Read More

Slide 2 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 3 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 4 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 5 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo
Read More

Slide 6 Pulo Cinta

Wisata Pulo Cinta Boalemo

Friday, September 11, 2026

How do i miss my mom and Hometown

Entah kenapa beberapa tahun belakangan ini sebenarnya aku sangat merindukan kampung halamanku. Apalagi semenjak datuk ku meninggal, aku ingin sekali menjadi anak yang berbakti di saat orang tuaku sudah semakin renta. Sebenarnya ada pertanyaan dalam benakku kenapa aku harus berjauhan dengan keluargaku di saat banyak orang dapat seminggu sekali bahkan setiap hari bertemu dengan orang tuanya? Sedangkan aku hanya sekali dalam setahun. Itupun seringnya selalu setelah lebaran. 

Jujur, ada rasa besar ingin balik kampung dan menikmati indahnya alam kampung halamanku. Mungkin di saat pusing atau stress aku bisa meluangkan waktu untuk menikmati keindahan alam menghilangkan rasa penat. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Aku hanya bisa berpasrah. Jika memang suatu hari nanti ada jalannya aku pasti bisa kembali ke kampung halamanku dan memulai hidup baru yang lebih baik... 

Read More

Sunday, August 30, 2026

Need: Cara Cepat Melunasi Hutang

Semenjak kejadian ditipu orang ratusan juta, saya memiliki hutang yang nilainya cukup membuat pusing setiap bulan. Ternyata banyak yang harus saya tahan ketika pengeluaran tiap bulan juga harus membayar hutang bulanan. 

Jujur, sy bukan tipikal orang yang suka meminjam uang atau berhutang. Peminjaman ini pun juga karena terpaksa di mana digunakan untuk membeli sebuah aset hunian kecil di kota. Tetapi nilai tersebut sangat besar jika dibandingkan dengan gajiku yang imut. Hmm, trnyata begini rasanya punya hutang. Rasanya pengen cepat-cepat di lunasin tapi apa daya tangan tak sampai. Butuh waktu bertahun-tahun supaya hutang tersebut bisa lunas. 

Banyak urgensitas yang harus dikeluarkan setiap bulan dan ternyata memangkas tabungan yang aku irit2 untuk pembayaran uang daftar ulang tahunan anak-anak. Aku hanya bisa menghela nafas panjang.. Belum lagi kebutuhan-kebutuhan di luar rumah tangga. 

Kalau dihitung mungkin sekitar 5-6 tahun lagi hutang tersebut baru akan lunas. Tapi entah kenapa rasanya ingin cepat-cepat lunas supaya bisa punya tabungan lagi. 

Pengen punya usaha sampingan, tp pembantu bentar lagi resign. Hmm.. Mudah2an ada jalan ya Allah. Aamiin 🤲 tapi aku harus tetap bersyukur..

Ya Allah semoga hutang-hutang ini cepat lunas, aamiin 🤲🤲🤲

Read More

Saturday, August 29, 2026

Sensus Ekonomi 2026 dan Seribu Cerita dari Bantar Gebang

Tahun 2026 merupakan tahun Sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali (berakhiran angka 6). Namun, sensus kali ini sungguh sangat berbeda. Banyak sekali cerita tentang sensus ini. Jujur, it's my first time as long as i job, menjadi  seorang PJ Kecamatan untuk sensus kali ini. Kecamatan yang saya pegang saat ini adalah Kecamatan Bantar Gebang. Saya yakin yang terlintas pertama kali dalam benak setiap orang ketika mendengar kata Bantar Gebang adalah Gunungan Sampah yang tingginya mencapai gedung pencakar langit. Hmm, memang tak salah, Bantar Gebang adalah salah satu kecamatan yang terletak di ujung Kota Bekasi. Di mana merupakan tempat pembuangan akhir sampah-sampah yang tidak hanya ada di Kota Bekasi tetapi juga Kota Jakarta. 

Banyak cerita yang mungkin akan sangat panjang jika diuraikan satu persatu. Mulai dari keluar SK PJ Kecamatan, Kesimpangsiuran akan Sensus Ekonomi yang ini jadi atau tidak, ketersediaan anggaran, dll sampai di akhir pendataan adalah rangkaian yang kita lalu dengan tertatih-tatih. Pun juga saat rekrutmen petugas, banyak calon petugas yang mendaftar ke akun manajemen Mitra tidak bisa mengakses karena jaringan crowded. Namun, para calon pendaftar tetap semangat di tengah hiruk pikuk pendaftaran yang katanya sampai tengah malam menjelang pagi. 

Petugas Mitra yang mendaftar berikutnya akan diseleksi secara administrasi dan kompetensi sampai akhirnya mereka tandatangan pakta integritas. Kemudian, barulah dilatih dalam Pelatihan Sensus Ekonomi yang berlangsung dan dibagi dalam tiga gelombang. Maasyaa Allah kalau diingat-ingat mungkin saya tidak akan sanggup tanpa pertolongan dari Allah. Karena sebelum pelatihan, saya sempat terkena Gerd dan harus bed rest selama hampir 2 minggu. Bukan sekedar maag biasa, sepertinya akut karena saya sampai cek EKG, rasa sakitnya sampai ke jantung. 

Allah Yang Maha Kuasa memberikan keajaiban-keajaiban di luar nalar manusia. Jujur, amanah yang saya pikul tahun ini begitu besar, hingga mungkin itu penyebab saya sakit. Beberapa tugas berat selain sebagai PJ adalah ketua tim, ketua sekretariat, ketua pilar, dan PML Usaha Besar. Tanpa pertolongan dari Allah, sungguh saya tidak akan sanggup memikulnya. Karena semua berjalan hampir berbarengan dalam satu waktu. Saya hanya bisa pasrah, sy bukan tipikal orang yang membebani anggota tim saya selagi saya masih mampu mengambil porsi terbesar yang menurut saya mampu saya kerjakan sendiri. Saya lebih banyak ga enakannya daripada sy harus banyak merepotkan orang lain. 

Ada 4 kelurahan di Bantar Gebang yaitu Kelurahan Ciketingudik, Cikiwul, Sumur Batu, dan Bantar Gebang. Hikmah menjadi PJK adalah saya jadi mengetahui banyak karakteristik orang dari masing-masing kelurahan. Mereka punya cara sendiri untuk menyelesaikan sensus yang harus mereka submit. Tentunya salah satu kendala terbesar yang harus dihadapi petugas adalah masalah submit Fasih. Di awal-awal FASIH itu sampai setiap hari selalu ada update terbarunya. Jadi, pagi sampai sore hari petugas turun lapangan. Malam bahkan sampai pagi mereka submit karena FASIH baru lancar di malam hari. 

Sungguh perjuangan yang sangat luar biasa 👍👍

Ibarat punya anak, setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Begitu juga dengan masing-masing kelurahan. Ada yang begitu disuruh langsung siap laksanakan. Ada yang cepat dan surplus. Ada yang masih lambat sampai harus dikunjungi berulang-ulang baru pada submit. Pembentukan tim juga dirasa sangat penting untuk mempercepat pendataan di lapangan. Karena terkadang jika PPL turun sendiri-sendiri mereka agak minder dan menyebabkan penurunan progress. Kebersamaan akan melahirkan percepatan progress dan keefektifan dalam bekerja. Tidak hanya bekerja sama di lapangan tetapi juga dalam proses submit yang mereka pada bareng-bareng tim. Katanya biar fokus, kalo di rumah malah ga fokus mau submit. 

Kendala lainnya belum lagi perusahaan-perusahaan yang susah didata. Jangankan mau ngasih datanya, terkadang penerimaan petugas juga masih sangat kurang. Petugas hanya sampai depan pintu gerbang dan tidak diijinkan bertemu dengan manajer perusahaan. Dokumen ditinggal dan tidak terisi meskipun berulang kali di follow up. Bahkan tidak jarang petugas mengalami penolakan yang tajam dari responden. 

Banyak keluarga dan usaha yang salah paham dengan Sensus Ekonomi. Mereka mengalami ketakutan didata karena takut kena pajak dari usaha-usaha mereka. Padahal Sensus ekonomi sama sekali tidak berhubungan dengan pajak dan bertujuan untuk mengupdate data usaha dan keluarga. 

Begitulah kiranya perjalanan  Sensus ekonomi sampai di titik ini. Dan tentunya tidak akan  langsung selesai karena defisitnya masih banyak dan juga anomali-anomali yang terjadi saat pendataan. 

But anyway, dengan segala daya upaya petugas alhamdulillah kecamatan Bantar Gebang tertinggi se-Kota Bekasi capaiannya. Kerja keras teman-teman Bantar Gebang membuahkan hasil. Di mana progress capaian tertinggi di kelurahan Ciketingudik. Tetapi tetap kelurahan lain terus ber progress. I'm so proud 👏👏. Ternyata di balik gunungan sampah, banyak orang-orang hebat yang senantiasa kompak untuk menyelesaikan Sensus Ekonomi ini. 

Semoga Sensus ekonomi ini berjalan dengan sukses dan semuanya diberikan  kesehatan, aamiin yaa robbal'alamiin 🤲🤲






                                            





Read More

Monday, July 20, 2026

Just Allah Oriented (Part 2)

Dulu sekali saya pernah posting terkait just Allah oriented, ternyata itu adalah part 1 ku. Saat ini aku merasa seperti D'javu di mana aku dihadapkan pada kondisi "sebenarnya kamu mengejar apa sih? ". Jujur aku bukan orang yang haus akan validasi. Menurutku validasi itu tidak akan merubah takdirku, toh aku juga tidak tinggal di daerah asal ku. 

Tapi aku sadar, aku sekarang tinggal di lingkungan yang ternyata haus validasi. Buatku itu tak mengapa asalkan bukan aku orangnya. Terkadang aku hanya kasihan, sebenarnya tujuan kita beramal itu apakah untuk semata mata untuk dilihat manusia? 

Jujur aku, akui bahwa aku bukanlah orang suci dan alim. Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Namun, ada hal yang membuatku tergelitik untuk menulis tulisan ini. Hmm, ternyata meluruskan niat itu tidaklah mudah. Jujur aku juga masih sering update status. Sama sekali bukan ingin menunjukkan eksistensi ku, hanya saja aku tidak ingin terlihat "tidak bekerja". Apalagi di tengah-tengah kesibukan tuntutan beberapa bulan ini yang begitu tinggi. Dalam hatiku terdalam aku sungguh tidak ada niatan untuk dipuji. Hanya mengshare tugas2 yang aku jalani. 

Ternyata tidak semua orang menyukai itu, akhirnya aku sadar bahwa meluruskan niat itu adalah hal yang paling penting. Niat itu karena Allah, karena jika suatu adalah bukan diniatkan karena Allah, maka semua pekerjaan akan sia-sia. Semua amal akan tidak berpahala jika dilakukan dengan sengaja hanya untuk dilihat atau dipandang manusia.. 

Read More

Monday, April 06, 2026

Dampak Pengrusakan Toren

 Qodarullah.. 

Di saat sedang berhemat karena harus membayar hutang dan sekolah anak. Begitu kami pulang dari mudik, ada orang yang merusak toren kami. 




Hmm.. 

Sebenernya mungkin terlihat sepele masalahnya, tetapi itu artinya kami harus membayar lebih untuk setiap air yang keluar karena tidak tertampung di toren. Yang biasanya air mengalir 1-2 kali sehari, dengan adanya toren yang dirusak, pengeluaran listrik kami tentunya lebih boros. Di saat itulah sy memutuskan untuk berhemat. 

Ingin rasanya mencari penghasilan tambahan, karena uang bulanan kami semakin menipis untuk bisa menabung dana darurat. Apalagi nanti Maira akan masuk ke SDIT yang SPP bulananannya 550rb. Jujur, bukan karena gengsi sy ingin memasukkan anak2 ke SDIT. Tapi, terasa sangat jauh berbeda kualitas sekolah swasta low budget dengan sekolah swasta medium budget. 

Pun juga kalau dibandingkan dengan sekolah elit, sekolah anak saya masih tergolong menengah. Namun, fasilitas komputer dll cukup baik. Hmm.. Seandainya sekolah seperti itu merupakan standar sekolah di Indonesia. Ga terbayang seberapa besar IPM dan kualitas anak2 di Indonesia. Sangat miris jika membandingkan sekolah swasta dengan sekolah negeri. Tapi, mungkin ini berlaku untuk SD. Semakin ke atas rasanya sekolah negeri juga masih jadi unggulan sekolah favorit. Yah, sy terbesit untuk menyekolahkan anak saya di MAN pasca lulus SMPIT. 

Penghasilan tambahan sy coba2 menjadi affiliator meskipun jarang ada yang CO. Tapi saya harus tetap semangat!!! 

Yah begitulah sekelumit cerita hari ini, semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Nya. Dijauhkan dari orang2 yang merusak dan berniat jahat. Semoga rejeki nanti di ganti dengan yang lebih baik. Aamiin aamiin ya Robbal'alamiin. 

Read More

Saturday, March 14, 2026

Ada apa dengan Dunia?

Genderang perang sudah ditabuh.. 

Semua orang panik, semua orang takut

Takut akan naiknya harga bahan bakar minyak

Takut akan kelangkaan sumber daya energi

Takut akan krisis ekonomi

Milyaran orang mulai sibuk untuk menyelamatkan diri dan keluarga mereka

Memasok bahan untuk dijadikan stok

Supaya tidak kekurangan dan hidup tetap berjalan normal

Tetapi ada yang terlupakan

Jika memang sudah takdir, semua bisa hancur. . 


Tak ada yang bisa kita lakukan selain pasrah

Mengupayakan segala yang masih kita miliki

Untuk apa? 

Untuk bisa menjadi orang yang lebih baik

Lebih baik dari segi akhlak, lebih baik dalam beribadah

Karena pada hakikatnya dunia bukanlah tempat tinggal yang kekal abadi

Dunia hanyalah tempat persinggahan untuk menguji keimanan dan ketakwaan

Dunia pasti runtuh, sekarang ataupun nanti

Yang tersisa hanyalah buku catatan amal perbuatan kita

Yang kelak akan dipertanggungjawabkan

Bukan oleh orang lain

Tapi oleh masing-masing diri.. 


~Monice~

Read More

Thursday, January 15, 2026

Jangan pernah meremehkan orang lain

Tidak semua orang yang kita temui itu bisa klik dengan kita. Tetapi, ada satu pelajaran yang saya dapatkan selama saya menempuh pendidikan dan di usia saya yang middle age ini. 

"Adalah jangan pernah sekalipun meremehkan orang lain."

Mungkin kita salah seorang dari banyak manusia di muka bumi ini yang diberikan kelebihan oleh Allah SWT. Namun, kelebihan tersebut janganlah sampai membuat kita merasa kita lebih baik dari orang lain. Apalagi sampai menganggap orang lain itu berdasarkan statusnya. Entah itu status kekayaannya, pangkatnya, jabatannya, famousnya, kepintarannya, atau apapun itu. Karena kita semua sama di hadapan Sang Pencipta. Tidak ada yang membedakan seseorang di hadapan Allah kecuali keimanan dan ketaqwaannya. 

Sikap menghargai, perkataan yang santun akan mencerminkan kepribadian kita. Ketika seseorang sudah meremehkan orang lain atau mungkin pekerjaan yang sudah dilakukan oleh orang tersebut itu artinya kita sudah menghina orang tersebut secara tidak langsung. Padahal pekerjaan yang mungkin dia lakukan itu sudah secara optimal dia jalankan tetapi dianggap tidak ada artinya sama sekali. 

Lalu, bagaimana jika kita bertemu dengan orang tersebut? 
Yang pertama kita lakukan adalah meluruskan niat. Sebenarnya untuk siapa usaha atau pekerjaan yang kita lakukan. Jangan sampai niat kita bukan karena Allah SWT. Jika, niat kita sudah karena Allah, maka kita tidak akan mengambil hati jika misal diremehkan oleh orang lain. Memang tidak mudah untuk menjaga hati kita dari rasa kecewa atau rasa sakit karena diremehkan. Atau mungkin luka itu masuk membekas dalam. Tetapi turn back ke  Allah itu lebih baik. Yakinlah bahwa Allah Yang Maha Mengetahui apa yang kita lakukan. Serahkan semuanya kepada Allah. Insya Allah hati ini akan lebih lapang untuk menerimanya. 

Kedua, jangan pernah berhenti untuk menjalankan dengan baik apa yang sudah menjadi tugas kita. Ibaratnya setiap tugas atau pekerjaan itu adalah amanah, dan di setiap amanah ada pertanggungjawabannya. Tidak usah khawatir dengan semua perlakuan tidak baik yang orang lain lakukan. Baik dan buruknya perlakuan yang kita dapatkan sudah pastinya akan kembali lagi kepada orang tersebut entah dengan jalan seperti apa. Tetapi, memaafkan itu lebih baik lagi.. 

Ketiga, jika kita berada di atas jangan pernah meremehkan orang lain yang mungkin ada di bawah kita. Karena itu adalah bibit-bibit keangkuhan dan kesombongan dari iblis yang merusak amal ibadah kita. Kita tidak berhak sombong, karena kita hanyalah manusia biasa. Butiran debu dari luasnya jagat raya ini. Kita bisa berdiri, sehat itu semuanya atas izin Allah.

Keempat, tanamkan bahwa orang yang kita temui bisa jadi lebih baik. Kita tidak pernah tahu amal ibadah apa yang dilakukan orang lain tersebut. Bisa jadi di sepertiga malam dia beribadah dan menengadahkan tangannya di saat orang lain tertidur lelap. Bisa jadi mereka yang kita remehkan bisa masuk surga tanpa hisab. 

Wallahu a'lam bisshowab. 



Read More

Saturday, November 22, 2025

Selamat Jalan Datuk






Innalillahi wa inna ilaihi roji'uun, telah berpulang ke rahmatullah, datuk saya H. Hasan. Semoga almarhum diterima amal ibadah Nya, aamiin 🤲

Insya Allah husnul khotimah dan bersama nenek di surga yang Allah janjikan, aamiin ya robbal'alamiin


Read More

Saturday, September 27, 2025

Hari Statistik Nasional 2025

 





Juara 2 Lomba Tenis Meja

Alhamdulillah hari Statistik Nasional 2025 di BPS Kota Bekasi, berjalan dengan lancar dan meriah. Mulai dari acara lomba-lomba olahraga dan puncaknya ada apel pembagian hadiah, lomba nasi goreng, performance masing-masing fungsi, dan pengumuman dorprise. 

Alhamdulillah juga pada saat puncak acara HSN di Provinsi Jawa Barat, tim distribusi dan Keuangan, Teknologi Informasi dan Pariwisata BPS Kota Bekasi mendapatkan 🏆 terbaik pertama di mana di tahun sebelumnya sempat mendapatkan juara je 3... Maasyaa Allah tabarokallah, perjuangan kami di tim dan juga mitra Statistik membuahkan hasil, Terima kasih ya Allah.. 

Read More

Monday, April 14, 2025

Halal Bi Halal with My Close Friends 2025

 


Alhamdulillah pasca lebaran 2025 tanggal 31 Maret 2025, saya dan sahabat-sahabat saya merencanakan untuk kumpul bareng tanggal 2 April 2025. Mereka adalah teman curhat saya, Yuyun, Yeni, dan Novi selama di STIS. Pokoknya apapun selalu cerita ke mereka karena saya bisa menjadi diri saya sendiri ketika bersama dengan mereka. Alhamdulillah Allah mempertemukan kami di Jakarta, tepatnya di Senayan Park di atas Sky Walk. Alhamdulillah wa syukurillah yang dulunya kami masih single, sekarang sudah berpasangan dan memiliki anak-anak yang lucu-lucu. Maasyaa Allah Tabarokallah...semoga persahabatan ini bisa terus terjalin selamanya till Jannah..aamiin, aamiin ya robbal'alamiin..














Read More

Sunday, March 23, 2025

Ditipu Mafia yang Bermodus Jual Beli Tanah Senilai Ratusan Juta Rupiah Berinisial AZ di Kota Bekasi

Sabtu, 15 Maret 2025

Mimpi memiliki rumah impian itu musnah...

Hari ini saya dan suami berencana untuk menemui Pak RT  di kelurahan harapan jaya untuk melapor atas pembelian sebidang tanah yang sudah kami beli di jalan cucut, kampung Bulak Macan. Tanpa ada sedikitpun pikiran negatif saya dan suami. Kami pun berangkat di pagi hari bergegas kesana dengan harapan dan mimpi-mimpi di benak kami. Sesampainya di sana kami tidak langsung bertemu dengan pak RT, tetapi kami bertemu dengan seorang ibu berinisial Y di mana dia adalah orang yang menunjukkan kami pertama kali tanah yang akan kami beli atau survei lokasi. Tapi dari pertama bertemu ibu itu tidak pernah menunjukkan rumahnya, dan hanya memberikan petunjuk berupa gang rumahnya. Tidak ada sedikitpun tanda-tanda mencurigakan.

Kami pun menuju gang rumah ibu itu, sebelumnya sebenarnya kami sudah WA tetapi tidak dibalas. Sesampainya disana, ibu itu tampak bingung dengan kedatangan kami. Tapi setelah mengingat ingat dia mempersilahkan kami masuk. Kami menjelaskan maksud dan kedatangan kami ke rumahnya yaitu untuk memberitahukan kami sudah membeli tanah di jl. Cucut yang tempo lalu bersama ibu itu kesana. Saya agak terkejut ketika ibu itu bilang "loh jadi pak beli tanahnya sy kira ga jadi". Kami mengerutkan kening kami, karena pada waktu kami DP uang tanah, ibu itu ada di rumah pak AZ. 

Lalu kami menjelaskan "iya bu jadi, kami sudah mengeluarkan uang sejumlah sekian dan maksud kedatangan kami adalah kami ingin agar jika ada yang tanya tanah itu, tanah itu sudah ada yang punya". "Oh begitu, tapi pak AZ udah ga pernah menghubungi saya lagi jadi saya kira bapak ga jadi beli tanah itu".. Kami juga ingin bertemu dengan pak RT bu, supaya pak RT juga tahu bahwa tanah itu sudah kami beli..

Kecurigaan kedua kami adalah ketika si bu Y itu bilang "pak RT nya sibuk, dy jarang di rumah kerja terus". Suami pun bilang ya udah bu tolong disampaikan bahwa amanah kami. Kata ibu itu "iya nanti saya sampaikan". Firasat saya mulai ga enak. "Saya orangnya sibuk bu, punya anak kecil kami kesini meluangkan waktu kami. Kalau hari biasa kami kerja, tolong tunjukkan rumahnya saja bu, kami mau bertemu bu RT."

"Oh itu rumahnya.." Rumah pak RT sangat dekat dari rumah bu Y itu. Begitu kami sampai di depan rumah pak RT, bu Y itu langsung pergi karena katanya dia mau bikin kue pesanan orang. Kedatangan kami dengan maksud menyampaikan bahwa tanah Cucut No 6-7 sudah kami beli, ternyata membuat bu RT terkaget-kaget. "Lah pak, baru aja  tadi pagi ada yang datang habis DP tanah 25 juta". Kami langsung terbengong-bengong "maksudnya bu????". 

Jadi gini pak,bu uda banyak yang terkena penipuan. Tanah itu bermasalah..saya telpon pak RT ya pak/bu biar jelas. Pak RT pun menjelaskan melalui telpon WA bahwa benar tanah itu bermasalah. Sudah banyak orang yang tertipu tanah itu dengan alasan karena yang jual lagi butuh uang. Ada yang 100 juta bahkan sampai 400 juta. Dan mereka tidak pernah mendapatkan sertifikat tanah dari pak AZ. Coba bapak dan ibu kesini sebelum membeli pasti ga tertipu..

September 2024

Entah kenapa sebenarnya saya punya firasat di awal kalau tanah ini terlalu murah untuk lokasi yang cukup strategis yaitu di belakang Summarecon. Tetapi firasat itu sedikit sirna setelah kami bertemu dengan si pemilik tanah berinisial AZ yang tidak sedikitpun kami merasa dia bukan orang baik-baik. Kami sangat husnudzon bahwa dia orang yang mungkin memang lagi butuh uang karena usianya yang sudah tua. Apa salahnya membantu orang yang lagi butuh uang, toh kita juga dapat tanah dengan harga di bawah harga pasaran...

flashback

Pertama kali, suami saya melihat iklan tanah itu di facebook, tentunya kami sangat tertarik karena harga tanahnya murah. Di iklan itu tertulis lagi butuh uang, di mana tanahnya hanya surat AJB dan siap ke SHM sesuai nama pembeli. Karena tertarik kami pun menghubungi nomor yang tertera di iklan. Setelah dihubungi, beberapa waktu kemudian suami saya di whatsapp oleh bapak berinisial AZ itu (pengiklan dan pemilik tanah beda nomor). Katanya silahkan untuk datang ke lokasi jika mau survei nanti akan diantar oleh seorang ibu berinisial Y. 

Kami pun mencari waktu luang, di hari sabtu kami ke lokasi, lumayan jauh dari rumah kami tetapi dekat dengan kantor. Dan benar saja, tanah itu cukup luas. Kemudian, kami bertemu dengan si Y yang menunjukkan tanah tersebut, berapa meter luasnya, dsb. Ibu itu mengaku sudah tinggal di sana selama 20 tahun. Lokasi tanah itu sangat strategis dan dari ceritanya tidak pernah banjir. Kami pun masuk ke lokasi tanah itu. Tanahnya luas dan ditanami dengan pohon pisang. Katanya pisang itu sering dipanen oleh warga karena tanah itu belum pernah dibangun. Bagaimana tidak sreg hati kami melihat tanah yang nantinya akan menjadi awal mimpi kami dirajut, tentunya sebelum tahu semua itu bohong.

iklan tanah Jl. Cucut masih terus ada di FB setelah kami transaksi

 https://www.facebook.com/share/1ATkicG4du/

15 September 2024

Karena sudah survei lokasi, akhirnya kami memutuskan untuk bertemu dengan si pemilik tanah yang berinisial AZ di sebuah rumah di daerah Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Suami saya diberikan alamatnya, dan kami ke sana dengan menggunakan gocar. Kami disambut oleh pak AZ itu dan ada bu Y di sana. Sama sekali tak terbesit dalaam hati kami kalau kami akan ditipu. Di rumah yang katanya rumah dia, dia menunjukkan surat Akta Jual Beli yang disitu tercatat nama dia. Dia juga menunjukkan PBB rumah itu. Karena tidak ada yang mencurigakan di rumah itu (pak AZ juga sebelum tanda tangan segala macam pakai baca bismillah dan cara-cara islami), kami pun mentransfer uang sebesar Rp10 juta rupiah ke rekening BCA nya. Kemudian, dia menjanjikan kami akan bertemu dengan notaris untuk proses pemindahan nama akta jual beli itu. 


21 September 2024

Hari ini kami dijanjikan bertemu dengan notaris. Kami diberikan alamat/shareloc di daerah Pondok Ungu, Kabupaten Bekasi. Kemudian, kami disuruh menunggu cukup lama sekitar sejaman di warung bakso. Karena alasan dia notarisnya lagi ada keperluan, kami di arahkan ke notaris di daerah kalimalang, notaris itu berinisial ML. Setelah menunggu beberapa saat, kami bertemu dengan notaris dan memulai pencatatan yang diarahkan oleh notaris itu. Setelah menunggu beberapa saat, mungkin lagi mempersiapkan berkas2 kami pun disuruh masuk. Awal notaris itu bertemu dengan pak AZ itu dia bilang "sudah lama ga ketemu ya pak, gimana tanah yang disitu?". Saya tidak terlalu ngeh pembicaraan mereka padahal mungkin kalau diingat-ingat pembicaraan tersebut seperti menjurus ke tanah sengketa.

Sesuai kesepakatan, tanah itu atas nama saya, saya mulai menandatangani berkas-berkas AJB. Tidak terbesit dalam benak kami, kalau sampai dengan proses itu ternyata tipuan juga, karena kami merasa semua bukti itu sah secara hukum. Setelah proses penandatanganan di notaris, kami pun mentransfer kali kedua sebesar Rp68 juta di depan notaris itu (bahkan dapat cap dari notaris). Total harga tanah 130 M2 itu adalah 156 juta, dan di sana kami juga sepakat biaya-biaya urus surat ditanggung oleh pak AZ (yang akhirnya ketahuan bahwa itu surat bodong).


25 September 2024

Baru beberapa hari dari saat kami ke notaris, pak AZ itu meminta lagi uang kepada kami sisanya dengan alasan lagi butuh banget uang. Karena kami ingin urusan tanah ini cepat selesai dan kami mendapatkan surat AJB yang katanya dijanjikan seminggu setelah dari notaris. Akhirnya kami mentransfer kali ketiga yaitu senilai Rp58 juta rupiah. Setiap kami bertransaksi dia selalu memberikan kwitansi dan ditandatangani menggunakan materai. Di mana total yang sudah kami transfer adalah Rp136 juta rupiah. Setelah kami transfer uang itu, kami tidak dihubungi lagi oleh si AZ itu (bahkan suami yang menanyakan kabarnya). Setiap ditanyakan perihal surat AJB itu dia selalu menjawab sedang proses.

Desember 2024

Bulan ini terjadi perdebatan alot kami. Pak AZ itu menawarkan lagi kavling kedua katanya kavling itu tidak bisa dia jual ke sembarang orang. Dan ingin tanah itu menjadi milik kami. Saya langsung naik darah karena dia tidak bisa dipegang omongannya. Kami hanya ingin membeli tanah sebesar 130m2 karena uang kami hanya cukup sekian. Saya tidak setuju. 

Suami saya membujuk saya itu membeli tanah kavling sebelahnya, katanya buat anak-anak nanti. Akhirnya saya luluh apalagi si AZ bilang AJB nya sudah jadi. Saya bilang ke suami tidak akan transfer sebelum AJB nya ada di tangan kami. 

19 Desember 2024

Pak AZ itu datang ke rumah kami dengan memberikan AJB. Saya pun mentransfer lagi sebesar Rp23 juta. Anehnya di AJB itu sudah tertulis tanah seluas 260m2. Padahal pada saat kami bertransaksi di notaris tanah yang saya tandatangani hanya sebesar 130 m2. Disitu saya sudah mulai menaruh curiga yang mendalam. Apalagi setelah suami saya menyuruh saya untuk mengecek tandatangan saya, dan itu bukan tandatangan saya!!

24 Desember 2024

Hanya selang seminggu dari transaksi itu, kami lagi-lagi dimintai uang katanya dia lagi butuh karena saudaranya sakit kanker. Total uang yang sudah kami transfer adalah 159 juta rupiah. Karena saya sudah habis-habisan akhirnya saya bilang ke suami, transfer pakai uangnya dulu nanti saya ganti. Suami saya transfer 5 juta rupiah lagi.

Februari 2025

Setelah transaksi habis-habisan itu dia sudah jarang lagi menghubungi kami. Bulan januari kami tidak transfer ke dia karena dia sudah minta uang 5 juta di akhir desember. Kami butuh mengumpulkan uang juga. Karena kami orang yang tidak suka ingkar janji, maka kami pun transfer 2,5 juta sebagai bentuk cicilan bulanan kami. 

Maret 2025

Bulan ini bulan ramadhan, tidak pernah terbesit pun dalam benak saya bahwa kami ditipu setelah kami mengeluarkan sejumlah Rp169 juta rupiah! Akhir februari si AZ itu masih menghubungi suami saya minta uang, kami transfer di tanggal 1 Maret. Kemudian, di minggu kedua maret saya membujuk suami saya untuk bertemu dengan pak RT yang membongkar semua kelakuan AZ. Korban-korban AZ termasuk kami yang diketahui sudah 10 orang! dengan tanah yang sama dan ada juga 1 yang di jalan bawal di RT yang sama.


Pak RT bolak-balik dipanggil polisi atas laporan dari korban-korban AZ. Mengetahui itu semua, rasanya lemas kaki saya..uang yang kami kumpulkan bertahun-tahun raib ditipu oleh AZ. Apalagi setelah kami mendapatkan nomor-nomor korban dari pak RT dan dengan cerita yang sama persis dengan kami  tanpa kami ceritakan terlebih dahulu. Kami semua sama, membangun mimpi dan mimpi itu sirna oleh si penipu AZ. Banyak yang sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Sayangnya semua laporan itu tidak pernah sampai di pengadilan karena tidak ada satupun laporan yang diproses dengan cepat oleh polisi.

Setelah kejadian ini, saya memberitahukan kepada suami untuk WA ke AZ bahwa kami tidak akan lagi mentransfer uang ke AZ. Kami juga memberikan surat dari kelurahan bahwa AJB yang ada di kami adalah AJB palsu. Surat itu kami peroleh dari kelurahan di mana mereka mengecek nama dan tandatangan staf dan lurah tidak sesuai. Kami tidak mau lagi berurusan dengan dia dan biar Allah saja yang memberikan balasan yang setimpal atas perbuatannya dan semoga dia tertangkap sehingga tidak ada lagi korban-korban selanjutnya. Ini menjadi pembelajaran berharga buat kami, karena kami tahu kecil kemungkinan uang kami akan bisa kembali kami, kami berdoa mudah-mudahan Allah memberikan kami ganti yang berkali-kali lebih baik. Ujian di bulan Ramadhan, semoga Allah memberikan kekuatan dan pahala yang berlipat ganda. Aamiin ya robbal'alamiin.





Read More

Friday, February 09, 2024

Inflasi, Properti, Daya Beli Masyarakat

Pernah ga denger kata inflasi? Yups inflasi adalah perubahan indeks harga konsumen yang dihitung biasanya secara tiga rentang waktu. Yaitu inflasi bulan ke bulan (month to month), inflasi tahun ke tahun (year on year), dan inflasi tahun kalender (year to date). Penjelasan barusan merupakan penjelasan yang sering kita dapatkan melalui google atau karya ilmiah. Nah, gimana bahasa mudahnya? Kira-kira begini, setahun yang lalu kita membeli beras seharga 10 ribu per kg, sekarang ternyata harga beras 15 ribu per kg. Artinya terjadi kenaikan harga pada komoditas beras 5 ribu dalam setahun. Ternyata, harga harga barang komoditas lainnya juga kita temukan naik dengan kenaikan yang fluktuatif. Nah, inflasi itu adalah persentase dari kenaikan harga keseluruhan komoditas barang-barang yang kita sebagai konsumen konsumsi setiap bulannya. Kenaikan harga tersebut menyebabkan uang yang kita tukarkan nilainya menyusut, artinya misal 100ribu setahun yang lalu bisa ditukarkan dengan 5 kg beras, 2 liter minyak goreng, 1 kotak susu dan beberapa cemilan lainnya, saat ini hanya bisa ditukarkan dengan 5 kg beras dan 2 liter minyak goreng. 

Inflasi merupakan salah satu faktor yang menentukan kesejahteraan penduduk. Karena ketika inflasi tidak terkendali maka penduduk akan semakin tidak sejahtera. Inflasi juga menjadi faktor penentu kenaikan gaji buruh/karyawan atau yang sering kita dengar dengan istilah upah minimum regional. Secara logika memang ada keterkaitan dua hal tersebut di mana jika terjadi inflasi maka uang yang kita keluarkan juga akan semakin besar dan untuk pertukaran tersebut dibutuhkan nilai mata uang yang lebih besar. 

Selain inflasi tantangan selanjutnya adalah daya beli masyarakat. Pada umumnya, masyarakat itu dibagi menjadi beberapa kelompok kelas ekonomi yaitu ekonomi kelas bawah, ekonomi kelas menengah bawah, ekonomi kelas menengah atas, dan ekonomi kelas atas. Dari beberapa kelompok tersebut, kelompok yang paling merasakan kenaikan harga-harga adalah kelompok ekonomi kelas bawah dan kelas menengah bawah. Kelompok ekonomi tersebut sebagian besar mengeluarkan pendapatannya untuk membeli komoditas makanan dibandingkan dengan komoditas non makanan atau lebih memprioritaskan barang-barang kebutuhan dasar/primer. Sedangkan, kelompok kelas ekonomi menengah atas dan atas pengeluarannya bergeser ke barang-barang kebutuhan sekunder dan tersier sehingga pengeluaran makanan lebih kecil dibandingkan dengan pengeluaran non makanan. Balik lagi ke daya beli masyarakat, daya beli masyarakat adalah kemampuan masyarakat untuk membeli barang-barang kebutuhannya di dalam pasar. Daya beli masyarakat juga bisa meningkat atau menurun sesuai dengan fenomena perekonomian yang sedang terjadi.

Namun, menurut saya ada inflasi lain di luar harga-harga barang komoditas konsumen pada umumnya yang sangat membebani kelompok kelas menengah bawah dan kelas menengah atas yaitu inflasi properti. Kenapa? Karena inflasi properti itu juga akan menurunkan daya beli kedua kelompok ekonomi tersebut. Keinginan untuk memiliki aset tidak diimbangi dengan gaji yang didapatkan setiap bulannya. Namun, terkadang keinginan kuat menjadikan mereka tetap memilih untuk lebih baik menahan pengeluaran di masa sekarang untuk dapat menikmati aset di masa mendatang. Kenaikan harga properti saat ini memang sudah terlampau tinggi di mana di perkotaan rumah sederhana saja sudah dibanderol dengan harga 500 juta. Harga yang tinggi tersebut tentunya bisa didapatkan dengan menabung atau membayar cicilan di mana hal tersebut akan menurunkan daya beli dan juga akan berpengaruh terhadap perputaran roda perekonomian. 

Lalu bagaimana menyikapi fenomena-fenomena tersebut? Disinilah peran penting pemerintah untuk mengendalikan inflasi yang terjadi. Untuk menjaga terus berputarnya roda perekonomian maka dibutuhkan kestabilan baik harga-harga maupun upah/gaji. Inflasi terdengar seperti hal yang sepele, tetapi inflasi yang tidak terkendali akan menjadi beban yang berat bagi generasi saat ini maupun generasi yang akan datang. 





Read More

Saturday, December 30, 2023

Jodoh Pasti Bertemu (2)

Saat bulan menerangi gelapnya malam dan membuat suasana malam yang tentram, tetapi tidak dengan perasaan gadis itu. Hatinya bergejolak dan terus memikirkan sosok itu semalaman. Padahal menurutnya rasa itu sudah lama hilang, dan dia sebenarnya berharap rasa itu tidak akan pernah kembali. Tetapi, kemunculannya kembali membuatnya tak bisa tenang..

Keesokan harinya, dia berusaha untuk mempersiapkan bahan yang akan dipaparkannya saat meeting. Keluh kesah client harus terbayarkan dengan strategi dan proposal yang sudah dia siapkan dijauh-jauh hari. Alhamdulillah hari itu berjalan dengan lancar, dan tentunya dia sudah cukup tenang karena sosok itu sudah tidak ada lagi di ruangan itu. Sepertinya dia sudah pergi, atau hanya datang untuk checking situation saja. 

Gadis itu pun membereskan perlengkapannya dan bersiap-siap untuk pulang. Jam sudah menunjukkan pukul setengah 12 siang, masih ada waktu untuk bersiap sholat sebelum melakukan perjalanan kembali. Gadis itu menuju ke arah mushola, dan....

*Deg

Dia berpapasan dengan sosok itu..

Karena sudah tertangkap basah, gadis itu spontan tersenyum.

"Hey" "Lama ya ga keliatan, gimana kabarnya?"

"Ba..baik" "Oh iya mengenai soal waktu itu, saya minta maaf.."

Sosok itu hanya membalas dengan senyumannya. 

Gadis itu berkata lagi

"Saya duluan yah.."

Akhirnya mereka pun berpisah..Gadis itu berusaha untuk mengendalikan kegugupannya. Matanya berkaca-kaca. Rasanya seperti mimpi bisa berpapasan dan berkomunikasi lagi dengan sosok itu, meskipun hanya beberapa detik..

(bersambung)



Read More

Jodoh Pasti Bertemu

Gadis itu menoleh ke sekeliling meja bulat yang sudah diatur sedemikian rupa untuk acara itu. Berharap akan datangnya sesosok yang dia rindukan selama empat musim. Tetapi dia tahu sepertinya mustahil, karena seseorang yang telah mengikuti acara sebelumnya tidak akan hadir dalam acara yang sama meskipun di tempat yang berbeda.

Sepertinya juga she's lost her feeling. That's why she must be focused on that occasion. Sebenarnya dia hanya ingin mengutarakan sesuatu yang dalam beberapa bulan ini mengganjal batinnya. Hari ini adalah meeting yang seharusnya bukan dihadiri olehnya. Hanya saja atasannya mengubah schedulenya sehingga dia yang ditugaskan untuk menghadirinya. Suasana sepi dan hening..karena client-client kantornya bukan client lama tetapi baru. 

Setelah duduk selama setengah jam, kemudian dia meminum seteguk air putih hangat yang ada di depannya. Untuk menenangkan pikirannya tentang tantangan yang akan dia hadapi. Sesaat kemudian, dia teringat catatan yang lupa dia bawa, dia pun mengangkat mukanya dan berusaha mengingat-ngingat dimana dia menaruh. Mungkin saja tertinggal di kamarnya...

Tak lama gadis itu mencari, melihat ke sekitar, setelah beberapa saat, lalu ia menundukkan pandangannya...hatinya berdegup kencang.
Sosok itu tepat berada di depannya! lurus searah jarum jam. Perasaannya semakin bergejolak. Dia menghela nafas panjang..
"Kenapa dia ada di sini?"
Pikirannya semakin tak menentu, akhirnya dia memutuskan untuk izin sebentar dari ruangan itu.

"It's impossible !!"
Dia berusaha untuk melawan semua emosi dalam hatinya. Kemudian, dia kembali ke kursinya dan berusaha menenangkan pikirannya. Tenang..it will be fine, nothing be happened. Matanya berkaca-kaca, antara gugup dan kerinduan yang membuncah..

Gadis itu berusaha untuk berkonsentrasi, tapi dia tak kuasa untuk sesekali melihat sosok itu dari kejauhan. Masih begitu menawan hatinya. Sampai akhirnya dia cukup terbiasa dengan keadaan itu dan menyimak acara meeting tersebut dengan baik. 

Usai kegiatan itu bukan kelegaan yang dia dapatkan, tetapi rasa penasaran yang tak dapat dia bendung. Ada yang ingin dia sampaikan....hanya saja dia berharap bertemu bukan krn sebuah komunikasi, karena jelas itu tidak mungkin. Tetapi karena Allah yang mempertemukan mereka..

***lagu Afghan bersenandung**

Jika aku bukan jalanmu, ku berhenti mengharapkanmu..
Jika aku memang tercipta untukmu, ku kan memilikimu...
Jodoh pasti bertemu..

(bersambung)

Read More

Sunday, September 17, 2023

Yudisium dan Wisuda PPIE UI 2023



Maasyaa Allah tabarokallah, alhamdulillah hari yang dinanti yaitu pengumuman kelulusan melalui yudisium tiba. Hari yang bersejarah bagi kami, setelah kami menempuh pendidikan selama 2 tahun di PPIE UI. Perjalanan yang menguras otak dan emosional bahkan air mata akhirnya terbayarkan semua lelah itu ketika kami dinyatakan LULUS...

Terima kasih bapak ibu dosen, dan juga saling support teman-teman semua sehingga kita bisa melewatinya. Semoga ilmu yang kita dapatkan bermanfaat. Amiin Ya Robbal'alamiin..


Kelas B



Angkatan 2021

Pelepasan Kelulusan



















(1:48)

Read More

Monday, July 17, 2023

Hidayah

 Bismillah..

Alhamdulillah, kita masih diberikan nikmat iman dan islam oleh Allah SWT. Semoga Allah senantiasa menjaga iman dan islam kita. Aamiin ya robbal'alamiin. Beberapa waktu lalu saya mendengarkan kisah seorang muallaf yang menerima hidayah untuk dapat memeluk islam. Kemudian saya langsung berpikir bahwa hidayah itu datangnya dari Allah SWT, dan orang yang mendapatkannya adalah orang-orang pilihan Allah SWT. Yah, semua orang muslim pasti akan tertuju untuk berpikir demikian, and case close. Of course kan. Namun, kemudian saya berpikir lagi...bagaimana seorang muallaf itu bisa mendapatkan hidayah itu jika dari lahir dia bukan beragama islam? dan di lingkungan sekelilingnya serta garis keturunannya semua non muslim? Wallahu a'lam...

Coba kita lihat dari sudut pandang yang berbeda. Sudut pandang di luar kehomogenitasan agama yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Misalnya saja, saya..dulu saya dibesarkan di daerah yang minoritas penduduknya beragama Islam. Saya dibesarkan di lingkungan yang heterogen. Mayoritas penduduknya beragama Hindu. Teman-teman saya yang lain ada yang beragama Kristen, Budha, dan Katolik. Itu dari SD sampai dengan SMP. Karena saya lahir sebagai Muslim, dan keyakinan itu terus tumbuh mengakar dengan pengalaman-pengalaman spiritual saya. Saya tidak pernah berpikir bahwa mengapa saya atau mereka berbeda. Yang saya tahu hanya mereka baik maka saya baik. Lakum diinukum waliyadiin. Untukmu agamamu dan untukku agamaku. Begitulah indahnya toleransi umat beragama, yang di dalam Al Qur'an sendiri telah dijelaskan. 

Kemudian, mulai SMA saya sudah terisolir dari keheterogenitasan khususnya dalam umat beragama. Teman-teman SMA saya semuanya muslim karena saya sekolah di Madrasah aliyah. Kuliah, ada beberapa teman saya yang beragama lain tapi mayoritas muslim semua. Hingga berumah tangga tinggal di daerah yang mayoritas beragama islam. Lalu, entah kenapa pertanyaan itu terbesit dalam pikiran yang membuat saya sangat penasaran. Mungkin karena saya belum pernah menemui seseorang yang muallaf bukan karena suatu ikatan, bukan karena keharusan ataupun keamanan yang terjamin ketika dia beragama islam. Akan tetapi, muallaf karena menemukan keyakinan bahwa Tuhan itu adalah Allah. 

Flash back ke belakang, saya pernah memiliki teman yang beragama lain dan sangat taat dalam beragama bahkan sampai vegetarian. Jadi, setiap pertemuan makanan yang disediakan untuknya adalah nasi dengan tahu, tempe dan sayur-sayuran. Ada beberapa, ga cuma satu. Dan mereka usianya lebih tua dari saya. Kemudian, ketika mereka beribadah sangat khusyuk dengan pembawaan yang begitu tenang. Kalau di islam mungkin seperti orang-orang alim. Tetapi, jelas yang mereka sembah saat itu bukanlah Allah..Dan sampai sekarang saya belum pernah berdebat tentang agama dengan teman-teman saya yang non muslim karena menurut saya itu ranah yang sensitif dan saya sangat menghargai toleransi beragama. Biasanya hanya menonton dari video youtube, misalnya ceramah Dr. Zakir Naik. Tentang rasa penasaran orang-orang non muslim terhadap Islam. 

Salah satu contoh proses pencarian Tuhan, sebenarnya telah dilakukan oleh Nabi Ibrahim As. Nabi Ibrahim terus mencari-cari siapakah Tuhan mulai dari bulan, matahari, berhala, dsb tetapi kesemuanya memiliki kelemahan sehingga tidak dapat dikatakan Tuhan. Sampai di satu titik di mana Nabi Ibrahim mendapatkan wahyu dari Allah dan meyakini bahwa Tuhan yang harus disembah adalah Allah SWT. Sebuah proses di mana kemudian Nabi Ibrahim As dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud karena keyakinannya, tetapi Allah selamatkan dan memberikan mukjizat sehingga api tersebut menjadi dingin..

Refleksinya, kita tidak tahu bagaimana proses datangnya hidayah. Hidayah itu memang rahasia Allah. Tetapi manusia diberikan akal dan hati nurani sebagai bekal dalam proses pencarian Tuhan. Apalagi di era yang serba digital, seharusnya segala macam informasi lebih mudah didapatkan dibandingkan zaman dahulu. Sinkronisasi akal dalam bentuk logika, dan hati yang lunak mungkin dapat lebih mempermudah datangnya hidayah tersebut... Wallahu a'lam bisshowab.

Read More

Friday, July 07, 2023

Alhamdulillah Lulus

 Bismillah..

Ga terasa 2 tahun sudah sy melewati proses perkuliahan dengan berbagai macam tantangan dan ujian. Waktu yang sebenarnya terbilang lumayan singkat untuk menempuh sebuah studi, karena pengalaman sebelumnya untuk memperoleh sarjana itu 4 tahun, sedangkan magister secara normal hanya 2 tahun. Sungguh sebuah pengalaman yang luar biasa. Dan saya ga akan pernah bisa melewatinya dengan baik tanpa pertolongan Allah. Pertolongan Allah melalui teman-teman yang baik, dosen-dosen yang berkualitas, dan dalam banyak hal. Utamanya, dengan sistem perkuliahan yang waktu semester 1 dan 2 masih dilakukan secara online. Masa-masa di mana saya lebih sering begadang di malam hari karena lebih tenang untuk menyelesaikan tugas ketika anak-anak sudah terlelap dalam tidurnya. 

Perjalanan menempuh kampus juga penuh dengan effort karena harus ditempuh dalam waktu 2,5 jam jika menggunakan mode transportasi kereta, ataupun dengan menggunakan grab/gocar yang bisa menghemat waktu 1 jam. Akan tetapi, tentunya mengeluarkan cost yang lebih besar 3 kali lipat dibandingkan dengan naik kereta. Waktu tempuh dari rumah ke stasiun bekasi sekitar 30 menit, kemudian ke stasiun manggarai sekitar setengah jam, dari manggarai ke stasiun UI setengah jam, ditambah dengan waktu menunggu kereta sekitar kurang lebih 30 menit, waktu berjalan dari stasiun ke kampus sekitar 15 menit naik bus kuning. Jika PP dengan menggunakan kereta dan ojek mungkin biayanya sekitar 80rb rupiah, sedangkan dengan mobil PP sekitar 300rb rupiah. 

Pengalaman di semester ke 4 memang sudah fokus ke tesis. Pemilihan topik tesis merupakan masa-masa kegalauan di akhir semester 3 dan menjelang semester 4. Karena di awal semester 4 kita sudah harus mengajukan nama dosen pembimbing, dan persiapan data-data yang dibutuhkan. Itu berlangsung sangat singkat, jadi antara topik, data, metode itu benar-benar sudah harus dimatangkan saat liburan semester dari 3 ke 4. Jika sedikit saja kita meleset dari jadwal maka agenda yang sudah kita susun di awal akan sangat keteteran. Kemudian, untuk data yang digunakan kita juga harus bisa memastikan bahwa data tersebut memang benar-benar ada dan kalaupun harus meminta ke instansi atau lembaga terkait sebaiknya sudah dilakukan di jauh-jauh hari. Alhamdulillah, di labkom kampus data-data yang saya butuhkan tersedia dan dapat memintanya dengan prosedur yang sudah ditetapkan oleh kampus. 

Jujur tantangan terbesar saya di luar penulisan tesis adalah belajar syntax-syntax dasar stata yang jujurly saya masih awam. Karena saya menggunakan raw data, jadi saya belajar dari awal bagaimana cara penggabungan data individu dan RT (combine data, append data set), pembentukan variabel penelitian, penggunaan syntax-syntax regresi, uji-uji, dsb. Alhamdulillah dengan waktu yang mungkin bersihnya sekitar 1-2 bulan saya berhasil menyusunnya. Tapi, ga semudah itu saya langsung bisa ya, terkadang beberapa hari kepala saya terasa pusing dan panasnya sampai ke ubun-ubun rasanya kalau ada yang belum bisa/buntu. Wallahu a'lam biasanya kalau sudah sepaneng seperti itu saya berhenti sejenak untuk beres-beres rumah, bermain bersama anak-anak, dsb sampai mood saya mengerjakan datang lagi dan.....entah dari berbagai sumber google/yutub, ada saja petunjuk Allah yang datang. Sungguh itu bener-bener ga bisa dijelasin pakai kata-kata ya, seperti ada jalannya gitu misalnya saya mengetik di google/yutub terus muncul penjelasan dari artikel/jurnal/website yang saat itu cara itu atau langkah itu yang bisa membantu saya menyelesaikan kebuntuan saya..Dan itu berlangsung berkali-kali. Maasyaa Allah...

Kemudian, saya juga harus cermat dalam mengikuti jadwal-jadwal yang ditetapkan kampus jika ingin lulus semester ini. Mulai dari jadwal seminar proposal, seminar hasil, dan ujian tesis. Jadwal-jadwal itu hanya sekitar 3-4 minggu dari jadwal sebelumnya. Jadi butuh effort yang sangat tinggi supaya bisa lulus. Namun, ada beberapa holiday yang saya spend tanpa ngerjain tesis misalnya hari raya Idul Fitri dan Idul Adha yang memang fokus untuk beribadah dan bersilaturrahmi. Berdasarkan pengalaman saya, yang lumayan agak berat itu waktu sempro yang pas lagi menjalankan ibadah puasa. Bener-bener tidak akan terlupakan, maasyaa Allah..

Setelah sempro, berlanjut ke semhas. Saat itu, saya mendapat jadwal di awal sehingga saya tidak bisa menyaksikan teman-teman saya semhas terlebih dahulu. Alhasil semhas yang saya paparkan cukup sederhana dan alhamdulillahnya masih lulus meskipun dengan banyak sekali revisi. Tiga minggu kemudian, sampailah di hari ujian sidang di mana saya berbekalkan penyelesaian revisi dari sejak seminar hasil. Selama kurang lebih 1,5 jam proses ujian sidang berlangsung, saya disuruh menunggu di luar untuk keputusan apakah lulus atau tidak. Dan........begitu saya dipanggil masuk ke dalam, "Selamat, kamu lulus................"

Tapi revisinya jangan lupa ya..

Read More

Sunday, June 04, 2023

Tawakkal

Bismillah,

Mendekati kelulusan (aamiin) semester genap nanti, itu artinya sudah akan aktif lagi di dunia official. Alhamdulillah sudah hampir 2 tahun, mengurus rumah tanpa bantuan asisten rumah tangga. Berbagi tugas sama suami, dan terkadang anak-anak dititip di daycare jika kuliah. Meskipun capek, tapi rasa happy tidak terkirakan dibandingkan saat bekerja. Jujur, memiliki anak itu adalah tanggung jawab yang sangat luar biasa besarnya, karena tanggung jawab itu bukan hanya beberapa bulan setelah melahirkan (dengan adanya cuti melahirkan pegawai yang hanya 3 bulan), tetapi bertahun-tahun setelahnya sampai si anak bisa mandiri mungkin SMP atau SMA. Itupun kita sebagai orang tua sering cemas bagaimana keadaan anak di rumah selama di kantor. Seringkali terbesit pikiran seandainya dekat dengan orang tua....

Sungguh terkadang pikiran-pikiran itu sering sekali muncul. Dalam benak selalu teringat ketika anak-anak pulang kampung dan bersenda gurau dengan nenek datuknya. Ah, seandainya jarak begitu dekat dan tidak memisahkan kami..tapi, pikiran itu segera aku tangkas lagi ketika mulai tersadar bahwa takdir ini yang harus dijalani. Bahwa kita tidak bisa bergantung pada manusia, tetapi bergantung pada Pemilik Alam Semesta. Bahwa ternyata masalah itu akan selalu ada di manapun kita berada. Bagaimana kita bisa menghandle semuanya jika tanpa Allah? Ujung-ujungnya adalah tawakkal, apa yang kita usahakan, apa yang kita lakukan semuanya kembali lagi berserah diri. Bahkan kita berada di titik kita saat ini itu hanyalah karena Allah yang memberikan bantuan dan rezeki kepada kita.

Mengubah mindset seperti itu memang tidak mudah, tetapi itulah hidup. Tidak semua yang kita jalani akan indah terasa, akan ada batu-batu kerikil yang terkadang membuat kita tersandung. Kenapa tawakkal? karena hanya kita sebagai muslim yang tahu makna tawakkal itu. Bahkan di negara paling beradab sekalipun seperti Jepang atau Korea Selatan. Kenapa angka kelahiran di sana semakin rendah dengan tingkat suicide yang tinggi? ya karena mereka tidak mengenal tawakkal. Prinsip-prinsip ekonomi kapitalis menguasai pikiran anak-anak muda sehingga tidak ingin memiliki anak yang akan memakan biaya hidup sangat tinggi. 

Biaya hidup memang semakin tinggi, tapi rahmat Allah begitu luas...apapun bisa Allah kabulkan jika kita percaya bahwa Allah Sang Maha Pemberi Rezeki. Maka dari itu, penting sekali menanamkan ilmu agama kepada anak-anak kita di tengah kondisi dunia yang tidak lagi seperti zaman dahulu. Di era yang semuanya serba digital, dan anak-anak lebih terbiasa dengan gadgetnya dibandingkan bukunya. Wallahu a'lam, sekelumit cerita di malam hari yang membuat pikiran sedikit lega setelah dituliskan. Semoga Allah senantiasa memberikan kita jalan keluar atas permasalahan-permasalahan yang kita hadapi, aamiin..

Read More

Saturday, May 06, 2023

Belajar tentang Kehidupan

Bismillah..

Kuliah lagi benar-benar mengajariku banyak hal. Bukan hanya sekedar belajar materi-materi yang diajarkan saat kuliah. Tetapi juga mengajariku tentang kehidupan. Kehidupan itu ternyata sangat luas..tidak hanya berkutat pada kegiatan kantor dan rumah saja. Di luar sana banyak orang yang sedang berjuang untuk kehidupannya. Kesempatanku untuk mengantarkan anak-anak ke sekolah selama hampir 2 tahun juga merupakan kesempatan emas berlian buatku yang setiap hari bekerja selama 9-10 jam dan notabene masih memegang amanah untuk bekerja lagi setelah lulus kuliah. 

Pagi-pagi aku melihat banyak tukang dagang sudah berjualan berkeliling perumahan. Tak jarang mereka tidak mendapatkan pelanggan di depan gangku dan wallahu a'lam di gang lain. Mulai beranjak agak siang tukang angkut sampah dengan truk berwarna orange mengunjungi satu per satu rumah untuk mengangkut sampah di dalam tong sampah yang baunya menyengat. Setelah mengantar anak-anak sekolah, aku melihat banyak tukang berjualan makanan seperti nasi uduk, nasi kuning dan nasi kebuli berjejer menawarkan barang dagangannya. Ya aku terkadang suka sesekali berpikir betapa semangat mereka mencari rezeki, sedangkan aku yang terbiasa menerima pendapatan dari suami hanya berpikir bagaimana untuk menghabiskannya dan mengatur keuangan agar bisa menabung. Terbesit mengkalkulasi keuntungan-keuntungan yang mereka peroleh dan pastinya under estimate karena rezeki tidak bisa dihitung dengan akal dan logika.  Akan tetapi, mungkin saat ini mereka berjualan untuk dapat bertahan hidup di tengah kota yang memiliki tingkat UMR tertinggi se Provinsi Jawa Barat.

Belum lagi ketika aku melihat banyak ibu-ibu wali murid yang menawarkan jualan dan barang dagangannya baik di grup maupun di status WA. Aku paham sekali bagaimana susahnya mendapatkan customer karena aku juga pernah berjualan di salah satu market place dan jarang sekali ada yang membeli. Ya mungkin karena sy tidak fokus dan belum terpikirkan untuk mengiklankan jualan saya. Berjualan itu tidak semudah yang kita kira, apalagi untuk orang yang memiliki sifat introvert. Ada satu hal yang seringkali saya pertanyakan dalam hati, terkadang orang-orang yang membeli dagangan kita itu adalah orang-orang yang sama sekali tidak kita kenal. Lalu siapakah yang menggerakkan hati-hati mereka untuk membeli barang dagangan kita? Tentunya Allah..ada suatu kecenderungan yang mengantarkan kita untuk membeli dan menjadi sumber rezeki bagi orang lain. Dan kecenderungan itu ada karena Allah yang menggerakkan hati-hati kita..

Jujur, semuanya terkadang mengalahkan logika. Bahkan, di tengah perekonomian yang semakin susah dengan inflasi dan biaya hidup yang tinggi. Allah lah yang memberikan rezeki-rezeki kepada makhluk-Nya. Sehingga, tidak akan mampu kita bertahan tanpa kasih sayang Allah. Logika, usaha dan segala ikhtiar hanyalah tools untuk mendapatkan dan membuka pintu-pintu rezeki. Apapun bentuk sumber mata pencaharian itu selagi baik dan halal. Lebih dari semua itu berserah diri kepada Allah adalah puncak dari segalanya. Memperbanyak bersyukur, misalnya ketika melihat ada pedangang yang sepi pembeli mungkin kita bisa membantu mereka dengan membeli barang dagangannya dengan tidak menawar secara berlebihan. 

Jangan terlalu silau dengan perhiasan dunia yang belum kita gapai. Ketika kita melihat ke bawah, banyak sekali hikmah-hikmah yang dapat kita petik...begitulah hidup, tidak selamanya kita berada di atas dan tidak selamanya kita berada di bawah. Inti dari semua itu hanyalah ketaatan dan ketaqwaan kepada Sang Pencipta...

Read More

Sunday, April 09, 2023

Cara Menggunakan Aplikasi Mendeley untuk Sitasi dan Daftar Pustaka

Bismillah..

Buat temen-temen yang lagi nyusun skripsi dan tesis, saya mau sharing terkait aplikasi mendeley yang mungkin sebagian orang agak kesulitan menggunakan aplikasi ini. Saya juga baru tahu dari teman saya kalo mendeley itu ga cuma 1 aplikasi aja, tapi ada beberapa aplikasi yang harus diinstall juga di laptop. Ga asal masukin sitasi dari publikasi di jurnal terus tahu2 muncul di word gitu ya guys... Jujurly, karena awalnya saya ga ngerti saya manual aja masukin ke tugas-tugas. Terus pas mau bikin tesis, saya baru ngeh cara manual itu sangat ga efektif banget.. 

Jadi, ada 4 aplikasi mendeley yang harus kalian install di laptop:

1. Aplikasi mendeley reference manager. Kalian bisa download disini:

https://www.mendeley.com/reference-management/reference-manager/

Nah, setelah itu kalian sign up dan sign in menggunakan email dari universitas kalian masing-masing ya..nanti tampilannya akan kayak gini:


2. Di bagian tools, itu kalian harus install Mendeley Web Importer 


3. Yang ketiga, kalian juga install Mendeley Cite for Microsoft Word

4. Nah, yang terakhir kalian harus install Mendeley for Desktop ya..


Setelah kalian install empat Mendeley tadi, kalian bisa cari-cari artikel buat dimasukkan ke mendeley reference manager, misalnya dari elsavier, add to Mendeley


Kalian juga bisa buat collection di mendeley reference manager sesuai kebutuhan kalian..


5. Kemudian, kalian masuk ke word. Jika tampilan word kalian sudah kayak gini, selamat anda sudah bisa menggunakan mendeley buat DAFTAR PUSTAKA..



Kalian harus insert citation (untuk sitasi) dulu ya guys, baru insert bibliography buat daftar pustakanya..yeayyy selamat mencobaa..


Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Pengunjung Blog

Labels

A EKMET (1) A MACRO (1) A MATEK (1) A MENULIS (1) A MICRO (1) ENGLISH (13) ISLAMI (9) KISAH (24) KUE (2) KULINER (3) LEARNING (23) MONICLENS (8) MY CREATION (12) MY LOVELY FAMILY (17) Menjahit (6) NGAJI (1) NOSTALGIA (14) PUISI (7) RESENSI FILM (6) STORY (39) TAJWID (1) TESTIMONI (2) TIPS dan TRICK (16) TRAVELLING (40) TSAQOFAH (1) Umar (17)

Alih Bahasa

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Monica Oktavina. Powered by Blogger.

Blog Archive

Flag Counter

Flag Counter

About Blogger

Hello guys, I am a mother of two kids, hopefully this blog useful for you, do not forget to follow this blog to get more information ^_^ (Instagram: moniceoktavina12. Youtube: Monica Oktavina) Contact Us: moniceoktavina@gmail.com

PRIVACY POLICY

Copyright © Monice and Family | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com