Saturday, April 18, 2015

Crafty Day Monicanicu with Butterfly Jh 5832A

Bismillah.....

Bermula dari kesukaan saya membuat sesuatu semenjak kuliah semester 8 di tahun 2011, saya pun ingin mengenang kembali hobby saya membuat aneka ragam kerajinan tangan. Mulai dari bros, tempat tisu, gantungan kunci, tempat foto dan lain sebagainya pernah saya buat. Jika sobat penasaran, sobat bisa lihat disini kreasi-kreasi saya ^_^. Dahulu nama label saya adalah monice_handmade, yang artinya semua hasil karya saya dikerjakan dengan tangan. Saya sempat menggonta-ganti nama label saya mulai dari monice_handmade, moni_que_moniceoktavinaboutique, monichamuslimshop, sesuai dengan apa usaha dan jualan saya. Hingga akhirnya saya menginginkan sebuah nama label (Insya Allah) yang unik dan memiliki makna mendalam. 

Dan akhirnya saya pun mentok dengan "Monicanicu" (disambung yah...). Mungkin ada sebagian yang penasaran apa sih artinya monicanicu. Monica sendiri adalah nama lahir saya yang diberikan oleh kedua orang tua saya yang merupakan gabungan nama kedua orang tua saya. Tetapi saya searching nama monica itu memiliki arti "penasihat". Sedangkan "nicu" berasal dari bahasa Rumania yang artinya "kemenangan manusia". Dimana kemenangan manusia yang tertinggi adalah menang melawan hawa nafsu. Semoga itu bisa menjadi motivasi buat saya untuk bisa senantiasa mengingat Allah SWT dan tidak kalah atas hawa nafsu dan godaan syaitan,...aamiin. :)


***
Alhamdulillah di awal april ini liburnya cukup panjang. Senang banget, apalagi setelah busy day perjalanan ke kota pulang pergi dari Tilamuta. Hmm...liburan kali ini saya manfaatkan untuk belajar jahit dengan my new sewing machine Butterfly Jh 5832a. Ada sedikit cerita tentang mesin jahitku ini. Mesin jahit ini dibanderol seharga 1,9 juta oleh suatu pemilik toko online. Harganya memang bisa dibilang lumayan mahal, tetapi menurut saya dengan spec yang lengkap alias komplit harga tersebut cheaper than mesin jahit sekelasnya. 

Untuk memutuskan membeli sebuah mesin jahit, saya bisa berhari-hari searching buat membandingkan spec mesin jahit yang satu dengan mesin jahit yang lain (udah kayak milih gadget aja hehehe). Anyway setelah saya mantap dengan mesin jahit ini, dengan Bismillah saya pun mentransfer 1,9 juta ditambah ongkir 100 ribu. Ongkirnya memang dicarikan yang paling murah sama pemilik tokonya karena mesin jahit ini memiliki berat 8 kg.

Namun, ongkir yang murah membuat saya tidak dapat dengan segera menerima mesin jahit yang saya pesan. Saya harus menunggu hingga 1 bulan lamanya untuk dapat bertemu dengan si butterfly. Penantian yang cukup lama tersebut berbuah manis juga, i really love this sewing machine!. Mesin jahit portable ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya:

- Memiliki pemutar bobbin otomatis
- Memiliki 32 jenis jahitan
- Bisa semi obras dan semi neci
- Ada pemasuk benang otomatis
- Ada pemutus benang otomatis
- Satu langkah lubang kancing
- Ada tombol maju mundur
- Free arm
- Suara mesin halus
- Bisa double needle, dsb



Saya benar-benar ingin belajar jahit....tanpa kursus dan hanya dengan mengandalkan video youtube juga buku menjahit saya sangat berharap suatu saat nanti bisa menjahit baju sendiri dan menjadi seorang designer (aamiin). Namun, saya tahu impian tersebut tidaklah mudah. Saya benar-benar belajar dari awal mulai dari bagaimana mengoperasikan mesin jahit ini, bagaimana membuat pola, dan juga bagaimana menjahit nya menjadi sebuah design yang kita inginkan. (Tentang bagaimana cara mengoperasikan mesin jahit ini saya akan bahas di postingan selanjutnya). 

Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT karena limpahan rahmat-Nya begitu besar sehingga saya bisa mewujudkan impian saya untuk membeli sebuah mesin jahit beserta perlengkapan-perlengkapannya. Pepatah mengatakan 'alah bisa karena biasa', jika ingin bisa maka harus membiasakan diri dan terus berlatih dan belajar. Mulai dari membuat suatu yang sangat sederhana dulu yaitu saya memilih untuk membuat pouch kosmetik tanpa kain keras. Kendala-kendala yang masih saya hadapi adalah belum terbiasa menjahit dengan lurus banget, sehingga hasil pouchnya agak mencang-mencong. Tapi saya senang sekali melihat pouch pertama saya jadi......


Selain membuat pouch, liburan kemarin saya juga membuat bros dari flanel dan juga luggage tag dari kotak susu bekas (seperti di blognya sawo kecik)...lumayan memanfaatkan waktu senggang dan tersenyum ketika sudah selesai ngerjainnya :)

Luggage Tag
Semoga libur-libur selanjutnya saya bisa berkreasi membuat 'sesuatu' lainnya ya sobat....See you...^_^

Artikel Terkait

2 comments:

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Pengunjung Blog

Labels

A EKMET (1) A MACRO (1) A MATEK (1) A MENULIS (1) A MICRO (1) ENGLISH (13) ISLAMI (9) KISAH (24) KUE (2) KULINER (3) LEARNING (23) Menjahit (6) MONICLENS (8) MY CREATION (12) MY LOVELY FAMILY (17) NGAJI (1) NOSTALGIA (14) PUISI (7) RESENSI FILM (6) STORY (38) TAJWID (1) TESTIMONI (2) TIPS dan TRICK (16) TRAVELLING (40) TSAQOFAH (1) Umar (9)

Alih Bahasa

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Monica Oktavina. Powered by Blogger.

Blog Archive

Flag Counter

Flag Counter

About Blogger

Hello guys, I am a mother of two kids, hopefully this blog useful for you, do not forget to follow this blog to get more information ^_^ (Instagram: moniceoktavina12. Youtube: Monica Oktavina) Contact Us: moniceoktavina@gmail.com

PRIVACY POLICY

Copyright © Monice and Family | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com