Monday, January 05, 2015

Goldy ...I Really Need You


     Namanya Goldy. Aku mendapatkannya setahun yang lalu, tepatnya tanggal 20 Desember 2014 (hehehe). Hmm....goldy melepaskan rasa kangenku pada si javin, laptop Dell berwarna hitam yang menemaniku hanya 2 tahun semasa kuliah dulu sebelum si javin hilang dibawa maling. Yups, Goldy adalah sebuah laptop... dia kunamai dengan nama itu karena warnanya yang keemas-emasan. Aku membeli goldy bukan sekedar ingin, lebih dari itu karena aku butuh laptop. Sudah lama sekali aku hanya mengandalkan sebuah PC kantor untuk mengerjakan semua pekerjaan kantor. Hingga suatu saat aku merasa beban di pundakku sudah sedemikian beratnya sehingga aku membutuhkan sebuah laptop untuk mengerjakan pekerjaan kantor yang terkadang sering terbengkalai dikarenakan mati listrik yang tidak dapat diprediksi kapan dan sampai kapan akan menyala lagi, ditambah lagi si UPS rusak sehingga begitu listrik padam maka komputer akan langsung 'jleb' mati padahal file-fileku belum aku save #hikz.

      Sebenarnya selain PC kantor, di rumah aku masih memiliki sebuah netbook yang aku simpulkan sudah rusak berat karena sudah 6 kali dibawa ke tukang service di kota tetapi masih saja tidak bisa dihidupkan dan hanya bertahan hidup semingguan setelah diservice. Semenjak itu aku pun bergantung pada netbook merah punya suamiku. Hanya saja nasib si netbook mirip dengan PC kantor yang begitu listrik padam si netbook juga ikutan padam. Baiknya, kantor menolongku dengan memberikan fasilitas laptop jika aku akan rekonsiliasi PDRB di kota. Laptop itu begitu menolongku mengerjakan misi sebagai 'pengemban amanah' yang menyajikan angka pertumbuhan ekonomi di daerahku. Namun, laptop itu adalah sebuah barang milik negara yang tidak bisa aku pakai sesuka hatiku, begitu selesai rekon aku harus segera mengembalikannya ke tempat asalnya sehingga jika ada yang ingin pakai maka laptop itu sudah siap untuk dipakai. 

        Alasan-alasan itulah yang mendorongku untuk memiliki sebuah laptop. Dengan hasil jerih payahku bekerja, maka aku merasa uang yang aku kumpulkan sudah cukup untuk membeli laptop yang berkecepatan sedang dan 'tidak lemot' sehingga aku bisa membuka file excel yang berat tanpa harus menunggu loading yang lama. Dengan berbekal uang yang pas-pasan banget aku dan suamiku mengunjungi sebuah toko komputer rekomendasi temanku yang baik hati. Toko komputer yang recomended itu ternyata memang menawarkan harga yang lebih murah, bahkan lebih murah daripada hasil searching di internet! Padahal toko ini bukanlah toko elektronik di area Jakarta seperti Mangga Dua Square ataupun Harco. Toko ini hanyalah sebuah toko yang terletak di tengah kota Gorontalo yang berada samping-sampingan dengan toko elektronik lainnya.

      Ada beberapa merek laptop yang cukup bagus dengan spek yang tinggi. Dan semakin tinggi spek maka harga yang ditawarkan jugalah lebih mahal. Aku yang membawa uang pas-pasan awalnya kekeuh pengen membeli laptop yang mereknya sama dengan merek handphone suamiku yaitu As*s yang notabene dinobatkan sebagai laptop terawet. Sayangnya merek itu kata penjualnya lebih cenderung compatible jika diinstal windows eight (mungkin karena terupdate). Secara pengalamanku dengan windows eight kan kurang nyaman gitu. Bisa sih diinstall windows seven, cuma katanya ga pas, wifinya bisa ga jalan atau apanyalah gitu kata mbak-mbaknya yang ga bisa terinstall sempurna. Tapi setelah berkeliling-keliling lagi dan melihat display laptop tetiba aku menciut dengan sebuah laptop berwarna keemasan itu. Hehehe aku tertarik pada pandangan pertama, ceilee. Seakan-akan dia yang paling bersinar dan berkata "ambil aku, ambil aku" (hihihi). Toshiba Satellite L40-AS10, aku suka tampilannya walaupun spec yang ditawarkan tidak terlalu tinggi tapi juga tidak rendah-rendah banget. Dan yang pasti sesuai sama budgetku....hehehe. Tanpa pikir panjang lagi, aku langsung mentok ke laptop ini dan ingin segera memboyongnya buat rekonsiliasi tanggal 22 desember nanti. Apalagi laptop ini sangat recommended jika diinstall windows seven. Aku langsung browsing-browsing di internet ternyata saudaranya si Goldy ini mahal juga bahkan selisihnya hampir 900 ribu! wooow....Kayak beruntung gitu, hehehe dapat Goldy dengan harga terjangkau, kata suamiku sih si Goldy ini masih pakai harga lama sebelum dollar naik.  :D


Jengjeeeeeeng.....

Ini dia penampakan si Goldy


        Alhamdulillah selama pemakaian Goldy ga ada masalah apa-apa, cuma waktu nginstall bluetooth di tokonya itu lamaaaaaaa bingits. Mungkin sekitar 1,5 jam si Goldy baru bisa bluetoothnya. Walaupun ada kabel data kalo ada bluetooth kan mendingan pake bluetooth ya, hehehe. By the way, mudah-mudahan si Goldy bisa memberikanku dorongan buat selalu berkarya terutama ngeblog yang sepertinya blogku sudah mulai jarang tersentuh lagi semenjak aku sibuk dengan kegiatan kantor yang ga ada habisnya. 

 Goldy...I really need you......

Artikel Terkait

0 komentar:

Post a Comment

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Pengunjung Blog

Labels

A EKMET (1) A MACRO (1) A MATEK (1) A MENULIS (1) A MICRO (1) ENGLISH (13) ISLAMI (9) KISAH (24) KUE (2) KULINER (3) LEARNING (23) Menjahit (6) MONICLENS (8) MY CREATION (12) MY LOVELY FAMILY (17) NGAJI (1) NOSTALGIA (14) PUISI (7) RESENSI FILM (6) STORY (38) TAJWID (1) TESTIMONI (2) TIPS dan TRICK (16) TRAVELLING (40) TSAQOFAH (1) Umar (9)

Alih Bahasa

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Monica Oktavina. Powered by Blogger.

Blog Archive

Flag Counter

Flag Counter

About Blogger

Hello guys, I am a mother of two kids, hopefully this blog useful for you, do not forget to follow this blog to get more information ^_^ (Instagram: moniceoktavina12. Youtube: Monica Oktavina) Contact Us: moniceoktavina@gmail.com

PRIVACY POLICY

Copyright © Monice and Family | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com