Read More

Slide 2 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 3 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 4 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 5 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 6 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo

Monday, July 17, 2023

Hidayah

 Bismillah..

Alhamdulillah, kita masih diberikan nikmat iman dan islam oleh Allah SWT. Semoga Allah senantiasa menjaga iman dan islam kita. Aamiin ya robbal'alamiin. Beberapa waktu lalu saya mendengarkan kisah seorang muallaf yang menerima hidayah untuk dapat memeluk islam. Kemudian saya langsung berpikir bahwa hidayah itu datangnya dari Allah SWT, dan orang yang mendapatkannya adalah orang-orang pilihan Allah SWT. Yah, semua orang muslim pasti akan tertuju untuk berpikir demikian, and case close. Of course kan. Namun, kemudian saya berpikir lagi...bagaimana seorang muallaf itu bisa mendapatkan hidayah itu jika dari lahir dia bukan beragama islam? dan di lingkungan sekelilingnya serta garis keturunannya semua non muslim? Wallahu a'lam...

Coba kita lihat dari sudut pandang yang berbeda. Sudut pandang di luar kehomogenitasan agama yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Misalnya saja, saya..dulu saya dibesarkan di daerah yang minoritas penduduknya beragama Islam. Saya dibesarkan di lingkungan yang heterogen. Mayoritas penduduknya beragama Hindu. Teman-teman saya yang lain ada yang beragama Kristen, Budha, dan Katolik. Itu dari SD sampai dengan SMP. Karena saya lahir sebagai Muslim, dan keyakinan itu terus tumbuh mengakar dengan pengalaman-pengalaman spiritual saya. Saya tidak pernah berpikir bahwa mengapa saya atau mereka berbeda. Yang saya tahu hanya mereka baik maka saya baik. Lakum diinukum waliyadiin. Untukmu agamamu dan untukku agamaku. Begitulah indahnya toleransi umat beragama, yang di dalam Al Qur'an sendiri telah dijelaskan. 

Kemudian, mulai SMA saya sudah terisolir dari keheterogenitasan khususnya dalam umat beragama. Teman-teman SMA saya semuanya muslim karena saya sekolah di Madrasah aliyah. Kuliah, ada beberapa teman saya yang beragama lain tapi mayoritas muslim semua. Hingga berumah tangga tinggal di daerah yang mayoritas beragama islam. Lalu, entah kenapa pertanyaan itu terbesit dalam pikiran yang membuat saya sangat penasaran. Mungkin karena saya belum pernah menemui seseorang yang muallaf bukan karena suatu ikatan, bukan karena keharusan ataupun keamanan yang terjamin ketika dia beragama islam. Akan tetapi, muallaf karena menemukan keyakinan bahwa Tuhan itu adalah Allah. 

Flash back ke belakang, saya pernah memiliki teman yang beragama lain dan sangat taat dalam beragama bahkan sampai vegetarian. Jadi, setiap pertemuan makanan yang disediakan untuknya adalah nasi dengan tahu, tempe dan sayur-sayuran. Ada beberapa, ga cuma satu. Dan mereka usianya lebih tua dari saya. Kemudian, ketika mereka beribadah sangat khusyuk dengan pembawaan yang begitu tenang. Kalau di islam mungkin seperti orang-orang alim. Tetapi, jelas yang mereka sembah saat itu bukanlah Allah..Dan sampai sekarang saya belum pernah berdebat tentang agama dengan teman-teman saya yang non muslim karena menurut saya itu ranah yang sensitif dan saya sangat menghargai toleransi beragama. Biasanya hanya menonton dari video youtube, misalnya ceramah Dr. Zakir Naik. Tentang rasa penasaran orang-orang non muslim terhadap Islam. 

Salah satu contoh proses pencarian Tuhan, sebenarnya telah dilakukan oleh Nabi Ibrahim As. Nabi Ibrahim terus mencari-cari siapakah Tuhan mulai dari bulan, matahari, berhala, dsb tetapi kesemuanya memiliki kelemahan sehingga tidak dapat dikatakan Tuhan. Sampai di satu titik di mana Nabi Ibrahim mendapatkan wahyu dari Allah dan meyakini bahwa Tuhan yang harus disembah adalah Allah SWT. Sebuah proses di mana kemudian Nabi Ibrahim As dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud karena keyakinannya, tetapi Allah selamatkan dan memberikan mukjizat sehingga api tersebut menjadi dingin..

Refleksinya, kita tidak tahu bagaimana proses datangnya hidayah. Hidayah itu memang rahasia Allah. Tetapi manusia diberikan akal dan hati nurani sebagai bekal dalam proses pencarian Tuhan. Apalagi di era yang serba digital, seharusnya segala macam informasi lebih mudah didapatkan dibandingkan zaman dahulu. Sinkronisasi akal dalam bentuk logika, dan hati yang lunak mungkin dapat lebih mempermudah datangnya hidayah tersebut... Wallahu a'lam bisshowab.

Read More

Saturday, February 05, 2022

Selamat jalan Nenek..

Bismillah..

Rasanya ingin sekali pulang kampung, melihat senyum terakhir nenek tapi ga bisa..

"Bile kau nak pulang?" (Kapan kamu pulang?) Adalah kata-kata yang sering sekali aku dengar dari nenek ketika aku masih sekolah di MAN negara karena dulu sy juga tinggal di asrama. Sambil membuat sirih pinang dan menguleknya pada sebuah batu. Yah nenek memang sangat suka memakan sirih pinang. Nenekku sangat mirip dengan opa yang ada di upin dan ipin. Sedikit2 dia tertawa kecil dan selalu teringat tentang bapak di denpasar..Terkadang aku suka sekali tidur di tempat tidurnya dan menunggu nenek selesai sholat. Aku masih teringat ketika sakit, nenek memijitku dan memberikanku obat. Kenangan bersama nenek selama bersekolah di MAN tidak akan pernah aku lupakan..Dan waktu cepat sekali berlalu..

Jumat, 4 Februari kemarin nenek saya telah berpulang ke Rahmatullah. Kabar nenek meninggal pertama kali sy tahu dari adik saya yang pertama. Hanya saja kabar tersebut masih belum saya dapat dari bibi saya di kampung. Selepas maghrib, saya mengantar anak saya pergi ke dokter untuk berobat karena kakinya yang masih sakit. Sudah 7 hari anak saya belum bisa berjalan kembali karena kakinya sulit digerakkan. 

Sepulang dari dokter, saya mendengar kabar meninggalnya nenek saya dari bibi melalui whatsapp. "Neneknya sudah meninggal  sudah tidak ada umur..". Ya Allah rasanya sedih sekali mendengarnya..

Saya ga bisa berbuat apa-apa hanya mendoakan dari jauh, dan membacakan surat Yasin melalui video call. Ingin rasanya segera flight terus melihat wajah terakhir nenek..tapi ga bisa.  Hanya melalui video call saya dapat melihat wajah terakhir nenek..

Semoga nenek husnul khotimah, diterima amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanta, dilapangkan kuburnya dan diberikan tempat kembali di surga Nya..aamiin Ya Robbal'alamiin..

Read More

Monday, January 24, 2022

Aku tempuh juga semester 1..

Bismillah..

Alhamdulillah wa syukurillah, satu semester ga terasa sudah saya tempuh..tentunya ga gampang yah, karena saat kuliah saya juga menyambi momong 2 anak. Awalnya saya sempet stress banget, karena saya sudah terbiasa dengan pengasuh anak kedua saya yang menjemputnya pagi sekitar jam 8. Namun, 3 bulan yang lalu secara resmi dia menyatakan berhenti..sedih pasti, tapi saya harus mencari jalan keluarnya. Karena bagaimanapun saya harus beradaptasi dengan kondisi baru yaitu mengurus dua orang anak dengan tangan saya sendiri without nanny...

Seperti yang telah saya ceritakan sebelumnya bagaimana proses saya belajar beradaptasi khususnya dengan mata kuliah yang menurut saya cukup berat untuk usia saya saat ini (i'm not young of course). Bagaimana tidak, ilmu-ilmu seperti kalkulus dsb harus saya pelajari lagi karena sudah lupa. Sepuluh tahun tidak belajar ilmu tersebut membuat saya harus force my brain untuk mengerti. Kuliah S2 sudah tidak jamannya lagi menghafal, tetapi mengerti semua konsep dari hal yang huge sampe teremeh temeh sekalipun. Ujian tidak ada yang namanya menghafal, mengerti konsep dan banyak latihanlah yang membuat jari-jemari ini menulis apa yang ada di dalam pikiran untuk mengerjakan soal-soal dalam waktu 180 menit ketika Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). 

Beberapa hal yang saya lakukan di hampir setiap hari setelah kuliah adalah mengulang kembali materi yang telah diberikan lecturer, because kalo ga diulang jujur saya masih ga mudeng. Apalagi jika dihadapkan sama yang namanya penurunan rumus, what is it? Alat bantu kalkulus dalam perhitungan matematis itu sangat amat membantu saya untuk menurunkan rumus-rumus ekonomi tersebut dan saya juga mencatat detail yang telah disampaikan dosen dalam buku catatan per mata kuliah. So, i can't imagine if there is no recording. Yups, kuliah online sangat membantu saya mengulang kembali mata kuliah yang saya anggap masih belum saya pahami sekali (kayaknya hampir semua matkul wkwk). Disinilah saya sering banget begadang sampai larut malam bahkan sampai subuh apalagi pas ada tugas..

Terus saya biasanya record my voice ( i know that's weird) tapi ini guna banget karena ga mungkinlah setelah saya mengulang mendengarkan recording yang udah saya dengerin hampir 2 jam. Jadi pas awal-awal kuliah ga tahu kenapa tiba-tiba muncul inisiatif kayak gitu. Dan it's really work for me, eventhough it's funny to hear my own voice. Tapi setidaknya saya punya waktu ga sampe 10 menit buat ngedengerin satu materi kuliah. Apalagi pas mau UTS atau UAS, cukup ngedengerin recording saya aja dan memperbanyak latihan-latihan soal. 

Mungkin ada beberapa kejadian unique yang saya peroleh selama semester satu. Wait, i will remember..hmm..sebenernya ga terlalu banyak sih, karena yang penting ngerjain tugas sama ngerjain UTS, UAS sebaik mungkin dan tepat waktu dalam ngumpulinnya. Tapi ada beberapa yang ga bakal aq lupain, misalnya pas matkul Mikro. Serius, aq tuh sebenernya lumayan mudeng sama penjelasan dosennya. Ya paling kalo ngulang recordingnya ga terlalu lama. But...when UTS and UAS, you know the exam questions are really hard. Contoh-contoh soal yang diberikan saat asistensi ga ada satupun yang nyantol, jauh banget. Entahlah, ga cuma saya yang merasa seperti itu tapi satu kelas..baru kali ini ujian ga yakin sama jawaban sekitar 50%. Sampe ngeri-ngeri sedap waktu mau lihat nilai dapet berapa. Tapi alhamdulillahnya, kebantu banget sama tugas dari asistensi. I don't know if there is no task here..

Pas ujian sempet salah tulis subject, terus juga kebingungan ngerjain pake stata ga muncul hasilnya (ternyata harus di run baris per baris), sampe pas mau ngumpul lembar jawaban, scan di detik-detik terakhir, alhamdulillah ga telat...huhu kalo telat langsung kena pinalti dan mungkin bisa ga dinilai. Memang saat scan dokumen ini dag dig dug sih, apalagi email kan kadang suka pending yah, jadi jalan alternatifnya harus disertakan printscreen send email. Jadi, pake paint dulu trs save image, dll sebagai bukti kalo ngirimnya ga telat. Oh iya yang aq ga lupain juga pas presentasi metpen, anak-anak pada ikutan nimbrung padahal lagi on cam, ga tahu deh jadi ga konsen dan perasaanku uda campur aduk. Padahal uda nitip ke ayahnya, tapi kok ya pas namaku dipanggil pas ayahnya lagi sholat ashar. Jadi sekitaran 5 menitan, anak-anak ikutan on cam, hehe (alhamdulillah dosennya baik). Banyak yang harus direvisi dari review jurnal yang aq pilih. Dan sempet salah pilih jurnal karena lebih cenderung ke sosial eksperimen daripada ekonomi..tapi alhamdulillahnya ga disuruh ganti jurnal tapi dikaitkan lagi dengan beberapa jurnal lain yang berhubungan dengan kebijakan fiskalnya..

Tanggal 7 januari kemarin, nilai-nilai matkul keluar. Ya Allah, deg-degan banget rasanya coz ga yakin sama jawaban-jawaban pas ujian, sama performa saat kuliah. Bismillah, banyak berdoa karena pas hari itu hari jum'at. Dan taraaaa..keluarlah 4 nilai matkul, 3 memuaskan, 1 yang meragukan tadi sesuai ekspektasi sih (bikin agak down) dan 1 matkul lagi (metpen) hari senin alhamdulillah lumayan (naik dari UTS). Nilai ipk ku...(rahasia dong wkwk), di luar ekspektasi sih ga nyangka aja krn belum pernah dapat ip segitu pas kuliah DIV. Dan aku sangat bersyukur semua ini tentunya karena Allah yang  Maha Rahman dan Rahiim. Tugas-tugas yang dikerjakan tepat waktu sangat membantu, sehingga nilainya ke-up..

Terkait anak-anak seperti biasa kalo ujian, Maira saya titip ke daycare..alhamdulillah setelah semester satu terlewati dapat libur sekitar 1 bulan. Saya manfaatkan buat pindah ke kontrakan yang deket daycare, cause sebelumnya 15 menitan, sekarang 4 menit uda sampe. Karena ga bisa dipastikan juga apakah semester 2 nanti masih online atau uda offline. Dengan kondisi saya yang udah ga ada pembantu, ya saya harus memilih pilihan yang terbaik. So, that's my experience in the first term, can't wait for the next term, semoga lebih baik..will see..

Wallahu a'lam

Read More

Saturday, November 06, 2021

The Story of Continuing My Masters Study

Mengejar mimpi meraih cita-cita dengan sekolah lagi adalah impian...Hanya saja ada beberapa impact selama 2,5 bulan terakhir ini yaitu awal-awal masuk PPIE...Jujur, mungkin sudah terlalu lama ga belajar matematik, statistik, saya menjadi sangat kaget. Berawal dari matrikulasi 2 minggu, dimana 1 hari ada 3 mata kuliah yang masing2nya 2 jam, super sekali otak saya berasa dipacu keras untuk bisa memahami semua matkul matrikulasi dengan kuis matekon setiap pertemuan dan ujian matrikulasi di hari sabtu akhir. Tapi alhamdulillah bisa terlewati...

Mungkin salah satu hal yang berpengaruh ke saya adalah manajemen stres yang belum bisa terkontrol dengan baik. Dimulai dari pola makan yang tidak teratur sehingga berat badan saya turun hampir 2 kg. Kemudian saya inget pas di awal-awal kuliah, gigi saya tambalannya lepas, ga bs perawatan akar, dan goyang sehingga harus dicabut. Biayanya lumayan mahal sekitar 2,5 juta karena pake operasi bedah mulut (ada penghalang di gigi belakangnya) di klinik khusus gigi (AMDC Dental Care). Bukan karena ga mau cabut pake bpjs tapi saya punya cukup waktu untuk antri di rumah sakit karena jadwal kuliah yang padat. Alhamdulillah prosesnya lancar walaupun saya harus datang 2 kali dikarenakan saat datang pertama dicoba cabut gigi biasa tetapi ga bisa. Di kedatangan kedua gigi saya baru dibedah dan gusinya dijahit, kalau diinget sakit banget pas biusnya ilang, astaghfirullah..

Selanjutnya yang paling bikin saya minder adalah jerawat yang tiba2 bermunculan seperti pasir. Ya jerawat yang saya alami sekarang adalah jerawat pasir. Saya ga tahu kenapa mereka bisa bermunculan, yang pasti ini sangat mengganggu psikis saya (karena ga biasa punya muka jerawatan). Jadi jerawat ini muncul banyak kecil2 tidak semuanya ke permukaan tapi lebih banyak di dalam kulit atau yang disebut dengan beruntusan. Selama hampir 4 tahun, kulit saya ga pernah bermasalah (setelah hamil.anak perempuan). Namun, ini kayak flash back kembali ke jaman2 kuliah di stis. Saya jerawatan parah kala itu. Cukup membuat tidak nyaman apalagi saat membasuh muka yang terasa seperti jalanan berkerikil.

Terus yang paling bikin saya was-was adalah saya haid sampai 2x sebulan. Saya belum prnah haid 2xsebulan. Jadi ketika saya berhenti halangan selama 6 hari kemudian suci 7 hari setelahnya saya halangan lagi. Dan lumayan deras yang membuat kepala saya keliyengan (mungkin karena darah rendah dan anemia).

Belum lagi kejadian pas banget mau UTS tiba2 pengasuhnya maira pulang kampung. Agak shock kaarena bilannya tiba-tiba banget (ga dari awal). Setelah memutar otak karena ga mungkin langsung dapat pengasuh, jadi maira saya titipkan di daycare (lumayan jauh bolak balik setengah jam) selama ujian (total cuma 3 hari). Alhamdulillahnya pas ujian matekon yang full on cam saya sedikit tenang, gerak gerik pun diawasi oleh prof (kena tegur 2 kali harus benerin posisi kamera 🤭). Di ujian terakhir ketika saya merasa matkulnya lumayan bisa dipahami (mikro ekonomi). Saat itu saya ga bawa maira ke daycare dan ternyata soal yang keluar susah banget. Dan waktunya kehabisan sehingga soal nomor 3 ga kejawab dan nomor lainnya ragu2..

Sejujurnya pengelolaan stres itu penting banget. Soalnya menurut saya itulah  pencetus utama berat badan saya turun, jerawat parah dan tidak teraturnya siklus haid. Jujur, saya tidak bermaksud untuk me"lebay"kan, mugkin ada orang yang biasa aja dengan hal seperti itu. Jadi sharing ini merupakan dari sisi pandang saya, karena kondisi masing-masing orang berbeda-beda..Sekedar sharing bahwa manajemen stres itu penting banget yang merupakan tools untuk menjaga semangat belajar dan keseimbangan hormon..

Bersyukurnya, kuliahnya masih online (semoga seterusnya aamiin)...Doakan sy supaya sukses kuliah dan bisa memanage stres dengan baik ya...


Read More

Friday, November 05, 2021

Hidup dan Mati adalah Rahasia Illahi (Muhasabah)

Begitu mendengar berita meninggalnya pasangan artis, sontak terkaget. Jujur bukan karena artisnya tetapi cara meninggalnya dan meninggalkan anaknya yang masih balita. Saya tipe orang yang kalo denger kabar kematian itu suka parno dan kepala langsung pusing. Memang kematian orang lain adalah cara Allah untuk memperingatkan kita bahwa tidak selamanya manusia itu hidup di dunia. Manusia itu fana, dan tidak kekal yang akan kembali kepada Sang Pencipta. Hanya saja bagaimana cara kematian serta bagaimana proses selanjutnya setelah kematian itu menjadi rahasia Allah.

Perkara-perkara ghaib tidak bisa kita ketahui sebagai manusia biasa. Kita memiliki keterbatasan-keterbatasan untuk itu. Tetapi Allah memberikan pengetahuan akan hal itu melalui Al Qur'an. Kita mengimani hal-hal yang ghaib dari Al-Qur'an yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Ada perintah dan juga larangan dalam Al Qur'an dimana manusia harus menaati perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.

Hanya saja tentunya, syaitan-syaitan akan terus senantiasa menggoda manusia untuk berbuat dosa. Karena mereka menginginkan manusia memasuki neraka setelah akhir dari kehidupannya. Tidak ada manusia yang tidak pernah melakukan dosa, kecuali nabi dan rasul dan manusia-manusia yang memang dipilih Allah untuk selalu terjaga dalam ketaatan, yang diberikan hidayah oleh Allah untuk menjadi manusia taat. Hidayah Allah, merupakan anugerah terbesar dalam kehidupan manusia, dimana kita sebagai manusia berdoa supaya mendapatkan hidayah dan menjaganya. Ibaratnya di dalam hati kita itu sebelum kita melakukan perbuatan yang dilarang oleh agama, terjadi pertarungan yang hebat antara bisikan syaitan dan dorongan kebaikan. Dan kemudian kita akan melakukan perkara yang dimenangkan itu apakah itu kebaikan atau keburukan. Jika yang kita lakukan adalah kebaikan maka akan berbuah pahala, dan sebaliknya jika yang menang adalah keburukan maka akan berdosa.

Bila kita renungkan, ketika kita mengejar atau orientasi ke dunia seakan-akan akan hidup selamanya. Padahal, umur itu ada constrainnya, jika sudah waktunya tentu tidak akan bisa dimajukan atau dimundurkan. Intinya jangan lupa juga untuk mengejar akhirat. Caranya? dengan berbuat baik selagi kita masih bisa berbuat baik pada semua orang dan beribadah supaya mendekatkan diri kita kepada Allah. Perbanyak istighfar, berdo'a, sholat sunnah, bersholawat semoga kelak bisa mengurangi dosa-dosa kita dan memperberat amal kebaikan. Banyak mengaji Al-Qur'an, berpegang teguh dan mengajarkannya kepada anak cucu kita, jangan sampai kita tidak mengajarkan ilmu agama kepada anak cucu kita karena mereka adalah generasi-generasi yang akan melanjutkan dakwah Islam. Semoga kita dan anak cucu kita kelak akan senantiasa berada pada ketaatan. Aamiin.. 


Wallahu a'lam.

Read More

Tuesday, August 24, 2021

Pilihanku Asus A416 JAO (Tips memilih Laptop 2021)

Sama halnya seperti waktu pertama kali membeli hp baru. Memilih laptop juga mengundang kegalauan tersendiri. Apalagi dengan budget yang constrain, ingin mendapatkan spek laptop yang mumpuni (prinsip ekonomi banget, hehe). Ada beberapa hal yang menjadi perhatian saya dalam memilih spek laptop:

Prosessor. 

Prosessor itu ibarat otak ya guys, jadi semakin bagus laptop ditandai dengan tingkatan prosessornya. Budget sekitar 7-8 juta, beberapa brand laptop menawarkan spek antara AMD ryzen dan Core I3. Jika anda memiliki budget di atas 9 juta-11 juta kalian bisa memilih laptop dengan prosessor yang lebih tinggi.

2.      RAM.

Jika kalian mau membeli HP saya yakin salah satu pertimbangannya pasti RAM. Kecepatan RAM sangat membantu kalian untuk membuka beragam aplikasi tanpa nge-lag. Nah itu juga yang menjadi perhatian saya saat mau membeli HP dan juga laptop. RAM 8 GB menarik perhatian saya. Karena waktu memakai laptop kantor sangat jarang nge-lag, hal ini berbanding terbalik ketika saya menggunakan laptop lama saya yang sangat lemot..

3.       SSD

Ini saya baru tahu dari adik saya. Sebelumnya saya ga tahu kenapa ada laptop yang bertulikan SSD missal 256GB, kemudian ada yang HDD 1TB. Kalau secara logika pasti kita akan memilih yang 1 TB bukan? Ternyata engga ya guys, 1 TB memang bagus untuk menyimpan data. Tapi SSD itu penting dalam hal kecepatan transfer data. Jadi jangan heran jika kalian menemukan laptop yang lemot padahal processornya tinggi. Bisa jadi laptop kalian itu bukan SSD. SSD itu ibarat motivasi, kalau motivasinya tinggi tapi otaknya biasa saja itu lebih baik disbanding otaknya cerdas tapi motivasinya rendah misalnya dalam hal pekerjaan.

4.     Brand

Brand menawarkan harga laptop yang dijual. Mulai dari Mac, Asus, Lenovo, HP, dll.

5.     Tipe

Dari berbagai macam hal yang harus diperhatikan, semuanya akan bermuara pada tipe dan harga laptop tersebut. Mungkin saja spek yang kalian inginkan semuanya ada, tetapi harganya di atas budget kalian. Dan ini sangat sering saya alami, sehingga saya Ketika membuka marketplace selalu batal Ketika harga laptop yang saya inginkan di atas budget saya.

Butuh waktu sekitar kurang lebih 2 minggu untuk mencari laptop yang sesuai dengan keinginan saya. Alhamdulillah pilihan saya jatuh pada ASUS A416JAO, Processor Intel Core I3, RAM nya 8 GB, SSD 512GB, Nano Edge display, light weight (1,5 kg), super battery, sonic master, Windows 10 & Office 2019 Home student included.

Reputasi toko yang saya search di Tokopedia lumayan bagus, saya memberanikan diri membeli secara online, yang mau tanya nama tokonya bisa komen ya..alhamdulillah akhirnya sampai dengan selamat dan menjadi teman setia saya dalam kuliah online…^_^


Read More

Tuesday, July 20, 2021

Berjiwa Kompetitif (MATSAMA MAN 1 JEMBRANA)

 Assalamu'alaikum temen2..


Alhamdulillah kemarin (17 Juli 2021) saya berkesempatan untuk mengisi acara sebagai salah satu pemateri di MATSAMA  (Masa Ta'aruf Siswa Madrasah) di almamater saya MAN 1 Jembrana. Jujur saya seneng banget, karena masa-masa pembentukan karakter terbaik menurut saya adalah saat saya bersekolah di MAN Negara (zaman saya sekolah namanya masih MAN Negara sekarang sudah berubah menjadi MAN 1 Jembrana). Di sana saya memperoleh pendidikan agama yang lengkap (mulai dari Al Qur'an Hadits, Fiqh, Sejarah Kebudayaan Islam, Aqidah Akhlak, Bahasa Arab, dan juga cabang ilmu lainnya) dan tidak bisa saya dapatkan di sekolah lain. Mengingat juga sebagai kaum minoritas di Pulau Bali, sekolah ini benar-benar mengubah hidup saya 180 derajat, tentunya menjadi lebih baik.

Back to the topic, jadi 3 hari sebelum acara, saya ditelepon oleh bu guru saya (Bu Laili), dan meminta saya sebagai pemateri. Dengan senang hati saya menerimanya. Karena jujur dari dulu pengen banget datang ke sekolahan untuk hanya sekedar bersalaman dengan bapak/ibu guru yang telah mengajarkan saya waktu masih di sekolah. Hanya saja karena keterbatasan waktu cuti, kesibukan mengurus anak dan suami, juga jarak yang jauh membuat saya belum sempat mampir. Nah, kali ini saya akan sedikit sharing terkait materi yang saya sampaikan di acara tersebut.

  • Kompetitif memiliki makna bersaing artinya mengalahkan atau berusaha menjadi unggul.
  • Namun, dalam konotasi positif kompetitif memiliki makna lebih luas.
  • Seseorang yang memiliki jiwa kompetitif akan selalu ingin berusaha semaksimal mungkin untuk meraih target yang dia telah tentukan.
  • Jiwa kompetitif bisa dimiliki semua orang, dan merupakan suatu pemacu untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
  • Kekurangan dalam diri bukan menjadi hambatan untuk berkompetisi dengan orang lain.

Setiap orang UNIK dan memiliki potensi. Potensi antar individu tidak samaCiri-ciri orang yang memiliki jiwa kompetitif:

  • Berusaha mengerahkan kemampuan terbaik yang dia miliki dalam mengerjakan apapun.
  • Memiliki tujuan/goal yang ingin dicapai
  • Disiplin dan menghargai waktu
  • Senang mencari tahu apa penyebab kegagalan atau kekurangan yang dilakukan.
  • Seseorang yang memiliki jiwa kompetitif bisa menemukan kemampuan dan bakat terpendam yang ia miliki
  • Orang yang kompetitif bisa menekan rasa insecure dalam dirinya
  • Tidak mudah menyerah, dan selalu berpositif thinking
  • KREATIF
K         Kompetitif dalam Islam:

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 148.

وَلِكُلٍّ وِّجۡهَةٌ هُوَ مُوَلِّيۡهَا ‌ۚ فَاسۡتَبِقُوا الۡخَيۡرٰتِؕ اَيۡنَ مَا تَكُوۡنُوۡا يَاۡتِ بِكُمُ اللّٰهُ جَمِيۡعًا ؕ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌ

Artinya: Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya (pada hari kiamat). Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.                                                                                                                                                                   

           Kompetitif di bidang Akademisi:

        Memiliki target misalnya dalam pencapaian nilai yang terbaik.

       Disiplin waktu, misalnya hadir tepat waktu bahkan sebelum acara/mata pelajaran dimulai.

         Mampu menggali potensi, minat dan bakat yang dimiliki.

         Tidak mudah insecure.

  Tidak mudah menyerah dan putus asa walaupun gagal ataupun mendapatkan nilai kurang baik.

      Tidak membeda-bedakan mata pelajaran, walaupun menonjol di bidang tertentu. Karena setiap   ilmu akan memiliki manfaatnya dalam kehidupan.

  Kompetitif di Dunia Kerja:

         Profesional

         Integritas

         Amanah 

         Tidak menunda-nunda pekerjaan

         Disiplin waktu

         Efektif & Efisien

         Kreatif

Kompetitif di Dunia Internasional (Globalisasi):

         Semangat dalam belajar bahasa Asing

         ENGLISH LANGUAGE

         ARABIC LANGUAGE, ETC

      Kemampuan berbahasa asing akan meningkatkan wawasan terhadap pengetahuan dan issue yang berkembang saat ini.

   Goals: Mampu berkompetensi di tingkat internasional (Bangsa besar: Memperkenalkan Indonesia di kancah Internasional)

Jadi, pada dasarnya setiap manusia itu memiliki jiwa kompetitif, hanya bagaimana cara kita untuk mengasahnya. Jiwa kompetitif harus juga didasari dengan soft skill yaitu akhlaq dan perilaku yang baik. Orang yang hanya memiliki skill saja tetapi tidak memiliki soft skill, akan kalah dengan yang memiliki skill dan juga soft skill. Soft skill yang saya maksud disini adalah tentang akhlaq dan perilaku atau akhlaqul karimah. Kemudian, jika keduanya sudah kita kuasai dan praktikan, selajutnya adalah bagaimana kita bertawakkal dan pasrah atas semua usaha yang kita lakukan. Sikap ini akan tercermin dari Soul Skill kita, yakni hubungan kita dengan Sang Pencipta....












Read More

Thursday, July 08, 2021

DELTA DAN AIR MATA (Pandemi Covid Masih Belum Berakhir)


Beberapa minggu belakangan ini, hampir setiap hari ada berita duka cita..

Innalillahi wa inna ilaihi rooji’uun.

Telah meninggal dunia……………..

Sontak kaget banget ketika itu teman sepegawaian instansi ada yang meninggal dunia. Juga beberapa teman ada yang positif Covid-19. Entah, sepertinya virus ini Qodarullah dengan cepat menyebar. Masih membekas dalam ingatan bapak mertua yang dimakamkan dengan menggunakan protokol Covid-19.

Varian Delta, yang diduga bermutasi dari varian Alpha, ditemukan di India dan mewabah seperti tsunami Covid. Begitu cepat menyebar dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Angka jumlah orang yang terinfeksi virus Covid-19 menembus angka lebih dari 29 ribu orang per hari, dengan jumlah kematian mencapai angka ratusan. Angka itu terus bertambah dari hari ke hari, sehingga pemerintah menerapkan PPKM Darurat Jawa dan Bali untuk menurunkan angka jumlah yang terinfeksi.

Tidak hanya itu saja, antrian jenazah semakin bertambah dari hari ke hari untuk dimakamkan di TPU dengan lahan pemakaman yang semakin berkurang dan menyebabkan krisis lahan pemakaman. Kondisi ini benar-benar tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Mengingat angka orang yang terinfeksi virus Covid-19 sempat mengalami penurunan sebelum bulan Mei 2021. Kemudian grafiknya terus meningkat di bulan Juni hingga awal Juli 2021. Banyak orang yang meninggal akibat kehabisan oksigen. Sehingga oksigen pun menjadi langka di pasaran. Vaksinasi, merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk melawan virus Covid-19 yang masuk ke dalam tubuh dengan membentuk imunitas. Diharapkan dengan vaksinasi angka terinfeksi dan meninggal akibat Covid-19 bisa ditekan. Ironisnya, jumlah orang yang sudah divaksin masih belum signifikan jika dibandingkan dengan jumlah seluruh penduduk Indonesia.

Suasana seperti ini sungguh memprihatinkan, padahal gerak perekonomian sudah terlihat geliatnya menuju ke arah yang positif. PPKM tentunya akan berdampak kepada mata pencaharian masyarakat yang mengandalkan dari pendapatan harian seperti ojek online, dsb. Seperti waktu PSBB tahun lalu, yang sangat terasa efeknya sehingga membuat perekonomian mengalami pertumbuhan negatif.

Sampai kapan pandemi ini terus berlangsung tidak ada yang tahu..Sebuah ketidakpastian… Bahkan kita tidak tahu akan ada berapa varian lagi yang akan bermutasi. Kita tidak tahu apakah dunia bisa seperti dulu lagi. Tapi ada satu hal yang pasti, yaitu TAQWA. Iman dan Taqwa adalah satu hal yang pasti yang kita pegang untuk menggapai ridho Nya. Karena semua yang di dunia ini akan kembali kepada-Nya..

Semangat untuk terus sharing kebaikan yah..😊

Read More

Wednesday, June 30, 2021

Cara Efektif Mengurangi Kecanduan Musik

 Assalamu'alaikum Wr Wb

Pernah ga sih kalian misalnya lagi galau, seneng, sedih, terus healing yourself dengan ngedengerin musik. Dari dulu sampai sekarang musik memang sangat digandrungi oleh berbagai kalangan. Semua genre musik dengan berbagai usia dan situasi ada. Lagu bergenre cerita cinta, lagu seorang kekasih yang merindukan pasangannya, lagu ketika ditinggal pasangan, lagu berharap sesuatu yang ga mungkin, dsb. Semuanya 

A-D-A

Terlebih beberapa aplikasi sosial media menyajikan musik sebagai fasilitas untuk menjaring generasi muda untuk semakin menikmatinya. Lagu-lagu pun tidak terbatas pada produk lokal. Pun yang berasal dari LN juga semakin digandrungi muda-mudi kita. Sebagai contoh K-pop, barat yang mungkin mereka sendiri tidak tahu artinya tetapi dengan musik, tidak dipungkiri banyak yang diam-diam tangannya ikut goyang sambil joget-joget, ya ga sih?

Jujur, berdasarkan pengalaman saya, ketika kita sedang berada pada suasana hati misalnya sedang sedih kemudian mendengarkan lagu-lagu melankolis. Maka kesedihan itu akan semakin menjadi-jadi, dan seperti ada hawa panas di punggung, awalnya memang makin sedih, tapi lama-lama ilang. Tapi nyadar ga sih kalo sedihnya itu membekas? Beda halnya ketika kita dengerin murottal, adeeemmm gitu..

Memang kalau misalnya sudah kecanduan sama musik, hampir tiada hari tanpa musik. Padahal dengan mendengarkannya mungkin merupakan sebuah hal yang sia-sia apalagi jika sampai menunda-nunda sholat. Sebagai contoh, ada seorang perempuan yang galau menyukai lawan jenisnya, dia pun memutar-mutar lagu yang berhubungan dengan perasaannya, sampai ketika diputar lagu tersebut yang dia ingat adalah kekasih hatinya itu. Sampai-sampai hati dan fikirannya selalu berkutat dengan hal itu saja. Purpose dia misalnya sebagai murid atau mahasiswa menjadi terbengkalai. Lagu dan musik tersebut membuatnya semakin mencintai kalau sekarang mungkin bisa dibilang Bucin ya..

Terkait hukumnya, para ulama berbeda pendapat tentang hal ini (mungkin bisa search atau lihat ceramah ustadz yang membahas ini karena sy takut salah dalam menyampaikan). Tetapi yang saya baca, jika musik bisa membuat seseorang semakin lalai, bermaksiat dan semakin lupa akan Rabb-Nya, maka harus ditinggalkan. Wallahu a'lam. Oh ya, saya punya beberapa tips untuk mengurangi kecanduan musik:

1. Perbanyak mendengarkan murottal

2. Perbanyak istighfar dan mengaji Al-Qur'an

3. Kita bisa mengganti mendengarkan radio yang berisikan syiar-syiar Islam. Kalau saya biasanya dengerin Tarbiyah Sunnah yang isinya kajian-kajian interaktif membahas kehidupan dari sudut pandang Islam.

4. Fokus kepada hal-hal yang menjadi prioritas kita. Kita bisa sharing hal-hal yang bermanfaat ke orang lain, di masa pandemi kayak gini mungkin bisa nge-blog, nge-vlog ataupun forward sesuatu yang membuat orang lain ingat kepada Allah. Kalau saya lebih ingin fokus ngurus anak-anak. Apalagi usia mereka sudah masuk usia sekolah, banyak Pe-er saya untuk menyelaraskan milestone mereka sesuai dengan usianya. Sudah menjadi tanggung jawab saya untuk mengajari mereka dan memberikan pendidikan yang terbaik.

Saya pernah berada di posisi termelankolis setelah mendengarkan musik. Dan membuat memikirkan hal-hal yang seharusnya tidak dipikirkan. Alhamdulillah, saya sekarang sudah mulai mengurangi mendengarkan musik.  Buat temen-temen yang masih "candu" akan musik saya doakan bisa segera terlepas dari hal itu ya. Kita bisa kok hidup tanpa ketergantungan musik, semangaaaaat...............



Read More

Tuesday, April 13, 2021

Menulis Sebagai Sarana Pelepas Penat

Assalamu'alaikum Wr Wb.

Mungkin menulis terdengar sebagai suatu hal yang sangat membosankan, padahal sebenarnya hampir setiap hari kita menulis status baik di WA, instagram, tiktok, FB, dsb. Hanya saja kebutuhan dan panjangnya tulisan serta formal atau tidaknya tulisan yang membedakan. Bagi saya sendiri, sebenarnya menulis merupakan suatu kebutuhan untuk sharing pengalaman sih. Karena saya tahu bahwa tiap manusia sebenarnya memiliki peluang untuk menghadapi masalah-masalah yang hampir sama, hanya saja jalan atau cara yang dipilih bisa jadi berbeda.. Seperti halnya cara-cara yang saya tulis di blog ini mungkin bisa jadi ga 100% work ke orang lain. Tapi setidaknya bisa jadi referensi di kala orang tersebut membutuhkan tempat untuk bertanya (uhuk..). Kayak misalnya ada temen yang nanya gimana sih caranya biar cepat hamil padahal sudah lama nunggu, kasih tips dong.. Nah, saya biasanya langsung kasih link blog saya, karena terus terang saya udah lupa saking lamanya, terus sebenarnya ceritanya panjang..

Jadi bisa dibilang kalau menulis itu merupakan hobi saya, hanya saja saya belum pernah nulis di media. Eh pernah ding sekali waktu pas di gorontalo, sekitar 2 tahun yang lalu, tulisan saya masuk di Gorontalo Post tapi cuma sekali. 


Itu dia tulisan pertama saya yang dimuat di media lokal waktu masih di Boalemo. Jujur, dalam menulis itu idenya yang kadang susah didapat, kalau data sih ada ya. Cuma menyambungkan antara data, realita serta urgensitas menulis itu yang sulit. Sebenarnya ini tantangan sih, semoga ke depannya bisa semangat lagi menulisnyah...

Dan kadang merasa bersalah kalau komen-komen suka lupa dibalas karena lagi sibuk. Menulis juga salah satu cara saya untuk melepas penat loh, kalau pas lagi bete, lagi mumet, saya biasanya nulis..ya walaupun bisa dibilang tulisan yang saya tulis kacangan, amatirlah, ga pentinglah (kamu tuh ga penting buat saya, #apasih). Honestly, setelah diapprove google adsense saya makin suka menulis. Next, pengen banget bikin cerpen, siapa tahu bisa kayak Asma Nadia gitu ya, tulisannya dibikin Film judulnya "Cerita Cinta Anak Kosan", haha.

Ya pernah sih ada yang bilang kalau ga semua mimpi yang kamu mimpiin itu terwujud mon..tapi saya suka bermimpi gimana dong? Sang Pemimpi pernah jadi salah satu film favorit saya. Ga ada yang ga mungkin selagi kita mintanya sama Allah, bukan sama yang lain kan..

Jadi buat temen-temen yang hobi nulis, blog adalah salah satu wadah untuk menyalurkan hobi menulis kalian. Apalagi blogspot itu gratisan, ga bayar terus gampang lagi dipraktekin. Dulu saya pernah juga belajar SEO blog, jadi ngeboost tulisan supaya muncul di laman pertama Google. Tapi itu udah dulu banget, terus sekarang saya lupa. Harusnya sih dulu saya tulis juga ya, "Cara meningkatkan SEO blog". Tapi semua ga seindah sekarang yang kalian lihat, blog saya sempat kena banned sama google. Dan sampai saat ini masih di banned sama Facebook, seinget saya dulu soalnya saya dikit-dikit posting di FB jadi mungkin kebaca robot kali ya, ada di tulisan saya yang ini:

Pengalaman Saya Terkena Deindex Google

Alhamdulillah bisa terindex kembali, kalo inget pas jaman itu rasanya menulis seperti udah patah arang rasanya. Oh ya terkadang saya juga menulis pakai bahasa Inggris, ini tujuannya adalah untuk melatih menulis saya dalam bahasa Inggris. Karena masa mau bikin tulisan aja dulu saya langsung breg translate pake Google translate. Padahal bisa jadi hasil translate di google itu ibaratnya kalau bahasa Jawa itu ada yang kasar ada yang halus kan, nah kalau langsung copas itu jatuhnya kayak bahasa ga formal gitu. Dibanding saya nulis di buku atau HP terus gampang ilang, mending saya nulis di blog. Bisa panjang juga, kalau di sosmed kan terbatas berapa kata gitu kan...

So guys, that's my experience in writing, maybe you can do my tips and practice it, happy fasting....



Read More

Sunday, April 11, 2021

Tips Cara Memaafkan Orang Lain

Setiap urusan kehidupan pasti bersinggungan dengan orang lain. Tak luput kita pun sering salah ataupun orang lain yang salah ke kita. Meminta maaf ketika kita salah adalah suatu cara yang sangat kesatria, dan memaafkan adalah cara yang sangat wise. Tapi terkadang orang tersebut tidak tahu jika dia salah jika tidak diberitahu, orang bisa begitu sensitif apabila mereka diperlakukan tidak adil oleh orang lain. 

Termasuk jika ada orang yang tiba2 tidak mau bersinggungan lagi dengan kita, dan memutuskan untuk tidak mau menolong lagi terhadap apapun yang terjadi pada diri kita. Jika sudah begitu sudah bisa dipastikan bahwa orang tersebut sudah tidak menganggap kita lagi. Tidak bisa disalahkan juga apabila ada orang seperti itu, itu hak dia. Sedangkan dari sisi kita sendiri bagaimana? Apa harus memperlakukan yang sama juga? Menjelang bulan suci Ramadhan alangkah baiknya jika kita sudah tidak ada lagi rasa janggal yang timbul. Berikut adalah tips memaafkan orang lain:

1. Redakan dulu emosi. Setiap dari kita pasti akan meletup2, kenapa begini kenapa begitu Nah, meredakan emosi untuk beberapa saat dan beberapa hari tidak ada salahnya..Emosi yang terluap hanya akan membuat jiwa anda menggerutu. Jadi kendalikan emosi dengan mencari kegiatan lain yang lebih positif.

2. Hindari dulu berkontak dengan orang tersebut. Tips ini sepertinya sering dilakukan oleh orang yang memang merasa terzholimi. Jikapun ada masalah lain yang muncul sebaiknya bertanya kepada orang lain selain orang tersebut.

3. Memaafkan. Ini adalah tips yang butuh proses tapi jika berhasil maka selamat andalah pemenangnya! Cara memaafkan yang paling jitu adalah dengan memgingat2 kebaikan orang tersebut. Bisa jadi kita yang salah ke dia dan mereka yang merasa bahwa kita salah. Dalam proses memaafkan sebenarnya ada hal yang tertinggal yaitu tabayyun. Kenapa tabayyun, dalam tabayyun sebenarnya adalah untuk sarana saling bertukar pandangan kenapa bisa terjadi hal tersebut dan bagaimana memecahkan masalah itu. Jika memang tidak ada celah lagi untuk tabayyun. Lebih baik memaafkan dari sisi kitanya. 

4. Memulai kebiasaan baru yang lebih bermanfaat. Daripada kepikiran terhadap orang yang memang tidak ingin lagi bersinggungan dengan kita. Coba kita mulai kebiasaan baru yang lebih positif. Misalnya belajar lagi, membuat kerajinan tangan, dsb.

5. Meminta maaf.

Ketika emosi anda sudah reda. Ga ada salahnya juga jika kita yang lebih dulu meminta maaf, apalagi jika usia kita jauh lebih muda. Ada atau tidak kesalahan kita. Ingat memaafkan dan meminta maaf itu ganjaran pahalanya gede sekali lho..

6. Berserah diri kepada Allah

Jika segala ikhtiar sudah kita lakukan sebaiknya kita berserah diri kepada Allah. Allah lebih mengetahui isi hati kita dibandingkan diri kita sendiri. Termasuk juga hati orang lain tersebut, apa yang dia lakukan pastinya juga akan dapat balasan yang setimpal. Kita tidak perlu bersusah payah untuk memikirkan yang tidak seharusnya kita pikirkan. Be happy dan serahkan saja semuanya pada Sang Pemilik hati. Allah Maha Melihat segala yang sudah kita lakukan. Insya Allah jika kita berserah diri ke depannya semua akan baik baik saja. 

Itu tadi tips dari saya semoga bermanfaat..Keep your smile and make your daily with a cheer! Selamat berpuasa...






Read More

Wednesday, March 24, 2021

Keutamaan Surah Al Mulk #Muroja'ah

Assalamu'alaikum Wr Wb

Alhamdulillah dari bulan februari saya mulai menghafal Surah Al Mulk ayat 1-30...Dan beberapa minggu yang lalu alhamdulillah sudah hafal 30 ayat. Seneng banget, tapi saat ujian tahfizh masih mengulang, mungkin ada yang kurang saat menghafalnya. Insya Allah kelas tahfiz Huffazh Online akan dimulai lagi setelah lebaran (bulan Syawal), alhamdulillah walaupun masih belum lulus saya ga berkecil hati karena mungkin harus banyak-banyak muroja'ah lagi. Insya Allah lebih menempel dan ingat terus, aamiin. Jadi, tidak terburu-buru dalam menghafal dan juga tetap istiqomah dalam muroja'ah. Alhamdulillah Surah Al Mulk sendiri ternyata banyak keutamaannya ya bun..

1. Insya Allah mendapatkan syafa'at dan diampuni dosanya

2. Nabi Muhammad SAW sangat senang jika surah ini berada di hati orang mukmin

3. Menyelamatkan dari siksa kubur

4. Allah akan menetapkan 30 kebaikan, 30 ampunan kejelekan, dan ditinggikan 30 derajat

5. Mampu memberikan syafa'at pada hari kiamat.

Keutamaan surat Al Mulk ini saya kutip dari berbagai sumber..Wallahua'lam bisshowwab..


Read More

Friday, March 19, 2021

Pengalaman Vaksin Covid-19 tahap 1

Assalamu'alaikum Wr Wb

Mau cerita pengalaman divaksin nih..Alhamdulillah kemarin saya sudah divaksin Covid-19 di Global Prestasi School. H-1 sebelum vaksin persiapan saya sih searching2 ya, apa itu vaksin, bagaimana efektivitas vaksin jika ada virus masuk, dan efeknya terhadap tubuh kita itu seperti apa..Selain searching2, saya juga baca2 komen di grup terkait vaksin. Jujur, sbenarnya saya sendiri takut divaksin, soalnya sebulan ini saya sering flu kalau pagi hari, ga tahu kenapa ya, dan bersin2 nya itu baru ilang pas udah menjelang siang. Dan begitu terus..Sebelum vaksin saya memperbanyak istirahat sih intinya, terus sempat minum vitamin C juga, biar imun tubuh semakin meningkat..

Pada saat hari H, ternyata paginya saya masih bersin-bersin, pilek meler gitu, pokoknya habis sholat shubuh teng langsung deh mueler,dan saya memang belum periksa ke dokter. Semakin deg2an sih...Nah, sekitar jam 9 kurang sy baru ke lokasi tempat acara vaksinasi, sebenarnya mulainya jam 8, tapi karena sy masih flu berat jadi ya telat2 dikit. Ada yang sharing di grup kalau pada saat pelaksanaan vaksinasi tetap harus mengenakan prokes seperti masker, menjaga jarak, dll, jangan lupa sebelum vaksin ke toilet dulu, terus bawa minum yang ada pipetnya, karena untuk mencegah membuka masker terlalu lebar..dan jangan lupa membawa KTP (tanda pengenal kita sebelum mendapat vaksin). 

Sesampainya disana kami cuci tangan, cek suhu tubuh, kemudian didisenfektan. Setelah itu memperlihatkan KTP dan ditempelin nomor. Dan kita menunggu sampai ke bagian cek di dalam. Nah pas bagian nunggu itu ngantrinya lumayan panjang ya gaes..jadi duduk, terus maju, terus nunggu. Mungkin ada sejaman lah nunggunya, soalnya datangnya pas jam crowded. Tapi pas nunggu tetep kursinya sudah diatur jaraknya sehingga tidak berdesakan dengan peserta yang lainnya. 

Di area stadion dalam ada 4 bagian yang harus dikunjungi yaitu yang pertama cek KTP, nama, dll. Yang kedua cek tekanan darah, keluhan yang dirasakan sebelum vaksin, nah di bagian ini saya menjelaskan bahwa ada alergi flu di pagi hari. Yang ketiga, ada dokter yang menjelaskan apakah kita layak atau tidak untuk divaksin. Alhamdulillah setelah saya mengemukakan kondisi saya, dokternya bilang ga papa divaksin. Dan yang terakhir bagian vaksinasi, ini deg2an gaes soalnya takut aja sm efek2 hasil guglingnya. Kalo sm jarum suntik sih lumayan ga takut yang penting merem ajah..

Bismillahitawakkaltu pas mau disuntik..

Nanya2 sm mbanya, mba habis vaksin efeknya apa ya? Biasanya pegel, terus ngantuk sm laper bu..panas ga? Engga kok..terus kalo divaksinasi bisa kena Covid ga? Kemungkinan masih bisa kena covid cuma efeknya nanti kecil ga sampai ke rumah sakit dan ga smpai pake ventilator (katanya gitu)..oh gitu..terus ini vaksinnya apa ya? Sinovac bu..dan akhirnya udah selesai vaksin cepet banget..

Habis disuntik, kita nunggu sekitar 30 menit sambil nunggu surat hasil vaksinasinya, setelah itu baru diperbolehin pulang..alhamdulillah..habis itu ada sesi foto2 gratis dan dikasih suvenir, saya ngambilnya kaos buat anak saya..hehe


Beberapa jam setelah vaksinasi..
Yang saya rasain pertama pegel ya tangannya, terus ngantuk gaes, jadi habis ishoma langsung tidur, ga tahunya tidur 3 jam-an, wkwk. Bangun2 laper, selebihnya ga ada sih..panas juga engga cuma agak berkeringet ya kayak habis olahraga gitu..beberapa jam tangan kiri juga masih pegel2 gitu ya, alhamdulillah hari ini pegelnya udah ilang..Terus pas bangun tidur dapat sertifikat udah divaksin juga lo gaes (dikirim lewat sms)..

Jadi itu pengalaman vaksin Covid Sinovac tahap 1 saya ya..kalau temen2 ada cerita lain bisa komen di kolom.komentar..terima kasih..


Read More

Tuesday, January 05, 2021

2021, Semoga lebih baik..

Di antara tahun-tahun yang pernah dilewati. Mungkin tahun 2020 merupakan tahun yang cukup berat untuk dilewati...Jika remind ke belakang, awal tahun 2020 saya masih ingat sekali dimulai dengan ujian banjir persis di malam tahun baru 2020. Banyak warga yang mengungsi akibat banjir yang menggenangi kota..Dan banjir masih berlanjut lagi di awal bulan Februari. Saat itu wabah Covid19 masih terdengar santer di kota Wuhan, China. 

Kemudian sekitar bulan Maret 2020, Covid19 mulai masuk ke Indonesia, seingat saya ada berita yang menyebutkan bahwa ada warga Depok yang masuk rumah sakit karena Covid19. Kemudian mulai bermunculan terus kasus penduduk yang terjangkit virus tersebut. Karena begitu besar bahaya dari virus ini, pemerintah pun menetapkan kebijakan-kebijakan untuk diam di rumah saja dengan pola PSBB. Saya sendiri sempat merasakan bekerja di rumah (WFH) selama kurang lebih 3 bulan. Dan baru aktif masuk kantor sekitar awal Juli 2020...

Mungkin terdengar begitu enak bekerja di rumah, tapi di sisi lain banyak sekali pekerja yang harus dirumahkan tanpa digaji. Dan banyak juga yang langsung menerima PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dari kantornya. Begitu miris, tapi memang beberapa sektor mengalami kelumpuhan dan terdampak besar karena wabah ini...Terutama sektor yang bergerak di kepariwisataan, baik sektor-sektor yang berhubungan secara forward maupun backward. Jasa transportasi dan perhubungan tidak beroperasi selama masa PSBB tersebut...Dan akumulasi dari dampak tersebut membuat pertumbuhan ekonomi kita menjadi terkontraksi (-). 

Peran daring/online sangat membantu koneksi kita. Walaupun tidak seefektif bertatap muka, tapi jejaring online benar-benar bermanfaat untuk mengerjakan pekerjaan -pekerjaan kita. Membuka lapangan usaha baru bagi mereka yang terdampak Covid19, dan menjaga hubungan silaturrahim tetap terjalin...

Kemudian pasca PSBB, akhirnya diperbolehkan untuk bekerja kembali di kantor dengan menerapkan pola kehidupan baru (new normal). Dan mulai tergeraklah sendi-sendi sektor yang semula tersendat. Namun, angka jumlah orang yang terkonfirmasi positif semakin melunjak naik, dan belum mengalami penurunan pun sampai akhir tahun 2020. Sedikit lega, jumlah yang berhasil sembuh dari Covid19 persentasenya terus meningkat..

Bagi saya sendiri, tahun 2020 memang tahun yang surprise. Ada banyak sekali rintangan yang saya hadapi, pun saya bisa melewatinya itu jelas karena pertolongan Allah SWT. Banyak cerita, banyak air mata yang jatuh tak terbendung. Sampai akhirnya saya sadar, selalu ada hikmah dibalik setiap ujian jika kita bersabar..

Mungkin ujian-ujian di tahun 2020, mengingatkan kita sebagai manusia untuk beribadah lebih giat lagi dan tidak terus menerus melakukan kemaksiatan...

2021, tidak ada yang tahu situasi apa yang akan terjadi di bulan-bulan ke depan..Tapi jujur dari lubuk hati yang paling dalam, besar keinginan 2021 jauh lebih baik dibanding 2020. Banyak aspek, banyak hal tapi saya yakin, bangsa ini mampu bangkit kembali dari keterpurukan. Dan semoga tidak ada lagi wabah atau penyakit baru yang membuat mimpi buruk bagi negeri ini. 

Aamiin....

Read More

Wednesday, December 30, 2020

Jangan pernah lupa bersyukur atas nikmat Sehat!



Assalamu'alaikum wr wb

Hai friendz, jujur setelah blog ini berhasil diverifikasi oleh google, sy semakin semangat untuk membuat konten blog..Sebenarnya ada hasrat ingin posting di media sosial juga, cuma entah kenapa akhir-akhir ini saya menghindari dan lebih menjaga perasaan orang lain..

Hari ini saya akan bercerita tentang ujian sakit di akhir tahun 2020. Entah kenapa benar-benar nyesek banget, karena harusnya saya bisa pulang kampung akhir tahun ini tapi karena penerbangan ke Bali harus menggunakan tes PCR, jadi saya mengurungkan niat saya yang sudah sy rancang berbulan-bulan yang lalu. Dilalahnya, bertepatan dengan liburan panjang kami sekeluarga sakit...

Kalau sudah berhubungan dengan anak-anak entah kenapa hati ini langsung down. Jadi minggu lalu anak kedua saya sakit, sakit anak-anak yaitu demam, dan saya ga terlalu worry karena memang anak kedua saya itu masih mau minum obat. Setelahnya, saya yang sakit...dengan gejala yang sama ditambah dengan flu. Jadi sy bersin2 dan sakit kepala. Kemudian suami saya..dan terakhir anak pertama saya...

Saat si kaka sakit, kami bingung karena anak kami memang ga mau minum obat. Entah apa penyebabnya setiap mau dikasih obat dia selalu melepeh dan memuntahkannya. Alhasil badannya demam ga turun2 masih stay di 38,.. Kami panik dong ya, akhirnya kaka kami bawa ke klinik dan harus dipasang infus karena dia sama sekali ga mau makan dan minum obat. Akhirnya kami memutuskan untuk menginapkan kaka di klinik..

Pada hari pertama kaka dirawat, aku mengalami keanehan. I could not smell anything! Ini kayaknya first time aku ga bisa nyium apa2. Sontak kaget, akhirnya aku cerita sm suami, dan...ternyata dia juga sama guys..Jadi waktu itu kami memang masih belum fit dan kami harus gantian jagain kaka..

Alhamdulillah hari kedua, kaka sudah boleh pulang karena memang perawatan di klinik hanya 8 jam saja. Dan kaka kami rawat di rumah, alhamdulillah kaka mau nelen obat dengan menggunakan pipet dan saya kasih bye bye fever. Panasnya pun turun..

Dan gimana dengan penciuman saya? Sampai dengan hari ini saya masih kesulitan mencium bau, alias anosmia. Pertama kali ga bisa nyium bau itu rasanya sungguh aneh dan sy kehilangan selera makan. Terus tangan dingin, dan terus berfikir bagaimana caranya bisa mencium bau lagi..Mana lagi ga bisa mencium bau salah satu tanda covid #serem

Berhubung sy masih jagain anak saya, sy kemudian duduk minum air hangat dan mereset fikiran saya untuk tidak panik dan berkata pada diri sy sendiri untuk tidak memikirkan masalah hidung yang penting sekarang masih bisa bernafas. Harus fokus dlu sama anak2..

Suami saya menyarankan untuk minum rebusan bawang putih, dia yang bikinin..masih on progress untuk memulihkan  kembali indra penciuman kami..doakan ya..

Buat temen2, jangan lupa untuk selalu bersyukur terutama atas nikmat kesehatan. Karena ketika sehat jarang sekali manusia bersyukur, padahal itu nikmat yang luar biasa besar dari Allah Swt. Dan nikmat itu baru terasa ketika sakit, maka beryukur bersyukur dan bersyukur insya Allah akan selalu ditambahkan..


Read More

Tuesday, December 22, 2020

Pengalaman Akun Diverifikasi Google Adsense Tanpa Datang Ke Kantor Pos

 


Hello friends, 

Assalamu'alaikum wr wb

Alhamdulillah setelah puluhan purnama, akhirnya akun Google Adsense saya diapprove oleh tim Google. Senengnya tu kek mau salto, wkwk (lebay).. Ceritanya panjang banget sampai pada titik ya udahlah. Oke friends, saya ceritain dari awal ya bagaimana proses saya bisa keterima Google adsense sampai akun saya diverifikasi sama pihak Google.

Mungkin sekitar setahun yang lalu saya coba mendaftarkan akun blog saya supaya bisa menerima iklan oleh google. Awalnya saya menggunakan akun blog saya pribadi untuk mendaftarkan adsense. Dan saya tunggu setelah berbulan-bulan tidak kunjung akun saya diapprove. 

Hingga akhirnya saya blog walking, ketemu artikel kalau bisa menggunakan akun adsense tapi dari youtube. Nah, berhubung akun youtube saya belum memenuhi syarat monetisasi. Tapi di bagian dashbor youtube ada pelajari tentang monetisasi. Saya klik, kemudian masuk ke adsense. Terus saya pilih bagian add link url dan saya masukkan url blog saya. Nah, google butuh waktu sekitar 2-4 minggu untuk mereview blog saya.

Dan alhamdulillah, saya mendapat email dari google lewat gmail. Yang menyatakan bahwa akun adsense saya di approve ( di approve belum artinya diverifikasi ya..). Disitu aja sy udah hepi banget. Karena itu artinya blog saya bisa memunculkan iklan...yeayy (ga sepi lagi deh). Dan saya kemudian memasang link adsense untuk di copas ke blog saya bagian antara 2 head. Kemudian saya tunggu 1-2 hari dan taraaa iklan pun muncuk di blog saya..

Kalau dari penghasilan adsense jujur nilainya keciiil banget. Tapi berapapun hasilnya, saya ga terlalu berkecil hati, karena yang penting blog saya ada kehidupannya (ga sepi2 amat) wkwk. Kemudian, iklan itu saya pasang berbulan-bulan sampai akhirnya mencapai >10 dollar, yang artinya saya harus melakukan verifikasi akun Google Adsense. Saya mulai kebingungan disini..

Jadi, saya ga menghiraukan peringatan dari google adsense bahwa apabila saya tidak melakukan verifikasi akun maka blog saya tidak bisa lagi memunculkan iklan dari google. Dan benar saja, selang beberapa bulan, iklan-iklan itu menghilang dari blog saya, dan ada peringatan " you're account must be verified, ads cannot displayed, blabla" saya lupa. Dan itu berlangsung selama lebih dari 4 atay 5 bulan gitu. Karena kesibukan saya di kantor, saya pikir itu karena efek dari Covid19. Ternyata engga temen2, nah setelah saya agak sedikit longgar saya pun mencari2 penyebabnya..

Yup ternyata akun saya perlu diverifikasi. Jadi nanti di dashboard google adsense, atau klik learn more maka akan muncul peringatan untuk mengirimkan pin verifikasi. Kita harus memverifikasi alamat kirim terlebih dahulu. Jadi usut punya usut, ternyata pin tersebut akan dikirimkan lewat pos oleh google. Dan saya pun melakukan verifikasi alamat kemudian saya pilih send PIN. Nah, pin ini katanya akan dikirimkan 2-4 minggu. Alhasil saya tunggu lebih dari 2 bulan, ga ada tuh pak pos dateng ke rumah saya. Akhirnya saya klik resend PIN, dan saya tunggu (kayak nungguin surat cinta)..dan hasilnya sama ga ada pak pos dateng..hikz

Saya pun blog walking lagi, dan nemu artikel-artikel terkait verifikasi akun adsense. Ada yang dapet dari pos langsung ke rumah. Ada yang ke kantor posnya langsung terus ke bagian pengiriman barang, dan ada yang ga perlu ke kantor pos loh temen2. Dan saya memilih cara terakhir, yaitu tanpa harus ke kantor pos saya bisa melakukan verifikasi akun. Caranya:

1. Di bagian verifikasi akun pilih help

2. Isi survei dari google, saya lupa screenshot. Jadi pertanyaannya kayak apakah anda sudah melakukan send PIN sebanyak 3 kali. Apakah anda sampai sekarang belum juga menerima PIN, dll. Saya jawab yes.

3. Setelah kuesioner selesai dijawab, google minta foto kartu identitas kita. Jadi nanti fotonya harus bener bener jelas ya temen2. Kalo engga mungkin sulit diverifikasi.

4. Setelah itu send. Ga sampai sepuluh menit (cepet banget), sy terima email dari google bahwa akun saya sudah diverifikasi..Ya Allah seneng bangeeet..


5. Setelah itu saya pasang lagi iklan yang dari google adsense. Awalnya sih ga muncul tapi setelah 1x24 jam iklan mulai bertebaran. 

Oh iya cara ini bisa dilakukan setelah resend PIN sebanyak 3 kali ya friends. Kalo belum sepertinya ga bisa. Jadi temen2 harus ngecek juga di akun adsensenya dan klik resend PIN..

Jujur, penghasilan dari google adsense ini masih kecil banget ya temen2 mungkin saya akan belajar lagi tentang teknik-teknik SEO ke depannya. Tapi dengan diverifikasinya akun saya itu bener2 menambah semangat saya untuk menulis lagi dan siapa tahu bisa jadi vlogger (aamiin). Setelah sekian lama....

Nah, itu tadi pengalaman saya tentang google. Perjalanan yang cukup panjang. Dari yang dulu pernah di deindex google (masih kebayang sakitnya)

https://moniceoktavina.blogspot.com/2016/11/pengalaman-saya-terkena-deindex-google.html?m=1

sampai akun berhasil diverifikasi. Sebenernya kuncinya adalah jangan pernah berputus asa. Karena keberhasilan sesuatu tergantung usaha kita. Dan usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil...

Sekian dulu ya friends..

Wassalamu'alaikum wr wb


Read More

Thursday, October 29, 2020

Berkunjung ke The Great Asia Afrika di Lembang, Bandung

 Assalamu'alaikum temen-temen semua..

Di penghujung Oktober ini liburan panjang ya..nah saya mau berbagi cerita saat berkunjung ke salah satu destinasi wisata di Bandung. Yups Great Asia Afrika...

Jadi, saya berkunjung ke Great Asia Afrika sekitar awal Maret tahun 2020. Saat itu pandemi Covid-19 kalau ga salah belum sampai ke Indonesia, baru di luar negeri. Jadi saat itu masih belum ada PSBB dan segala macemnya itu..Terus selang beberapa minggu jederr langsung deh di rumah aja..

Saya kesana kebetulan lagi ada acara, dan kemudian bersama teman-teman saya, saya pun ke Great Asia Afrika dan Floating Market, oh iya ke Farmhouse susu lembang juga ding, hihi. Nanti akan saya bahas di tulisan selanjutnya ya...

Nah di GAA ini, untuk masuknya kalau ga salah kalian harus membayar sekitar 50 ribu rupiah. Terus tiket ini nantinya bisa ditukar dengan salah satu pilihan snack atau minuman di dalam. Sesampainya di dalam udah disuguhi nuansa Chinese gitu. Jadi kita berasa ala-ala di negeri bambu gitu..

Kalau mau check videonya ada di sini ya guys, jangan lupa klik tombol subscribe dan aktifin loncengnya, hehe:

 

Oke yang pertama kita jalan-jalan ke China dulu..Disini lumayan ramai, jadi sekilas mirip kayak lagi di pasar China gitu guys. ..

Miniatur China

Setelah itu kita berjalan lagi menyusuri negeri gingseng..Yups Korea Selatan. Jadi di spot Korsel ini, kalian bisa menyewa handbook ala-ala princess gitu. Terus ada rumah yang mirip kayak rumah di Korsel jaman dahulu...Jadi, nanti pas kita masuk ke situ, kita bisa melihat dapur-dapur kayak di serial Janggeum itu loh guys...Terus ada juga makanan-makanan replika khas korea gitu..


Rumah Ala Korea







Dari Korea terus lanjut ke negeri 1001 malam, negerinya Aladdin...tapi sayangnya pas kesana masih tutup, jadi cuma foto dari atas aja kita..



Kemudian lanjut ke Negerinya Shahrukh Khan, yups India..kalian bisa berfoto ala-ala india gitu di minaturnya Jaipur...


Jaipur


Setelah itu akan ada taman India yang cantik banget dan instagramable banget. Kalian juga bisa nyewa pakaian adat india di sini guys...
                               
India




Nah, sekarang kita ke negeri Sakura Jepang....cantik banget loh foto-foto disini..berasa di Jepang beneran guys..

Sakura Jepang


Setelah itu ke Mediterania, dan Afrika..samina mina eee...


Mediterania


Afrika

Kalian jangan khawatir di setiap stand ada yang jual makanan dan suvenir juga ya...Nanti setelah berjalan jauh, disini disediakan fasilitas lift gitu, tapi dikenakan biaya tambahan 10 ribu dan kapasitas liftnya 10 orang..Kalo inget dulu, enak banget jalan-jalan ga usah pakai masker dan masih bisa deket2an sama temen-temen. Nah sekarang jangan lupa pakai masker dan social distancing ya guys. Oke sekian dulu informasi dari saya, nanti kalau jalan-jalan lagi akan saya update lagi, okeee....see you next time..

#bandung #greatasiaafrika #wisatabandung #wisataindonesia 

Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Pengunjung Blog

Labels

A EKMET (1) A MACRO (1) A MATEK (1) A MENULIS (1) A MICRO (1) ENGLISH (13) ISLAMI (9) KISAH (24) KUE (2) KULINER (3) LEARNING (23) MONICLENS (8) MY CREATION (12) MY LOVELY FAMILY (17) Menjahit (6) NGAJI (1) NOSTALGIA (14) PUISI (7) RESENSI FILM (6) STORY (39) TAJWID (1) TESTIMONI (2) TIPS dan TRICK (16) TRAVELLING (40) TSAQOFAH (1) Umar (17)

Alih Bahasa

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Monica Oktavina. Powered by Blogger.

Blog Archive

Flag Counter

Flag Counter

About Blogger

Hello guys, I am a mother of two kids, hopefully this blog useful for you, do not forget to follow this blog to get more information ^_^ (Instagram: moniceoktavina12. Youtube: Monica Oktavina) Contact Us: moniceoktavina@gmail.com

PRIVACY POLICY

Copyright © Monice and Family | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com