Read More

Slide 2 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 3 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 4 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 5 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 6 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo

Wednesday, June 30, 2021

Cara Efektif Mengurangi Kecanduan Musik

 Assalamu'alaikum Wr Wb

Pernah ga sih kalian misalnya lagi galau, seneng, sedih, terus healing yourself dengan ngedengerin musik. Dari dulu sampai sekarang musik memang sangat digandrungi oleh berbagai kalangan. Semua genre musik dengan berbagai usia dan situasi ada. Lagu bergenre cerita cinta, lagu seorang kekasih yang merindukan pasangannya, lagu ketika ditinggal pasangan, lagu berharap sesuatu yang ga mungkin, dsb. Semuanya 

A-D-A

Terlebih beberapa aplikasi sosial media menyajikan musik sebagai fasilitas untuk menjaring generasi muda untuk semakin menikmatinya. Lagu-lagu pun tidak terbatas pada produk lokal. Pun yang berasal dari LN juga semakin digandrungi muda-mudi kita. Sebagai contoh K-pop, barat yang mungkin mereka sendiri tidak tahu artinya tetapi dengan musik, tidak dipungkiri banyak yang diam-diam tangannya ikut goyang sambil joget-joget, ya ga sih?

Jujur, berdasarkan pengalaman saya, ketika kita sedang berada pada suasana hati misalnya sedang sedih kemudian mendengarkan lagu-lagu melankolis. Maka kesedihan itu akan semakin menjadi-jadi, dan seperti ada hawa panas di punggung, awalnya memang makin sedih, tapi lama-lama ilang. Tapi nyadar ga sih kalo sedihnya itu membekas? Beda halnya ketika kita dengerin murottal, adeeemmm gitu..

Memang kalau misalnya sudah kecanduan sama musik, hampir tiada hari tanpa musik. Padahal dengan mendengarkannya mungkin merupakan sebuah hal yang sia-sia apalagi jika sampai menunda-nunda sholat. Sebagai contoh, ada seorang perempuan yang galau menyukai lawan jenisnya, dia pun memutar-mutar lagu yang berhubungan dengan perasaannya, sampai ketika diputar lagu tersebut yang dia ingat adalah kekasih hatinya itu. Sampai-sampai hati dan fikirannya selalu berkutat dengan hal itu saja. Purpose dia misalnya sebagai murid atau mahasiswa menjadi terbengkalai. Lagu dan musik tersebut membuatnya semakin mencintai kalau sekarang mungkin bisa dibilang Bucin ya..

Terkait hukumnya, para ulama berbeda pendapat tentang hal ini (mungkin bisa search atau lihat ceramah ustadz yang membahas ini karena sy takut salah dalam menyampaikan). Tetapi yang saya baca, jika musik bisa membuat seseorang semakin lalai, bermaksiat dan semakin lupa akan Rabb-Nya, maka harus ditinggalkan. Wallahu a'lam. Oh ya, saya punya beberapa tips untuk mengurangi kecanduan musik:

1. Perbanyak mendengarkan murottal

2. Perbanyak istighfar dan mengaji Al-Qur'an

3. Kita bisa mengganti mendengarkan radio yang berisikan syiar-syiar Islam. Kalau saya biasanya dengerin Tarbiyah Sunnah yang isinya kajian-kajian interaktif membahas kehidupan dari sudut pandang Islam.

4. Fokus kepada hal-hal yang menjadi prioritas kita. Kita bisa sharing hal-hal yang bermanfaat ke orang lain, di masa pandemi kayak gini mungkin bisa nge-blog, nge-vlog ataupun forward sesuatu yang membuat orang lain ingat kepada Allah. Kalau saya lebih ingin fokus ngurus anak-anak. Apalagi usia mereka sudah masuk usia sekolah, banyak Pe-er saya untuk menyelaraskan milestone mereka sesuai dengan usianya. Sudah menjadi tanggung jawab saya untuk mengajari mereka dan memberikan pendidikan yang terbaik.

Saya pernah berada di posisi termelankolis setelah mendengarkan musik. Dan membuat memikirkan hal-hal yang seharusnya tidak dipikirkan. Alhamdulillah, saya sekarang sudah mulai mengurangi mendengarkan musik.  Buat temen-temen yang masih "candu" akan musik saya doakan bisa segera terlepas dari hal itu ya. Kita bisa kok hidup tanpa ketergantungan musik, semangaaaaat...............



Read More

Friday, August 07, 2015

Kamu "Jomblo" berapa tahun?


Assalamu'alaykum Wr Wb, 
Pernah ga sobat mendengar atau ditanyakan seperti ini "Kamu "Jomblo" berapa tahun??. Kalau pernah berarti selamat karena masih ada orang yang memperhatikan kondisi anda. Hehehe. Memang sih kalimat ini terdengar agak 'rese' dan kepo banget. Tapi jika sobat ketemu sahabat lama pasti juga kepo kan??Yupz...itulah manusia, wajar kok jika pengen tahu keadaan teman atau sohibnya... Sebenarnya pertanyaan itu bisa dijawab simple aja "I'm single i'm happy" selesai deh (padahal jomblo dari lahir tauu). Hehehe. Walopun habis itu langsung deh baper...wkwkk.

Sebenarnya apa sih arti jomblo itu?. Jomblo adalah suatu keadaan dimana seseorang masih sendiri (single) dan belum memiliki pasangan. Jomblo mulai akrab di telinga kita sekitar tahun 90-an. Kalau saya sih pertama kali denger kata jomblo itu waktu denger lagunya Gigi yang judulnya "Jomblo". Habis itu sering banget denger kata-kata Jomblo menghiasi telinga kaum ABG hingga sekarang. Terkadang banyak anak muda yang merasa dirinya hebat, keren, cakep apabila sudah tidak menyandang status jomblo. Misalnya gini "Eh, kamu jomblo berapa tahun" terus dijawab "Belum ada setahun nih udah dapet gandengan". Terus si temen pasti bilang "Cie...cieee, ihiiiiirrrr, wah temenku laku banget nih". "Iya dong siapa dulu............." 
***

Disinilah sobat, kita bisa menilai bahwa pacaran saat ini sudah menjadi budaya yang mengakar di kalangan generasi muda. Mereka menganggap kalau ga pacaran itu ga gaul, cupu, ga laku, dsb. Bahkan ada juga ABG yang menganggap pacaran itu biar bisa dapat ranking terus di sekolah karena ada penyemangatnya gitu. Parahnya lagi, jika ortu yang malah menyuruh anaknya untuk pacaran. Astaghfirullah... Kira-kira seperti itu diperbolehkan ga sih dalam agama kita?

Tidak!. Agama Islam jelas sangat melarang yang namanya Pacaran, karena terdapat unsur-unsur mendekati zina di dalam pacaran itu bahkan saat 'pedekate'. Misalnya, sebelum pacaran, si A (laki-laki) berani bermain mata dengan si B (perempuan) dengan tatapan yang penuh isyarat *disini terdapat zina mata. Karena ada rasa saling ketertarikan, akhirnya berlanjut saling tukar nomor PIN BBM, whatsappan, add FB, dsb. Yang awalnya cuma say hay aja, akhirnya keterusan sampai membicarakan hal-hal yang menodai hati dan baper *disini terdapat zina hati. Belum lagi kalau sampai jadian dan pacaran bertahun-tahun, kira-kira sudah berapa banyak dosa yang terkumpul?? Duuh, serem banget ya ngumpulin dosa, mending ngumpulin amal buat di akhirat kelak...betul ga sob? 

Dalil Al Qur'an tentang larangan berzina:
وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلاً
“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)





الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا مِئَةَ جَلْدَةٍ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ
الزَّانِي لَا يَنكِحُ إلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لَا يَنكِحُهَا إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ

“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin,” (an-Nuur: 2-3).

Dalam surah Al Israa' ayat 32, Allah SWT melarang kita untuk mendekati zina. Mendekati zina itu contohnya pacaran. Walaupun pacarannya jarak jauh (LDR) tetep ga boleh ya sob.....apalagi pacaran NDR yang bisa berkhalwat (berduaan), pegangan tangan, dan dan..............Na'udzubillahimindzalliik! Hukum Islam di dunia untuk pezina itu sangatlah berat, di dalam surah An Nuur ayat 2-3 yakni didera (cambuk) sebanyak 100 kali (kalau ga salah untuk yang belum menikah), disaksikan sekumpulan orang beriman, dan haram dinikahi oleh orang-orang beriman.Hiii ngeriii...

Lagian pacaran itu banyak ruginya loh sob. Contoh, dari segi laki-laki pasti duitnya habis buat ngedate, dan beliin doi ini itu. Padahal duit juga masih minta sama ortu (kasian banget). Istilah kata "Pacaran itu berat diongkos". Itu dari sisi laki-laki, kalau dari sisi perempuan? Lebih parah lagi....perempuan yang lemah dirayu-rayu dikit sudah langsung luluh. And i don't imagine what happen next!

Islam itu indah, ada yang lebih suci dari pacaran sebelum menikah yaitu ta'aruf. Islam menghalalkan ta'aruf. Ta'aruf adalah perkenalan dimana wajib disaksikan oleh keluarga atau murobbi masing-masing. Laki-laki boleh melihat wajah calonnya dengan maksud memantapkan hati sebelum menikahinya. Ta'aruf bisa langsung datang ke rumah calon (dengan membawa keluarga/mahram) atau biasanya diawali dengan saling bertukar biodata, dimana biodata tersebut diserahkan kepada Murabbi masing-masing jika cocok lanjut ta'aruf. Selama proses ta'aruf dan setelahnya kedua calon tidak diperbolehkan berkhalwat (berduaan). Jika sudah mantap dari proses ta'aruf maka akan dilanjutkan dengan pengkhitbahan sang wanita oleh keluarga sang pria kemudian tinggal persiapan menuju ke jenjang pernikahan.....*bunga-bunga cinta bermekaran......

Jadi yang jomblo mana suaranyaaaaaaaaaaaaaa???? Masih mau tetap jomblo atau milih pacaran nih??????? Ga papa dicap jones (jomblo ngenes), ijo lumut (ikatan jomblo lucu dan imut), dsb yang penting disayang Allah SWT. Daripada pacaran disayang syaithon.....ga mau kan??

Yuk ibadah yang banyak sambil menanti jodoh............

Because i'm happy clap along if you feel like happiness is the truth

by:monice

Read More

Monday, July 27, 2015

Finalis AKSI 2015 Asal Pulau Bali-Gede Bali


Assalamu'alaykum Wr Wb,
Umat Muslim di Bali termasuk golongan minoritas karena jumlahnya yang sedikit yaitu 520.244 jiwa atau 13,39 persen pada tahun 2010 (Hasil SP 2010 Badan Pusat Statistik). Walaupun jumlahnya sedikit, umat muslim di Bali mengalami peningkatan dibanding satu dekade sebelumnya yang hanya 10,29 persen. Kaum muslimin di Bali ada yang merupakan penduduk Asli maupun pendatang yang berasal dari pulau Jawa. Beberapa perkampungan muslim di Bali sudah saya bahas di artikel saya yag berjudul Menilik Perkampungan Muslim di Bali. Jadi jangan heran jika beberapa muslim di Bali menggunakan bahasa Bali dalam kesehariannya. 

Jumlah yang sedikit di tengah mayoritas penduduk yang beragama Hindu, tidak menyurutkan kaum muslim di Bali untuk mencetak generasi-generasi pendakwah yang paham ilmu agama. Salah satunya adalah Ustadz Gede Hadi Rosyadi yang menjadi finalis 9 besar di Akademi Sahur Indonesia.

Sambil menunggu waktu Imsak, saya dan suami sangat suka menonton acara AKSI dari mulai AKSI 2 yang dulu juaranya adalah Mumpuni. Di panggung ini para pendakwah muda memberikan tausiyah yang dibatasi waktu beberapa menit. Kemudian akan dikomentari oleh ustadz dan ustadzah yang sudah senior yaitu Mamah Dedeh, Ustadz Al Habsyi, Ustadz Subki, dan Ustadz Widjayanto. AKSI 2015 ini memang sedikit unik karena ada penampilan peserta yang berasal dari pulau dewata bernama Gede Bali, dia selalu menggunakan Udeng (penutup kepala untuk laki-laki di Bali). Mungkin dia merupakan peserta pertama yang terpilih dari Bali. Pertama kali melihat ustadz Gede saya kaget banget karena dia mirip sekali dengan teman saya dari Madrasah Aliyah Negeri Negara, Jembrana angkatan 2007. Kata suami saya "Mungkin mirip doang kali..." Saya bilang "Iya ya, orang temen ade' namanya Hadi bukan Gede"....

Hingga suatu hari saya diberi tahu oleh teman saya yang bernama Lia Gilimanuk bahwa Ustadz Gede itu memang Hadi, nama lengkapnya Ustadz Gede Hadi Rosyadi. "Masya Allah...ternyata dia memang benar teman seangkatan kami". Pantesan aja si Lia status BBM-nya dukung Gede Bali terus sampe bela-belain kirim SMS terus (masang DP), wkwkwk. Sayangnya pas saya nonton AKSI ternyata itu adalah penampilan terakhirnya karena besoknya dia mudik (tereliminasi). 


Satu yang khas dari Gede Bali adalah suaranya. Jadi memang waktu di pondok orang yang sering tilawah dan sholawat di Mikrofon ya si Hadi ini. Bahkan si Lia bilang dia jadi suka shalawatan karena sering denger suaranya Hadi yang terdengar sampai di pondok putri. Makanya dia sekarang mendapat julukan Ustadz Gede (UGE), karena suaranya mirip dengan Alm. Ustadz Jefry Al Bukhari (UJE).



Read More

Saturday, March 21, 2015

Cinta dan Jodoh (Teruntuk Sahabat)

Teruntuk sahabatku yang dilanda cinta...............

Saya bukanlah seorang yang pandai menasehati. Saya hanya bisa mendengarkan dan memahami apa yang kamu rasakan. Saat kamu mengalami kebimbangan harus memilih. Bahkan sampai saat kamu dirundung sedih. Saya coba merangkum kegalauanmu yang saya sebut dengan dua kata yaitu Cinta dan Jodoh. 

Cinta dan jodoh mengapa dua kata ini senantiasa berkaitan? Jika cinta apakah itu jodoh? Jika jodoh apakah itu cinta?

Bingung ya? Hehehe. Saya akan coba menjabarkan......
Cinta adalah sebuah naluri seorang manusia yang begitu indah yang diciptakan oleh Allah SWT. Namun, cinta itu sebenarnya tidak bisa didefinisikan dan bila mencoba untuk dijelaskan semakin ga bisa untuk dijelaskan. Seperti perasaan sangat suka atau sayang yang sangat kepada sesuatu hal yang menyenangkan hati. 

Teruntuk sahabatku yang dilanda cinta................

Apakah saat ini yang membuat kegalauanmu adalah cinta kepada lawan jenis? Seseorang yang begitu mempesonamu dengan segala 'kesempurnaan' di matamu yang membuatmu tergila-gila kepadanya. Hasrat ingin memiliki dan dimiliki seakan muncul begitu saja. Karena tidak ingin dia berpindah ke lain hati. Memandangnya dari kejauhan seakan membuatmu berdebar-debar, berdegup kencang seakan dirinyalah satu-satunya makhluk terindah di dunia ini. Hati rasanya tak sanggup jika harus berpisah atau berjauhan darinya. 

Cinta kepada seseorang akan begitu indahnya jika dia berbalas, gayung bersambut. Cinta yang bersambut seakan dunia milik berdua, sedangkan yang lain cuma ngekos. Mencoba membangun mimpi-mimpi indah bersama dan cita-cita manusia yang fana. 

Namun, pernah terbayang atau merasakan jika cinta bertepuk sebelah tangan dan pergi meninggalkanmu, apa yang kamu rasakan? Apakah rasanya sakiiiiiiiiiiiit sekali?. Teriris-iris, perih dan seperti luka yang tidak akan pernah sembuh? Juga melupakan orang yang tadinya kamu cintai itu tidaklah semudah membalik telapak tangan. Semua kenangan dan harapan seakan-akan hanyalah debu usang yang terbawa angin. Namun, debu-debu itu seakan beriringan dan melekat di tubuhmu, terus menerus menggelayuti pikiranmu. Sempatkah terpikir dalam benakmu untuk tidak bertemu dengannya saja di masa lalu?



Ketika berada di antara dua pilihan, dan kamu tidak bisa menentukan siapa yang menjadi jodohmu. Kamu pun bertanya kepadaku 'apa itu jodoh?' Karena aku juga tidak bisa menjawab jika kamu bertanya 'siapa jodohku?'. Jodoh itu adalah pasangan hidup. Pasangan hidup yang senantiasa menemanimu mengarungi surga kehidupan maupun pahit dan getirnya cobaan. Bahkan Allah sudah menetapkan jodoh untuk manusia pertama yang Dia ciptakan. Nabi Adam As. yang berjodoh dengan Hawa. Kadang kita mungkin berpikir ketika itu Nabi Adam As. menetapkan pilihan karena pilihannya cuma satu yaitu Hawa. Tapi apakah Nabi Adam As. sewaktu menginjakkan kaki di bumi langsung bertemu dengan Hawa?Tidak.....mereka melalui proses dan waktu yang panjang untuk bertemu kembali setelah turun dari surga. Hingga akhirnya mereka bertemu di Jabal Rahmah. Tempat yang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT sebagai tempat Nabi Adam As. dan Hawa bertemu. 

Bahkan manusia pertama saja diuji untuk bertemu dengan jodohnya.........

Lantas sahabatku, memang pilihanmu bukan hanya satu. Kamupun juga melalui proses untuk bertemu dengan jodohmu. Beberapa cinta yang 'pernah' melekat di hatimu itu mungkin bagian dari proses pencarian jodohmu. Pertanyaan pertama tadi 'apakah cinta itu jodoh?' kamu bisa menjawabnya bukan?

Lalu pertanyaan 'jika jodoh apakah itu cinta?'. Jelas itu adalah cinta bilamana cinta itu diperuntukkan kepada pasangan yang telah sah menjadi bagian dari hidupmu. Cinta yang ketika kamu mencintainya hanyalah cinta karena Allah SWT. Dimana dalam setiap cinta yang kamu persembahkan itu kelak ada pahala-pahala yang terus mengalir untukmu dan jodohmu. Dalam setiap relung kehidupanmu kamu wajib menghadirkan cinta suci itu. Cinta yang kamu peruntukkan untuk beribadah kepada Allah SWT. Cinta yang sampai mati dan dihidupkan kembali hanya karena Allah SWT. Hingga kelak cinta itulah yang akan mengembalikanmu ke tempatmu berasal yaitu surga. 

Teruntuk sahabatku yang dirundung sedih.................

Cinta itu fitrah manusia, setiap manusia pasti pernah merasakan cinta. Namun, cinta tertinggi hanyalah untuk Sang Maha Pencipta. Karena tidak ada yang bisa disandingkan melebihi cinta kepada yang telah menciptakan kita. Dari yang tiada menjadi ada, dari yang ada menjadi tiada. Semua atas kehendak-Nya, tidak ada satupun manusia yang bisa merubah takdir itu. 

Allah berfirman, “Dan di antara manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai tandingan-tandingan (bagi Allah), mereka mencintai tandingan-tandingan tersebut seperti cinta mereka kepada Allah.” (Al-Baqarah: 165)

Cinta itu sangatlah suci jika tidak ternodai. Jangan sampai cintamu rusak hanya karena nafsu. Nafsu penuh syahwat yang hanya akan menjerumuskan ke dalam kemaksiatan dan dosa syirik. Jangan pernah juga menyalahkan takdir. Karena bertemu dengan siapapun adalah takdir dan bukan suatu kebetulan belaka. 

Adapun jika kamu jatuh hati sahabatku, pendamlah dahulu cintamu sampai nanti kalian sah menjadi suami istri.

Untuk sahabatku (jika laki-laki) pilihlah wanita karena agamanya. 

Dari Abu Hurairah – rhadiyallahu anhu – dari Nabi Muhammad SAW, beliau berkata: “Seorang perempuan dinikahi karena empat perkarakarena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, (atau) karena agamanyaPilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung, (jika tidak, semoga kau) menjadi miskin”.

Janganlah dirimu ragu untuk menikah. Jika kamu memang sudah siap menikah bilang langsung kepada ayahanda sang wanita. Namun, jika belum siap jangan memberikan harapan palsu kepada wanita. Maukah kalian dicap sebagai 'PHP-ers'? Karena bagi seorang wanita waktu itu sangatlah berharga. Harapan palsu hanyalah akan membuatnya terluka dan sulit untuk memaafkanmu..........
Untuk sahabatku (jika perempuan) jadilah wanita yang sholehah. Baik cintamu bersambut atau tidak, cukup pendam saja cintamu. Jangan sampai dirimu yang berharga terjerumus dalam dosa dan maksiat karena lawan jenis yang belum halal menjadi suamimu. Kesholihahanmu adalah modal terbesar bagimu dan bagi suamimu kelak. 

Rasulullah saw bersabda “Barang siapa yang Allah beri rizki wanita shalihah, maka sungguh Allah telah menolongnya untuk menyempurnakan setengah agamanya, maka takutlah kepada Allah (dalam memenuhi) setengahnya lagi.”


Jangan pernah berputus asa dalam berdoa dan mencari jodoh. Sandarkan jodohmu kepada Allah SWT. Semoga sedikit tulisan ini bisa sedikit membantumu yang tengah pilu......


By: Monice



Read More

Tuesday, February 25, 2014

Muroja'ah Surah 78-83

Assalamu'alaykum Wr Wb

Alhamdulillahirobbil'alamiin segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya yang tidak terhingga. Kali ini aku ingin muroja'ah hafalanku, sebelumnya aku mengucapkan jazakumullah khairan katsiiran buat sahabatku Endri Cahyo sehingga aku bisa meneruskan lagi mengaji di Utsmani (Munggang, Condet Raya, Jakarta Timur) tentu saja via telepon karena sekarang kusudah nun jauh di bagian utara Indonesia.  Sebenarnya Endri mengikuti Utsmani via Skype, tetapi dikarenakan di tempatku sinyal untuk internet susah, jadi aku bertanya kepada pengurus Utsmani apakah bisa via telepon. Sekali lagi jika ada niat pasti ada jalan, yup permintaanku untuk mengaji via telepon diperbolehkan (senangnyaaa). Dan tidak hanya sampai disitu, aku punya permintaan lain yakni apakah bisa walaupun levelku masih Talaqqi 1 (level terakhirku sebelum penempatan) bisa mulai menghafal juz 30 Al Qur'an? Dimana regulernya kegiatan menghafal baru bisa dilaksanakan saat sudah mencapai level Talaqqi II. Alhamdulillah permintaanku tersebut juga dikabulkan, dan sejak 2 bulan yang lalu aku sudah mulai bisa menghafal juz 30 Al Qur'an (tentu saja permintaan ini juga dikonsultasikan dengan Ustadzah yang membimbingku). 

Sampai dengan hari ini, pertemuanku untuk mengaji sudah yang keenam kalinya. Kegiatan mengaji via teleponku hanya 1x1 minggu dan berlangsung selama 2 jam. Pertemuan untuk minggu pertama membahas Buku Talaqqi dan juga Talaqqi (menyetor bacaan dengan tilawah untuk diperbaiki kesalahan baik dalam membaca maupun pelafalannya sesuai dengan tajwid). Pertemuan untuk minggu kedua adalah Talaqqi dan hafalan Al Qur'an dimulai dari surat An Naba' terus An Nazi'at ke bawah. Kenapa dari atas ke bawah? soalnya kalo dari bawah kadang suka mentok hafalannya, hehe (tapi terserah teman sih metodenya mau gimana). Dulu sih sudah pernah hafalan juz 30 waktu liqo' bersama Mbak Wulan. Namun, sayang banget karena ga dimoroja'ah hafalanku ga melekat sehingga banyak yang lupa dan sering tertukar posisinya. :( Maka dari itu, kesempatan untuk menghapal mumpung usiaku belum tua-tua amat aku manfaatkan. hehehe. Dan dengan perjuangan menghapal serta tilawah 1 day 1 juz aku bisa menyetorkan hafalanku kembali. Ustadzahku malah ingin aku menyetor hafalan tiap hari via Whatsapp, tapi aku paling ga nyetor pas hari kamis, hehe. Bukan karena ga ada alasan tetapi lebih dikarenakan 'melekat'kan hafalan itu susaaaaah banget. Misalnya nie aku sudah hafal beberapa ayat (kalo hafal lumayan cepat), dan setelah hafal kata ustadzahku minimal harus diulang 5x (kalo buat aku lebih dari 5x coz susah melekat hehe). Tapi alhamdulillah banget setelah dimuroja'ah dan dipakai dalam sholat, hafalanku ga mudah hilang dan entah kenapa bibir ini seperti spontan gitu bergerak ketika menghapal surat yang sudah melekat. Dan surat-surat yang telah selesai kuhapal adalah An Naba', An Nazi'at, 'Abasa, At Takwir, Al Infithar, dan Al Mutaffifiin.


Aku berharap sekali mudah-mudahan tetap istiqomah dalam menghafal dan tidak pernah putus semangat. Buat teman-teman semua ayoo menghafal Al Qur'an, siapa yang mau dapet gelar Hafidzoh??Kalo aku sih Mau Bangeeeeet :)



Read More

Saturday, June 22, 2013

Berkunjung ke Pesantren Daarul Qur'an (DaQu) Ustadz Yusuf Mansyur, Tangerang

       Daarul Qur'an (DaQu school) merupakan sekolah yang juga pondok pesantren di bawah binaan Ustadz Yusuf Mansyur yang terletak di Jl. Thamrin Ketapang, Kel. Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang Banten - Indonesia. DaQu School juga berfokus untuk mencetak santri yang hafal Al Qur'anul Kariim dimana jenjang pendidikannya mulai dari Play Group, TK, SD, SMP, dan SMA. Salah satu profil DaQu untuk jenjang SMA:
SMANP Daarul Qur’an dengan program pengajaran yang merupakan perpaduan boarding dan sekolah formal atau menggunakan kurikulum diknas dan pesantren, dengan penguatan tahfidz Al-Qur’an ditambah dengan kegiatan amaliah yang berkurikulum Daqu Methode. Berusaha menjawab kebutuhan masyarakat bahwa siswa dapat mengakomodatifkan pendidikan tahfidz dan pendidikan formal. Dengan dibantu tenaga pendidikan yang handal dan profesional di bidangnya masing-masing, yang berasal dari lulusan universitas dalam negeri dan luar negeri yang ternama. Selain potensi akademik baik formal dan non-formal, peserta didik dieksplorasi potensinya dengan program lifeskill, serta diarahkan agar mereka memiliki komitmen yang tinggi terhadap bangsa dan lingkungannya. Dengan muatan dan wawasan bukan saja nasional tapi juga internasional. Diharapkan para lulusan lembaga ini memiliki daya saing yang tinggi untuk meneruskan pendidikan ke tingkat universitas.

Pondok pesantren DaQu School juga memisahkan antara santri laki-laki dan perempuan. Suasana di Ponpes ini sangatlah asri dan tentram. Masing-masing santri selain mendapat fasilitas kamar, makan, juga laundry sehingga santri bisa dengan nyaman untuk belajar serta menghapal Al-Qur'an. Pada saat saya dan teman saya Putri Nurhardiyanti ke sana, kita bercakap-cakap dengan salah seorang dari orang tua santri dimana anaknya sedang akan mengikuti lomba menghapal Al-Qur'an dan anaknya itu sudah hapal 6 Juz padahal usianya masih sangat belia sekitar 10 tahun (*jadi malu udah segede gini 1 juz aja belum hapal). Disiplin juga sangat diterapkan di ponpes ini. Betapa bangganya orang tua jika memiliki anak yang sholeh plus hafal Al-Qur'an yang disayangi Allah SWT...:)

Untuk keterangan lebih lanjut bisa mengunjungi website DaQu School 

Saung yang so sweet
Kala santri dikunjungi keluarganya karena Jum'at merupakan hari libur
Santri putra yang melepas rindu dengan ibunya 
Santri yang bergegas untuk Jum'atan
Ketika sudah azan maka santri yang terlambat dihukum jalan jongkok menuju masjid
Kakak kelas yang mengawasi terlambatnya adik kelasnya
Para santri memakai baju gamis di kesehariannya kecuali waktu sekolah
Jumping...:D
Jangan telat lagi yah..:)
Ruang Serba Guna DaQu

Masjid DaQu
Kopontren DaQu School
Read More

Friday, April 19, 2013

Istikharahlah...Menanti tapi tidak untuk menunggu

        



     "GALAU"...Hmm mungkin sebuah kata yang sering hinggap pada anak muda jaman sekarang. Eiiiiitsss bukan berarti saya ga pernah galau yah sobat. Tanya saja pada teman-teman dekat saya mereka yang selalu setia mendengar keluh kesah saya. Hehehee...
   Galau yang hinggap di kalangan anak muda yang menuju dewasa, atau yang sudah cukup dewasa salah satunya adalah kapan belahan jiwanya akan datang ataupun bingung di antara 2 pilihan (*uhuk). Kenapa saya mengistilahkan Menanti tapi tidak untuk menunggu?? Hmm..mungkin kedua kata ini sama saja maknanya. Tapi menurut saya beda (*halah). Kalau menurut saya, ketika sobat menanti berarti hanya tinggal menghitung tanggal atau bulan (jangka waktu dekat) untuk menuju hari bahagia yang sobat impikan. Menanti dengan berikhtiar dan terus berdo'a untuk menggapainya. 
      Namun, jika sobat menunggu itu terdengar seperti jangka waktu yang lamaaa. Misalnya menunda menikah karena menunggu punya rumah dulu, menunggu mapan dulu, menunggu punya mobil dulu, menunggu, menunggu, dan menunggu. Itu memang tidak salah sobat. Setiap orang punya pendirian dan pandangan masing-masing. Tapi tidakkah ketika kita menunggu siapa tahu kita telah melewatkan orang yang mungkin kita anggap 'sempurna' untuk mendampingi jalan hidup kita ke depannya? Namun jangan sampai terlontar kata "seandainya" karena itu membuka pintu perbuatan syaitan.
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلا تَعْجِزَنَّ , وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلا تَقُلْ : لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَذَا لَكَانَ كَذَا وَ كَذَا , وَلَكِنْ قُلْ : قَدَرُ اللهِ وَ مَا شَاءَ فَعَلَ , فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ
Bersungguh-sungguhlah dalam hal-hal yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah (dalam segala urusan), serta janganlah sekali-kali kamu bersikap lemah. Jika kamu tertimpa sesuatu (kegagalan), maka janganlah kamu mengatakan, ‘seandainya aku berbuat demikian, pastilah tidak akan begini atau begitu’. Tetapi katakanlah, ‘ini telah ditakdirkan oleh Allah dan Allah berbuat sesuai dengan apa yang dikehendaki’. Karena sesungguhnya perkataan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan setan”. (HR. Muslim no. 2664)
        Maksud dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya perkataan seandainya membuka (pintu) perbuatan setan adalah karena di dalam kata-kata seandainya menunjukkan adanya kesedihan yang mendalam dan mencela terhadap takdir Allah ta’ala ketika seseorang tidak mendapatkan sesuatu yang diinginkannya. Sedangkan sikap yang demikian ini meniadakan sikap sabar dan ridha terhadap takdir Allh ta’ala. Padahal, sebagaimana yang sudah diketahui bahwa sabar hukumnya wajib. Dan begitu juga dengan iman kepada takdir Allah, hal ini juga merupakan kewajiban bagi setiap orang.
        Terkadang permasalahan yang dihadapi seorang laki-laki adalah kurang percaya diri atau menunggu untuk lebih mapan dahulu baru kemudian menikah. Istilahnya belum berani untuk melangkah ke depan mengkhitbah (meminang). Padahal Allah SWT telah berjanji untuk mencukupi hamba-Nya yang telah menikah.
وَأَنكِحُوا اْلأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-NyaDan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur: 32).
             Namun jika memang ingin lebih mapan dulu, perbaikilah akhlak dan belajarlah mendalam tentang Islam karena kelak saudara akan menjadi imam bagi jiwa yang perlu bimbingan. Sehingga saudara bisa menjadi tempat bersandar serta tumpuan istrimu kelak. Dan tentunya jangan sampai menyakiti atau "menggantung" apalagi memberikan harapan palsu kepada wanita, karena wanita lebih perasa dan lebih terhanyut dalam keadaan melankolisnya dan mungkin hatinya boleh jadi akan hancur berkeping-keping. 
       Sedangkan kendala seorang wanita biasanya adalah menanti datangnya seorang laki-laki yang memenuhi kriterianya seperti (sholih, tampan, kaya, baik hati, murah senyum, dewasa, dll), bagaikan seorang pangeran berkuda putih yang kemudian menjemputnya untuk dibawa ke istana yang megah. Sedikit tips untuk para wanita bahwa tidak ada laki-laki yang sempurna di dunia ini kecuali utusan Allah, laki-laki yang kalian impikan mungkin peluangnya 1 dari sekian ribu laki-laki. Jadi janganlah terlalu tinggi membuat target, insya Allah cukup lelaki yang sholeh, agamanya bagus, dan bisa membiayai hidup kalian. 

       Istikharahlah...Allah pasti menjawab semua kegalauan sobat dan segera menemukan sobat dengan jodoh sobat karena jodoh tidak pernah tertukar....O ya sobat jangan lupa bersedekah juga ya..^_^

 

Cara shalat istikharah :

  1. Membaca Niat
أُصَلِّي سُنَّةَ اْلإِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْن لِلَّهِ تَعَال
“Aku Niat Shalat Sunnah Istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
  1. Rakaat pertama setelah membaca surat al-Fatihah membaca surah al-Kafirun. Dan rakaat kedua setelah al-Fatihah membaca surat al-Ikhlas. Lalu salam dan membaca doa shalat istikharah.
  2. Doa shalat istikharah :
Setelah selesai solat, berdoa seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW:
Artinya:-
“Ya Allah, aku memohon petunjuk memilih yang baik dalam pengetahuanMu, aku mohon ditakdirkan yang baik dengan kudratMu, aku mengharapkan kurniaMu yang besar. Engkau Maha Kuasa dan aku adalah hambaMu yang dhaif. Engkau Maha Tahu dan aku adalah hambaMu yang jahil. Engkau Maha Mengetahui semua yang ghaib dan yang tersembunyi.
Ya Allah, jika hal ini (***) dalam pengetahuanMu adalah baik bagiku, baik pada agamaku, baik pada kehidupanku sekarang dan masa datang, takdirkanlah dan mudahkanlah bagiku kemudian berilah aku berkah daripadanya.
Tetapi jika dalam ilmuMu hal ini (***) akan membawa bencana bagiku dan bagi agamaku, membawa akibat dalam kehidupanku baik yang sekarang ataupun pada masa akan datang, jauhkanlah ia daripadaku dan jauhkanlah aku daripadanya. Semoga Engkau takdirkan aku pada yang baik, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas setiap sesuatu.”

Wallahu A'lam
Read More

Tuesday, March 05, 2013

Tempat Keluarnya Huruf (MAKHORIJUL HURF)

         Dalam membaca Al-Qur'anul Karim kita harus mengenal makhorijul hurf (tempat keluarnya huruf) agar tidak salah lafal sehingga menyebabkan perbedaan arti/makna. Yuk mari belajar Makhorijul Hurf ^_^

TEMPAT KELUAR HURUF
A. Rongga mulut dan Rongga Tenggorokan terbuka


B. Tenggorokan
1. Pangkal tenggorokan:ء ه  
2. Tengah Tenggorokan: ح ع
3. Ujung Tenggorokan:خ غ  

C. Lidah
1. Pangkal lidah (paling belakang): ق
2. Pangkal lidah (sedikit ke depan): ك
3. Tengah lidah dengan langit-langit: ي ش ج
4. Sisi lidah bertemu geraham atas:
ض    

5. Ujung sisi lidah setelah dhad:
ل    
6. Ujung lidah setelah lam:
ن    
7. Ujung lidah setelah nun:
ر    
8. Ujung lidah bertemu gusi atas:
ت د ط   
9. Ujung lidah di antara gigi atas  & gigi bawah: (lebih dekat ke bawah) 
س ز ص   
10. Ujung lidah bertemu ujung gigi depan yang atas


ث ذ ظ   


D. Bibir
1. Bibir bawah bagian dalam bertemu ujung gigi atas
ف    
2. Dua bibir:
a. Tertutup:
م ب   
b. Membentuk bulatan:
و   

E. Rongga Hidung (Tips: untuk mengetahui apakah gunnah sudah mencapai rongga hidung kita bisa memencet hidung jika tidak ada suara yang keluar berarti gunnah kita sudah benar, panjangnya 3 ketukan).
الغنة    
Read More

Monday, March 04, 2013

Lebaran yuuuk (Kisah ikhwan dan akhwat)

Tempat tisu dari flanel ini q buat saat menjelang idul fitri tahun lalu di rumahku (Denpasar, Bali). Iseng-iseng bersama 2 adikku yang cakep2. :D
    Alkisah ada seorang ikhwan datang untuk berta'aruf dengan seorang akhwat dimana maksud dan tujuan ikhwan itu adalah untuk membangun rumah tangga mengarungi bahtera kehidupan, menyelami asam, pahit, getir dan manisnya kehidupan.
      Ketika pengajuan ta'aruf itu sampai, hati sang akhwat pun bergetar, dia tidak menyangka bahwa akan secepat ini datang seorang laki-laki yang sholeh yang siap menjadi imamnya. Akhwat pun bimbang..dalam hatinya berkata "Apa yang q cari dari lelaki ini?Dia hanyalah seorang pemuda biasa dengan kondisi perekonomian yang biasa2". Dan pada saat itu sang akhwat memang memiliki standar yang sangat tinggi dalam penyeleksian calon pendamping hidupnya.
      Tak ada yang terlalu menarik dari sang ikhwan. Dia hanyalah seorang lelaki biasa dengan kebiasaannya yang biasa2 saja. Akhirnya tibalah hari dimana sang akhwat bertemu dengan sang ikhwan lewat MR mereka masing-masing.  Disitu sang akhwat mengajukan beberapa pertanyaan kepada sang ikhwan:
  1. Apa yang kau cari dari hidup ini?
  2. Kamu hidup untuk apa?
  3. Apa yang bisa kau berikan padaku kelak nanti jika kamu menikahi aku?
     Sang ikhwan tampak pucat, mungkin bisa saja dia mengarang hal-hal yang indah agar bisa menaklukan hati sang akhwat, tapi lebih dari itu dia benar-benar berazzam untuk bisa menikahi akhwat yang sudah menambat hatinya jauh sebelum dia ta'aruf. Sang ikhwan pun menjawab pertanyaan sang akhwat.
     Yang aq cari dari hidup ini hanyalah keridhoan Allah SWT saja, aq hidup hanya agar aq bisa bermanfaat bagi orang lain. Dan untuk pertanyaan terakhir aq tidak bisa menjanjikan bahwa kamu akan bahagia denganku tapi aq akan memberikan yang terbaik dariku untukmu.
      Sang akhwat pun tersenyum simpul. Ta'aruf pun selesai.
     Sang ikhwan menunggu jawaban sang akhwat, dilihatnya HPnya namun tidak ada tanda2 munculnya pemberitahuan apakah ia diterima atau tidak oleh sang akhwat. Sang ikhwan hanya bisa pasrah dalam hatinya berkata "Ya Allah jika memang dia jodohku bukakanlah pintu hatinya supaya dia bisa memantapkan hatinya untuk mendampingiku".
      Bulan Ramadhan pun datang, sang ikhwan semakin gencar2nya beribadah kepada Allah, dia tidak pernah absen untuk sholat di masjid karena itu sudah menjadi kebiasaannya. Bahkan dia mengkhatamkan Al Qur'an dalam 1 minggu.
      Di sisi lain, sang akhwat sangat bimbang dia tidak tahu apakah dia mw terima atau tidak lamaran sang ikhwan ini. Tapi jawaban2 sang ikhwan atas pertanyaan2nya tempo lalu selalu terngiang-ngiang di kepalanya. Akhirnya dia beristikhoroh dalam sebuah solat malam yang panjang diiringi alunan syahdu suaranya yang mengagungkan ayat-ayat suci Al-Quran.
       " De' hati2 nanti kamu terpeleset sayang...", "iya mas bentar ni lagi benerin  sepatu nih, tungguin, mas jalannya jangan cepet2 ntar kaki ade' lecet", "iya iya mas tungguin".....sayup-sayup suara itu manjadi alunan romantisme yang begitu indah. Ya sang akhwat telah menerima lamaran sang ikhwan. Lelaki biasa yang benar2 menjadi seorang imam bagi sang akhwat, seorang ikhwan yang selalu membuatnya tersenyum dan tertawa, seorang ikhwan yang selalu berada di sisinya dalam senang maupun susah, dan seorang ikhwan yang amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang suami..............^_^
       
By: Monica
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Pengunjung Blog

Labels

A EKMET (1) A MACRO (1) A MATEK (1) A MENULIS (1) A MICRO (1) ENGLISH (13) ISLAMI (9) KISAH (24) KUE (2) KULINER (3) LEARNING (23) MONICLENS (8) MY CREATION (12) MY LOVELY FAMILY (17) Menjahit (6) NGAJI (1) NOSTALGIA (14) PUISI (7) RESENSI FILM (6) STORY (39) TAJWID (1) TESTIMONI (2) TIPS dan TRICK (16) TRAVELLING (40) TSAQOFAH (1) Umar (17)

Alih Bahasa

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Monica Oktavina. Powered by Blogger.

Blog Archive

Flag Counter

Flag Counter

About Blogger

Hello guys, I am a mother of two kids, hopefully this blog useful for you, do not forget to follow this blog to get more information ^_^ (Instagram: moniceoktavina12. Youtube: Monica Oktavina) Contact Us: moniceoktavina@gmail.com

PRIVACY POLICY

Copyright © Monice and Family | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com