecilnya'. Tanpa pernah sedikitpun tahu seperti apa rupa bayiku nanti. Selalu dan selalu aku baca surat At Tin. 'Laqod Kholaqnalinsaana fii ahsani taqwiim' yang artinya ' Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya'.....Matanya, pipinya, hidungnya, telinganya, kedua tangan dan kakinya dan seluruh tubuhnya alhamdulillah Allah berikan lengkap tanpa kurang suatu apapun bahkan dengan rupa yang rupawan. Sungguh ini adalah karunia dari Tuhan pemilik alam semesta ini.

Alhamdulillah Ya Allah..Engkau telah memberikan hamba kesempatan untuk menjadi seorang ibu. Semuanya begitu indah dan semoga menjadi ladang amal buat hamba..Insya Allah hamba akan berusaha sekuat mungkin untuk menjadikan titipan Mu tumbuh menjadi pemuda sholeh dan pemimpin yang adil...aamiin

Love love
Bunda Umar


Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Pengunjung Blog

Subscribe

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Monica Oktavina. Powered by Blogger.

Flag Counter

Flag Counter

Blog Archive

Followers

PRIVACY POLICY

About Blogger

لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُl Semoga blog ini bermanfaat, selamat membaca ^_^ Contact Us: moniceoktavina@gmail.com
Free Backlinks

Copyright © Monice and Family | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com